Penulis: Azzahra Ilka Aulia

 

Jajanan pasar identik dengan kue-kue manis, seperti klepon, onde-onde, atau nagasari. Padahal, Indonesia juga punya banyak pilihan jajanan pasar gurih yang nggak kalah populer. 

 

Menariknya, banyak dari jajanan pasar gurih ini sudah ada sejak lama dan sering dikaitkan dengan budaya lokal. Jajanan tersebut biasanya muncul di acara hajatan, arisan, atau jadi camilan sore sambil minum teh. 

 

Nah, kali ini Dapur Umami bakal ngajak kamu nostalgia dengan 10 jajanan pasar gurih khas Nusantara yang wajib dicoba, lengkap dengan ide resepnya!

 

Aneka Jajanan Pasar Gurih yang Populer

Dari yang renyah sampai lembut, jajanan gurih ini selalu jadi favorit banyak orang. Yuk, lihat beberapa pilihan camilan pasar yang populer berikut ini!

 

1. Lumpia

 

2

 

Lumpia adalah camilan yang awalnya populer di Semarang, hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa. Masyarakat Jawa menyesuaikan rasanya agar lebih pas di lidah lokal dengan tambahan ayam, udang, dan bumbu gurih manis. 

 

Kulitnya tipis, renyah saat digoreng, dengan isian sayur atau daging yang gurih. Tidak heran kalau lumpia selalu ada di pasar tradisional maupun restoran.

 

Kalau kamu pengen bikin versi praktis tapi tetap lezat, coba Lumpia Jamur ala Masako®. Lumpia ini bisa jadi ide camilan keluarga atau suguhan kalau ada tamu. Dijamin, satu gigitan bikin pengen nambah terus!

 

2.  Semar Mendem 

Kalau biasanya ketan isi ayam suwir gurih dibungkus daun pisang, Semar Mendem hadir dengan gaya yang lebih unik. Jajanan tradisional khas Jawa ini mirip lemper, tapi pembungkusnya bukan daun, melainkan kulit dadar tipis dari telur yang lembut.

 

Nama “Semar Mendem” sendiri punya filosofi Jawa, artinya tokoh Semar yang “mendem” alias mabuk karena kelezatan makanan ini. Camilan ini terkenal dengan cita rasa gurih, legit, dan teksturnya yang lembut. Isian ketan pulen dipadukan dengan ayam berbumbu, lalu dibalut dadar telur yang tipis dan harum. 

 

Kamu juga bisa bikin versi praktisnya di rumah, bisa cobain Semar Mendem ala SAORI® dengan sentuhan SAORI® Saus Tiram yang membuat rasa ayamnya lebih gurih, manis, dan kaya rasa khas oriental.

 

3. Risol

 

3

 

Bentuknya mirip dengan rissole dari Belanda, kulit tipis yang digulung dengan isian gurih, lalu dibalut tepung panir sebelum digoreng hingga keemasan. Bedanya, risol di Indonesia berkembang jadi lebih variatif dengan aneka isian yang cocok di lidah orang lokal.

 

Di Indonesia, resep risol diadaptasi jadi lebih beragam. Ada risol isi sayuran, seperti wortel, kentang, dan buncis. Ada juga risol ragout ayam atau daging, bahkan kini populer risol dengan sentuhan modern seperti isi sosis, keju, atau udang dengan mayones.

 

Kalau kamu pengen coba yang unik, wajib banget bikin Risol Udang Mayo ala Mayumi®. Isian udang segar berpadu dengan mayones lembut bikin rasanya beda dari risol biasanya. Cocok jadi camilan keluarga atau suguhan kalau ada tamu.

 

4. Tahu Walik

Sesuai namanya, “walik” berarti dibalik. Jadi, tahu kopong yang bagian dalamnya dikeluarkan kemudian dibalik sehingga sisi dalam berada di luar. Setelah itu, tahu diisi kembali dengan adonan ayam, aci, atau tepung berbumbu yang gurih.

 

Saat digoreng, bagian luar tahu jadi lebih renyah dan garing karena tekstur dalam yang sudah dibalik, sedangkan isian di dalamnya tetap empuk dan gurih. Perpaduan renyah-empuk ini bikin setiap gigitan terasa spesial.

 

Kalau kamu pengen bikin sendiri di rumah, cobain Tahu Walik ala Masako®. Resep ini gampang diikuti dan rasanya dijamin bikin nagih. Sekali coba, rasanya pengen nambah terus!

 

5. Pastel

 

4

 

Kalau ditelusuri, pastel ternyata dipercaya mendapat pengaruh dari Portugis pada abad ke-16, saat bangsa Eropa datang ke Nusantara. Dari situ pastel lahir dengan bentuk mirip empanada khas Spanyol dan Portugis. Bedanya, pastel di Indonesia lebih sederhana dalam isian dan teknik pengolahannya, tapi tetap kaya rasa karena bumbu lokal.

 

Saat digoreng, kulitnya jadi renyah dan kriuk. Biasanya pastel diisi dengan campuran wortel, kentang, bihun, dan daging ayam atau sapi cincang. Ada juga variasi pastel telur puyuh yang bikin rasanya makin spesial.

 

Ada resep pastel versi gurih dan lebih praktis dari Dapur Umami, cobain Pastel Daging Mayumi®. Resep ini menghadirkan pastel renyah dengan isian daging yang gurih creamy, cocok untuk camilan sore atau bekal sekolah anak.

 

6. Sosis Solo

Sosis Solo justru lebih mirip lumpia, hanya saja tanpa sayuran. Jajanan khas Solo ini berupa kulit tipis berisi tumisan ayam atau sapi berbumbu manis-gurih, digulung rapi lalu digoreng atau dipanggang hingga lembut dan nikmat.

 

Sejarahnya, Sosis Solo dipercaya sebagai hasil adaptasi kuliner Belanda yang kemudian disesuaikan dengan lidah Jawa. Ciri khas Sosis Solo adalah aromanya yang wangi, teksturnya lembut, dan rasanya yang bikin nagih. 

 

Kalau pengen coba bikin sendiri di rumah, kamu bisa ikuti resep Sosis Solo ala Masako®. Resep ini gampang dibuat dan hasilnya mirip dengan yang dijual di pasar-pasar tradisional Solo.

 

7. Otak-Otak

 

5

 

Camilan ini dibuat dari ikan tenggiri segar yang dihaluskan, lalu dicampur dengan tepung sagu dan bumbu sederhana. Adonan kemudian dibungkus daun pisang dan dipanggang atau dibakar di atas bara api.

 

Nama “otak-otak” sendiri konon muncul karena teksturnya yang lembut mirip otak. Walaupun begitu, rasanya gurih khas ikan dengan sedikit kekenyalan dari tepung sagu. Paling nikmat kalau disantap hangat-hangat, apalagi ditemani saus kacang pedas manis yang kental. 

 

Kalau kamu penasaran pengen bikin sendiri, cobain deh Otak-Otak Umami ala AJI-NO-MOTO®. Resep ini praktis, rasanya gurih, dan bisa jadi camilan spesial untuk keluarga. Dijamin, sekali coba langsung ketagihan.

 

8. Cireng

Jajanan khas Sunda yang paling legendaris adalah Cireng, singkatan dari aci digoreng. Sesuai namanya, camilan ini dibuat dari tepung tapioka (aci) yang dibentuk, dibumbui, lalu digoreng hingga matang. 

 

Cireng pertama kali populer di Bandung sebagai jajanan kaki lima yang murah meriah. Biasanya cireng disajikan dengan bumbu rujak atau saus kacang pedas manis, yang bikin rasanya makin mantap. Menariknya, sekarang cireng nggak cuma berbentuk polos. Ada cireng isi ayam suwir, sosis, daging cincang, bahkan keju mozarella yang lumer saat digigit. 

 

Kalau kamu pengen bikin sendiri, cobain Cireng Umami ala AJI-NO-MOTO®. Resepnya simpel, bahan-bahannya gampang dicari, dan rasanya dijamin bikin nagih. Sekali goreng, pasti rebutan!

 

9. Lemper

 

6

 

Kalau ngomongin jajanan pasar gurih yang legendaris, lemper pasti masuk daftar teratas. Terbuat dari beras ketan yang dimasak hingga pulen, lalu diisi dengan abon, suwiran ayam, atau daging sapi berbumbu gurih, lemper kemudian dibungkus dengan daun pisang yang harum. 

 

Nama “lemper” sendiri dipercaya berasal dari ungkapan Jawa “yen dilemper iso empet”, yang kurang lebih berarti “kalau dilempar bisa menahan lapar.” Jadi, sejak dulu lemper memang dikenal sebagai camilan praktis nan mengenyangkan.

 

Kalau biasanya lemper identik dengan abon atau ayam suwir, sekarang ada banyak variasi modern yang bikin jajanan ini makin menarik. Salah satunya adalah Lemper Isi Rendang. Lemper membuktikan kalau makanan tradisional bisa tetap relevan sepanjang masa. 

 

10. Bakwan

Siapa yang nggak kenal bakwan? Jajanan gorengan satu ini bisa dibilang primadona di berbagai daerah di Indonesia. Menariknya, bakwan punya nama berbeda di beberapa daerah. Di Jawa Timur, bakwan sering disebut ote-ote, sedangkan di Jawa Barat, sering disebut bala-bala.

 

Bahannya sederhana, biasanya campuran tepung terigu dengan sayuran seperti kol, wortel, dan tauge, lalu digoreng hingga garing keemasan. Rasanya gurih, teksturnya renyah di luar tapi lembut di dalam, cocok dimakan pakai cabai rawit hijau atau cocolan sambal.

 

Kalau kamu mau bikin sendiri, bisa banget coba resep Bakwan Tahu Udang Ala Sajiku®. Campuran tahu lembut dan udang gurih bikin rasa bakwan jadi lebih spesial. Cocok untuk camilan sore atau lauk pelengkap makan siang.

 

Jajanan pasar gurih memang punya tempat spesial di hati banyak orang Indonesia. Bukan hanya enak dan bikin kenyang, jajanan pasar gurih juga identik dengan momen-momen nostalgia. 

 

Kabar baiknya, sekarang kamu nggak perlu selalu ke pasar buat menikmati jajanan ini. Banyak resep praktis dari Dapur Umami yang bisa dicoba sendiri di rumah dengan bahan sederhana. Jadi, kapan terakhir kali kamu nyemil jajanan pasar gurih favoritmu?

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait