Kalau berbicara bagian daging sapi premium, tenderloin jadi salah satu yang paling terkenal. Bagian ini sering digunakan untuk steak karena teksturnya yang sangat lembut dan juicy. Tidak heran kalau harga tenderloin biasanya lebih mahal dibanding bagian daging sapi lainnya.
Selain populer di restoran, tenderloin juga sering digunakan untuk berbagai olahan rumahan karena mudah diolah dan cepat matang. Meski begitu, masih banyak orang yang belum tahu sebenarnya tenderloin itu bagian mana dan apa saja keunggulannya dibanding potongan daging lain.
Nah, supaya tidak salah pilih saat membeli daging sapi, yuk kenalan lebih jauh dengan tenderloin dan berbagai olahannya berikut ini!
Mengenal Tenderloin
Tenderloin adalah bagian daging sapi yang berasal dari area dalam tubuh sapi, tepatnya di sepanjang tulang belakang bagian tengah. Di Indonesia, tenderloin juga sering disebut sebagai has dalam.
Bagian ini termasuk otot yang jarang digunakan sapi untuk bergerak. Oleh karena itulah, tekstur bagian tenderloin menjadi sangat lembut dibanding bagian daging lainnya.
Tekstur tenderloin lembut sehingga sering dijadikan pilihan utama untuk steak premium. Bahkan, banyak restoran menggunakan bagian ini untuk menu steak dengan tingkat kematangan medium rare atau medium agar tekstur juicy-nya tetap terasa.
Kelebihan dan Kekurangan Tenderloin
Meski dikenal sebagai bagian daging premium, tenderloin tetap punya kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum mengolahnya.
Kelebihan Tenderloin
Berikut ini beberapa kelebihan dari tenderloin yang membuat bagian daging sapi ini banyak disukai dan sering digunakan untuk berbagai hidangan premium.
1. Tekstur Sangat Lembut
Tenderloin berasal dari bagian otot sapi yang jarang digunakan untuk bergerak sehingga teksturnya menjadi sangat empuk. Bahkan tanpa dimasak terlalu lama, daging ini tetap terasa lembut saat dimakan.
2. Serat Daging Halus
Bagian tenderloin memiliki serat yang lebih halus dibanding banyak bagian sapi lainnya. Karena itu, daging lebih mudah dipotong dan nyaman dikunyah.
3. Cepat Matang
Tenderloin tidak membutuhkan waktu memasak terlalu lama. Ini membuatnya cocok untuk berbagai masakan cepat seperti steak, tumisan, atau yakiniku.
4. Minim Lemak
Dibanding beberapa bagian lain seperti short plate atau rib eye, tenderloin memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit. Cocok untuk yang kurang suka daging terlalu berlemak.
5. Cocok untuk Berbagai Olahan Premium
Tenderloin sering digunakan untuk menu premium seperti steak, beef teriyaki, hingga sate karena teksturnya tetap juicy dan empuk.
Kekurangan Tenderloin
Tenderloin juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum mengolah atau membelinya. Berikut ini beberapa kekurangan dari tenderloin.
1. Harga Lebih Mahal
Karena jumlahnya terbatas dalam satu ekor sapi dan kualitasnya premium, tenderloin biasanya dijual dengan harga lebih tinggi dibanding bagian lainnya.
2. Kurang Gurih Dibanding Bagian Berlemak
Meski lembut, rasa gurih tenderloin biasanya tidak sekuat bagian yang memiliki lebih banyak lemak seperti rib eye atau sirloin.
3. Mudah Kering Jika Overcooked
Tenderloin bisa cepat kehilangan kelembapan kalau dimasak terlalu lama. Akibatnya, teksturnya bisa menjadi kering dan kurang juicy.
4. Kurang Cocok untuk Masakan Lama
Bagian ini kurang cocok untuk masakan yang membutuhkan waktu masak lama seperti rendang atau semur karena teksturnya justru bisa berubah menjadi kurang nikmat.
5. Membutuhkan Teknik Memasak yang Tepat
Karena termasuk daging premium, tenderloin biasanya perlu dimasak dengan teknik yang pas agar hasilnya tetap lembut dan juicy.
Cara Mengolah Daging Sapi Tenderloin
Tenderloin dikenal sebagai bagian daging sapi yang empuk dan cepat matang, jadi cara mengolahnya pun perlu diperhatikan agar teksturnya tetap lembut.
1. Potong Sesuai Kebutuhan
Sebelum dimasak, potong tenderloin sesuai jenis masakan yang akan dibuat. Untuk steak, biasanya dipotong tebal agar bagian dalam tetap juicy. Sementara untuk tumisan atau oseng, daging bisa diiris tipis agar cepat matang dan mudah menyerap bumbu.
2. Marinasi Secukupnya
Tenderloin sebenarnya sudah memiliki rasa daging yang enak, jadi tidak perlu marinasi yang terlalu rumit. Cukup gunakan bumbu sederhana seperti garam, lada, bawang putih, atau saus favorit agar rasa daging tetap menonjol.
3. Jangan Dimasak Terlalu Lama
Karena teksturnya lembut, tenderloin tidak membutuhkan waktu masak yang lama. Memasak terlalu lama justru bisa membuat daging menjadi keras dan kering. Untuk steak, tingkat kematangan medium atau medium well biasanya cukup ideal.
4. Sesuaikan dengan Jenis Masakan
Tenderloin cocok diolah menjadi berbagai hidangan seperti steak, tumisan, sate, atau sup. Karena dagingnya sudah empuk, pilih metode memasak yang cepat agar teksturnya tetap maksimal.
Olahan dengan Bagian Tenderloin
Tenderloin bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat, mulai dari masakan rumahan hingga menu ala restoran. Berikut beberapa inspirasi olahan tenderloin yang bisa dicoba.
1. Oseng Sapi Sambal Kecombrang ala Masako®
Menu ini menggunakan irisan tipis daging tenderloin yang dimasak bersama sambal kecombrang. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma khas kecombrang membuat hidangan ini terasa lebih segar dan menggugah selera.
2. Sup Sapi Jamur Ala Masako®
Tenderloin juga cocok dijadikan sup karena teksturnya tetap lembut tanpa perlu direbus terlalu lama. Pada resep ini, bagian has dalam dipadukan dengan kuah sup creamy dan jamur yang gurih.
3. Steak Daging Teriyaki Ala SAORI®
Steak menjadi salah satu olahan paling populer menggunakan tenderloin. Bagian ini cocok dijadikan steak karena teksturnya yang juicy dan empuk. Dalam resep ini, steak dipadukan dengan SAORI® Saus Teriyaki yang gurih manis. Daging cukup dimasak sebentar agar bagian dalamnya tetap lembut dan tidak kering.
Tenderloin memang dikenal sebagai salah satu bagian daging sapi paling premium karena teksturnya yang lembut dan mudah diolah. Meski harganya lebih mahal dibanding bagian lain, daging ini empuk dan juicy sehingga cocok dijadikan berbagai hidangan spesial.
Mulai dari steak, sup, hingga tumisan, tenderloin bisa diolah menjadi menu yang lezat dengan rasa yang tetap nikmat. Kalau ingin menikmati olahan daging sapi yang empuk dan praktis dimasak, tenderloin bisa jadi pilihan yang wajib dicoba.