Selain rasanya yang gurih dan teksturnya yang kenyal, udang juga mudah diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari tumisan, sup, gorengan, hingga menu premium di restoran.
Tahukah kamu bahwa udang memiliki banyak jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda? Setiap jenis udang memiliki ukuran, warna, tekstur daging, hingga cita rasa yang khas.
Mengenal perbedaan setiap jenis udang juga akan membantu kamu memilih bahan yang paling sesuai untuk masakan favorit. Yuk, kenali berbagai jenis udang berikut ini!
Jenis-Jenis Udang yang Populer
Setiap jenis udang memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari ukuran, warna, tekstur daging, hingga cita rasanya. Berikut beberapa jenis udang yang populer dan sering digunakan dalam berbagai masakan.
1. Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)
Udang vaname atau whiteleg shrimp merupakan jenis udang yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Jenis ini memiliki ciri khas berupa kaki berwarna putih, kulit yang tipis, serta daging yang kenyal.
Selain pertumbuhannya yang cepat, udang vaname juga memiliki permintaan pasar yang tinggi sehingga mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional maupun supermarket.
Rasanya yang gurih dan teksturnya yang tidak mudah hancur membuat udang vaname cocok diolah menjadi tumisan, udang goreng tepung, udang saus, hingga tempura.
2. Udang Windu (Penaeus monodon)
Udang windu dikenal juga sebagai tiger shrimp karena memiliki motif loreng pada cangkangnya yang menyerupai belang harimau. Tubuhnya berwarna hijau kehitaman atau biru kehijauan dengan ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan udang vaname.
Udang windu memiliki kulit yang cukup tebal dan tekstur daging yang padat serta gurih. Udang ini memiliki ukuran besar sehingga sangat cocok dijadikan tempura, udang bakar, maupun udang saus mentega.
3. Udang Jerbung (Penaeus merguiensis)
Udang jerbung juga dikenal sebagai white shrimp merupakan jenis udang yang banyak ditemukan di perairan Indonesia. Ciri khasnya berupa tubuh berwarna putih kekuningan dengan kulit yang tipis dan licin. Dagingnya lembut, kenyal, serta memiliki rasa manis.
Secara umum, udang jerbung dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu Gulf White Shrimp, Pacific White Shrimp, dan Chinese White Shrimp. Udang jerbung cocok diolah menjadi tumisan, mi goreng, udang rebus, hingga aneka hidangan berkuah.
4. Udang Dogol (Metapenaeus ensis)
Udang dogol adalah salah satu spesies udang dari famili Penaeidae. Udang ini memiliki ukuran sedang dengan warna merah muda kecokelatan serta cangkang yang sedikit lebih tebal dibandingkan udang jerbung. Dagingnya bertekstur cukup padat dengan cita rasa gurih.
Udang dogol dapat menyerap bumbu sehingga sering diolah menjadi aneka masakan rumahan, seperti udang balado, tumis udang, udang goreng, hingga udang saus tiram. Teksturnya yang kenyal juga membuat jenis udang ini cocok dijadikan berbagai hidangan seafood lainnya.
5. Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii)
Udang galah atau Giant Freshwater Prawn merupakan jenis udang air tawar yang terkenal karena ukurannya besar dan capit panjang berwarna biru, terutama pada udang jantan. Dibandingkan udang lainnya, udang galah memiliki daging tebal, padat, dan bercita rasa manis.
Berkat ukuran dan teksturnya yang kokoh, udang galah cocok diolah dengan cara dibakar, direbus, atau dimasak menggunakan saus, seperti saus mentega, saus tiram, maupun saus Padang. Pengolahan yang sederhana juga mampu mempertahankan rasa manis alami dagingnya.
6. Udang Ronggeng (Harpiosquilla raphidea)
Udang ronggeng atau yang lebih dikenal sebagai mantis shrimp maupun udang belalang memiliki bentuk tubuh yang unik dan berbeda dari udang lainnya. Jenis udang ini memiliki daging yang tebal, kenyal, dan rasa manis.
Meski disebut udang, udang ronggeng sebenarnya termasuk kelompok stomatopoda yang memiliki capit kuat untuk menangkap mangsa. Saat membersihkan udang ronggeng, perlu berhati-hati karena terdapat duri keras dan tajam pada bagian kepala serta antenanya yang dapat melukai tangan.
Udang ini paling nikmat diolah dengan cara direbus, digoreng, dibakar, atau dimasak menggunakan saus, seperti saus mentega, saus tiram, maupun saus Padang, agar cita rasa manis alami dagingnya tetap terasa.
7. Udang Peci
Udang peci merupakan salah satu nama lokal untuk udang jerbung yang berukuran lebih kecil. Jenis udang ini memiliki tubuh mungil dengan kulit yang tipis sehingga mudah dibersihkan dan cepat matang saat dimasak.
Meski ukurannya kecil, udang peci tetap memiliki daging lembut, kenyal, dan bercita rasa manis. Udang peci cocok diolah menjadi bakwan, perkedel, gorengan, tumisan, nasi goreng seafood, maupun campuran mi goreng.
8. Udang Spot (Pandalus platyceros)
Udang spot adalah jenis udang yang dikenal juga sebagai spot prawn, udang tutul, atau lobster Alaska. Julukan tersebut berasal dari corak titik-titik pada tubuhnya yang menyerupai pola pada lobster.
Udang ini memiliki warna kemerahan hingga oranye dengan ukuran yang relatif besar, serta daging yang tebal, lembut, dan bercita rasa manis. Salah olahan populernya adalah sebagai sushi atau sashimi, tetapi udang ini juga lezat dipanggang atau direbus.
9. Udang Kipas (Thenus orientalis)
Udang kipas merupakan jenis udang laut yang memiliki bentuk tubuh unik, yaitu pipih dan lebar menyerupai kipas. Cangkangnya (karapas) bertekstur keras dan kasar dengan warna yang bervariasi, mulai dari merah, cokelat, hingga kehitaman.
Berdasarkan karakteristiknya, udang kipas dibedakan menjadi dua jenis, yaitu udang kipas tanduk dan udang kipas merah. Udang kipas memiliki daging yang tebal, kenyal, dan bercita rasa manis. Jenis udang ini cocok diolah dengan cara dibakar, dipanggang, atau direbus.
10. Lobster (Udang Karang)
Lobster atau udang karang (Panulirus spp.) merupakan jenis seafood premium yang terkenal karena ukurannya yang besar dan dagingnya yang tebal. Berbeda dengan udang biasa, lobster memiliki cangkang yang keras, antena yang panjang, serta tubuh yang lebih besar.
Daging lobster bertekstur padat, kenyal, dan memiliki rasa manis sehingga menjadi salah satu hidangan favorit di berbagai restoran seafood. Beberapa hidangan yang paling populer antara lain lobster bakar, lobster saus mentega, lobster saus tiram, hingga lobster panggang.
Itulah berbagai jenis udang yang populer beserta karakteristik dan cara pengolahannya. Masing-masing jenis udang memiliki ukuran, tekstur, dan cita rasa yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan hidangan yang ingin dibuat.
Di Indonesia sendiri, udang vaname, udang windu, dan udang galah merupakan jenis udang yang paling sering diolah karena mudah ditemukan, memiliki rasa yang lezat, serta cocok dimasak menjadi aneka menu. Yuk, coba olah berbagai jenis udang favoritmu dan temukan inspirasi resep seafood lainnya di Dapur Umami!