Kalau kamu penggemar masakan Italia, pasti sudah tidak asing dengan saus pesto. Saus berwarna hijau ini sering menjadi pilihan selain saus tomat atau saus krim untuk berbagai hidangan pasta.
Tidak hanya menjadi pelengkap pasta, pesto juga sering digunakan untuk pizza, sandwich, hingga berbagai hidangan panggang karena dapat memberikan rasa yang lebih kaya. Yuk, kenali lebih jauh asal-usul, bahan, jenis, hingga cara menikmati pesto dalam berbagai hidangan!
Apa itu Pesto?
Pesto adalah saus tradisional asal Italia yang dibuat dengan menghaluskan daun basil segar, bawang putih, kacang pinus (pine nuts), keju keras seperti parmigiano reggiano atau pecorino romano, minyak zaitun, dan sedikit garam. Semua bahan tersebut diolah hingga membentuk pasta.
Nama pesto berasal dari kata dalam bahasa Italia pestare yang berarti "menumbuk" atau "menghancurkan". Dahulu, pesto dibuat menggunakan lesung dan alu marmer agar tekstur daun basil tetap terjaga dan aromanya lebih keluar. Kini, banyak orang menggunakan food processor atau blender agar prosesnya lebih praktis.
Pesto Terbuat dari Apa?
Kalau kamu penasaran pesto terbuat dari apa, jawabannya adalah perpaduan beberapa bahan yang menghasilkan cita rasa gurih, segar, dan aromatik. Berikut ini bahan-bahan utama yang digunakan untuk membuat pesto.
1. Daun Basil
Daun basil segar merupakan bahan utama dalam pesto tradisional. Daun ini memberikan warna hijau cerah sekaligus aroma yang khas dengan sedikit rasa manis dan pedas. Semakin segar daun basil yang digunakan, semakin harum dan lezat pula pesto yang dihasilkan.
2. Minyak Zaitun Extra Virgin
Minyak zaitun extra virgin berfungsi sebagai pengikat seluruh bahan sekaligus menghasilkan tekstur yang lembut dan creamy. Selain itu, minyak zaitun juga memberikan aroma khas Mediterania yang menjadi ciri autentik pesto.
3. Kacang Pinus (Pine Nuts)
Pine nuts atau kacang pinus memberikan rasa gurih yang lembut serta tekstur sedikit creamy pada pesto. Karena harganya relatif mahal dan tidak selalu mudah ditemukan, banyak orang menggantinya dengan kacang mete, almond, atau kenari tanpa mengurangi kelezatannya secara signifikan.
4. Keju
Pesto umumnya menggunakan keju parmigiano reggiano atau pecorino romano. Kedua jenis keju ini memberikan rasa gurih (umami) yang membuat pesto semakin kaya rasa. Tidak heran jika keju menjadi salah satu komponen penting dalam resep pesto klasik.
5. Bawang Putih
Bawang putih memberikan aroma yang kuat sekaligus sedikit rasa pedas yang menyeimbangkan gurihnya keju dan minyak zaitun. Jumlah bawang putih dapat disesuaikan dengan selera agar rasanya tidak terlalu tajam.
6. Garam
Meski hanya digunakan dalam jumlah sedikit, garam berperan penting untuk memperkuat rasa seluruh bahan dan menciptakan keseimbangan cita rasa pesto.
Jenis-Jenis Pesto
Meski pesto genovese merupakan versi yang paling populer, ternyata saus khas Italia ini memiliki berbagai variasi. Berikut beberapa jenis pesto yang paling dikenal.
1. Pesto Genovese
Pesto genovese adalah pesto tradisional yang berasal dari Genoa, Italia. Saus ini dibuat dari daun basil segar, kacang pinus, bawang putih, keju parmigiano reggiano atau pecorino romano, minyak zaitun extra virgin, dan garam. Rasanya gurih dengan aroma basil yang segar sehingga paling sering digunakan sebagai saus pasta.
2. Pesto Rosso
Sesuai namanya, Pesto rosso atau red pesto memiliki warna merah karena menggunakan tomat kering (sun dried tomatoes) sebagai bahan utama. Saus ini biasanya dipadukan dengan bawang putih, keju, kacang, dan minyak zaitun. Rasanya cenderung lebih manis, sedikit asam, dan tetap gurih.
3. Pesto Bayam
Pesto bayam menjadi alternatif bagi yang sulit menemukan daun basil. Bayam memberikan warna hijau yang tetap menarik dengan rasa yang lebih ringan. Jenis pesto ini cocok untuk anak-anak atau kamu yang menginginkan saus dengan aroma herbal yang tidak terlalu kuat.
4. Pesto Kale
Kale juga sering digunakan sebagai pengganti basil karena memiliki kandungan serat dan gizi yang tinggi. Pesto kale memiliki rasa yang sedikit lebih kuat dan tekstur yang lebih pekat, sehingga cocok disajikan bersama pasta, ayam panggang, atau sayuran panggang.
5. Pesto Parsley
Jenis pesto ini menggunakan daun parsley (peterseli) sebagai bahan utamanya. Rasanya lebih segar dengan aroma yang lebih ringan dibandingkan pesto basil, sehingga cocok dijadikan saus pendamping seafood, ikan, maupun salad.
6. Pesto Arugula
Pesto arugula dibuat menggunakan daun arugula yang memiliki cita rasa sedikit pedas dan pahit. Kombinasi tersebut menghasilkan saus yang lebih berani dengan aroma khas, cocok dipadukan dengan pasta, sandwich, atau daging panggang.
Cara Menggunakan Pesto dalam Masakan
Pesto dikenal sebagai saus serbaguna yang dapat dipadukan dengan berbagai jenis hidangan. Berikut beberapa cara menggunakan pesto dalam masakan yang bisa kamu coba.
1. Sebagai Saus Pasta
Cara paling populer menikmati pesto adalah sebagai saus pasta. Cukup campurkan pesto dengan pasta yang baru matang, seperti spaghetti, fettuccine, penne, atau fusilli. Tambahkan sedikit air rebusan pasta agar saus lebih mudah melapisi setiap helai pasta dan menghasilkan tekstur yang lebih creamy.
Baca Juga: Jenis-Jenis Pasta Berdasarkan Bentuk dan Cara Memasaknya
2. Olesan Roti dan Sandwich
Pesto juga cocok dijadikan olesan pada roti panggang, bruschetta, focaccia, maupun sandwich. Rasanya yang gurih dan segar membuat roti terasa lebih lezat tanpa perlu banyak tambahan saus lainnya.
3. Bumbu Marinasi Ayam atau Daging
Campurkan pesto dengan sedikit minyak zaitun, lalu gunakan sebagai bumbu marinasi ayam, daging sapi, atau daging kambing sebelum dipanggang atau dibakar. Bumbu ini akan meresap ke dalam daging dan menghasilkan aroma yang lebih harum serta cita rasa yang kaya.
4. Pelengkap Ikan dan Seafood
Pesto sangat cocok dipadukan dengan ikan panggang, salmon, udang, atau kerang. Oleskan pesto pada permukaan ikan sebelum dipanggang, atau sajikan sebagai saus pendamping agar hidangan seafood terasa lebih segar dan gurih.
5. Saus Pizza
Jika ingin mencoba variasi pizza yang berbeda, gunakan pesto sebagai pengganti saus tomat. Oleskan pesto pada adonan pizza, lalu tambahkan topping seperti mozzarella, jamur, tomat ceri, ayam, atau smoked beef untuk menciptakan cita rasa yang unik.
6. Dressing Salad
Pesto juga bisa diolah menjadi dressing salad. Caranya, campurkan pesto dengan sedikit minyak zaitun, air perasan lemon, atau yogurt agar teksturnya lebih encer. Dressing ini cocok untuk salad sayuran segar maupun salad pasta.
Pesto adalah saus khas Italia yang terkenal dengan perpaduan rasa gurih, segar, dan aromatik. Meski berasal dari Italia, pesto kini telah menjadi salah satu saus favorit yang digunakan di berbagai belahan dunia.
Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat atau mengombinasikannya dengan menu favorit sesuai selera.