Artikel & Tips Pilihan Makanan yang Kaya Vitamin B1 untuk Kebutuhan Harian
Pilihan Makanan yang Kaya Vitamin B1 untuk Kebutuhan Harian

Pilihan Makanan yang Kaya Vitamin B1 untuk Kebutuhan Harian

Ditulis Oleh
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
23 Agustus 2026, 08:12
Bagikan

Setiap hari tubuh memperoleh energi dari makanan yang dikonsumsi. Namun, proses tersebut tidak terjadi begitu saja. Agar karbohidrat dari nasi, roti, kentang, atau makanan lainnya dapat diubah menjadi energi yang siap digunakan tubuh, diperlukan berbagai zat gizi yang bekerja di balik layar.

Salah satunya adalah vitamin B1 yang juga dikenal sebagai tiamin. Vitamin B1 merupakan bagian dari kelompok vitamin B kompleks yang berperan penting dalam metabolisme energi. Selain membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi, vitamin ini juga mendukung fungsi normal sistem saraf, otot, dan jantung. Tubuh hanya dapat menyimpan vitamin B1 dalam jumlah terbatas. 

Oleh karena itu, asupannya perlu dipenuhi secara rutin melalui makanan sehari-hari. Sumber vitamin B1 cukup mudah ditemukan, mulai dari serealia utuh, kacang-kacangan, daging, ikan, hingga beberapa jenis sayuran. Mengonsumsi makanan yang beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B1 sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Lalu, apa saja manfaat vitamin B1 bagi tubuh dan makanan apa yang menjadi sumbernya? Mari kita bahas lebih lanjut.

 

Manfaat Vitamin B1 bagi Tubuh

Vitamin B1 atau tiamin termasuk vitamin yang larut dalam air. Artinya, tubuh tidak menyimpannya dalam jumlah besar sehingga asupannya perlu dipenuhi secara teratur melalui makanan. Peran vitamin B1 tidak hanya terbatas pada metabolisme energi. Vitamin ini juga mendukung berbagai fungsi penting yang membantu tubuh bekerja secara normal setiap hari.

1. Membantu Mengubah Makanan Menjadi Energi

Salah satu fungsi utama vitamin B1 adalah membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi. Dalam proses metabolisme, vitamin B1 berperan sebagai koenzim yang membantu berbagai reaksi di dalam tubuh sehingga glukosa dari makanan dapat digunakan oleh sel sebagai sumber energi. Vitamin B1 bukanlah sumber energi, tetapi membantu tubuh memanfaatkan energi yang berasal dari makanan.

2. Mendukung Fungsi Sistem Saraf

Otak dan sistem saraf membutuhkan pasokan energi yang stabil agar dapat bekerja dengan baik. Vitamin B1 berperan dalam berbagai proses metabolisme yang mendukung fungsi normal sistem saraf, termasuk membantu proses penghantaran impuls saraf di dalam tubuh. Memenuhi kebutuhan vitamin B1 melalui pola makan bergizi seimbang membantu menjaga sistem saraf agar tetap berfungsi dengan baik.

3. Mendukung Fungsi Otot

Aktivitas otot saat berjalan, bekerja, atau berolahraga membutuhkan energi yang dihasilkan dari proses metabolisme zat gizi. Karena vitamin B1 berperan dalam proses tersebut, vitamin ini turut mendukung fungsi normal otot. Namun, fungsi otot juga dipengaruhi oleh protein, elektrolit, aktivitas fisik, dan berbagai zat gizi lainnya.

4. Mendukung Fungsi Jantung

Jantung bekerja tanpa henti untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, otot jantung membutuhkan energi yang cukup. Vitamin B1 berperan dalam metabolisme energi yang membantu mendukung fungsi normal otot jantung. Kesehatan jantung juga dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan kebiasaan hidup sehat.

5. Membantu Memenuhi Kebutuhan Vitamin B

Vitamin B1 merupakan salah satu anggota vitamin B kompleks yang bekerja bersama vitamin B lainnya dalam mendukung berbagai proses metabolisme tubuh. Kebutuhan vitamin B1 sebaiknya dipenuhi melalui pola makan yang beragam dan tidak hanya mengandalkan satu jenis makanan atau suplemen tertentu. Mengonsumsi serealia utuh, kacang-kacangan, sayuran, buah, dan sumber protein secara bergantian dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B harian.

 

Makanan yang Mengandung Vitamin B1

 Berikut beberapa kelompok makanan yang menjadi sumber vitamin B1.

1. Serealia dan Biji-bijian

Serealia utuh merupakan salah satu sumber vitamin B1 yang baik. Serealia utuh masih mempertahankan sebagian besar lapisan luar bijinya, tempat berbagai vitamin B banyak ditemukan. Beberapa contoh sumber vitamin B1 dari kelompok ini antara lain:

  • Beras merah
  • Oat
  • Gandum utuh
  • Roti gandum utuh
  • Sereal yang difortifikasi vitamin B

Selain vitamin B1, serealia utuh juga mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral yang membantu memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan tidak hanya menjadi sumber protein nabati, tetapi juga mengandung vitamin B1 dalam jumlah yang berbeda-beda. Beberapa contoh sumber vitamin B1 dari kelompok kacang-kacangan antara lain:

  • Kacang hijau
  • Kacang merah
  • Kedelai
  • Edamame

Kacang-kacangan juga menyediakan serat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa alami yang bermanfaat bagi tubuh. Mengombinasikan kacang-kacangan dengan serealia, seperti nasi merah dengan tempe, dapat membantu memperkaya asupan zat gizi dalam satu kali makan.

3. Sumber Protein Hewani

Vitamin B1 juga dapat ditemukan dalam beberapa sumber protein hewani. Beberapa contohnya antara lain:

  • Daging tanpa lemak
  • Hati sapi
  • Hati ayam
  • Ikan
  • Telur

Makanan tersebut juga menyediakan protein berkualitas, vitamin B12, zat besi, seng, dan berbagai mineral lainnya. Masing-masing makanan memiliki kandungan vitamin B1 yang berbeda. Oleh karena itu, variasikan sumber protein dalam menu sehari-hari.

4. Sayuran

Kandungan vitamin B1 dalam sayuran umumnya tidak setinggi serealia atau daging. Namun, beberapa jenis sayuran tetap dapat membantu melengkapi kebutuhan harian apabila dikonsumsi secara rutin. Beberapa contohnya antara lain:

  • Asparagus
  • Bayam
  • Brokoli
  • Kembang kol

Sayuran tersebut juga mengandung serat, vitamin C, folat, serta berbagai antioksidan alami.

5. Kombinasi Berbagai Sumber Makanan

Kebutuhan vitamin B1 tidak harus dipenuhi dengan mengonsumsi satu jenis makanan dalam jumlah banyak. Sebagai contoh, kamu dapat memulai hari dengan oatmeal, menikmati nasi merah dan tumis brokoli saat makan siang, lalu mengonsumsi ikan bersama sayuran pada malam hari. Kombinasi makanan seperti ini membantu menyediakan vitamin B1 sekaligus berbagai zat gizi lain yang dibutuhkan tubuh. Kunci memenuhi kebutuhan vitamin B1 terletak pada kebiasaan mengonsumsi makanan yang beragam dan seimbang.

 

Berapa Kebutuhan Vitamin B1 per Hari?

Kebutuhan vitamin B1 dapat berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, serta kondisi tubuh seperti kehamilan dan menyusui. Berikut kebutuhan vitamin B1 harian berdasarkan Angka Kecukupan Gizi untuk masyarakat Indonesia.

1. Bayi usia 0–5 bulan

Bayi usia 0–5 bulan membutuhkan sekitar 0,2 mg vitamin B1 per hari.

2. Bayi usia 6–11 bulan

Bayi usia 6–11 bulan membutuhkan sekitar 0,3 mg vitamin B1 per hari.

3. Anak usia 1–3 tahun

Anak usia 1–3 tahun membutuhkan sekitar 0,5 mg vitamin B1 per hari.

4. Anak usia 4–6 tahun

Anak usia 4–6 tahun membutuhkan sekitar 0,6 mg vitamin B1 per hari.

5. Anak usia 7–9 tahun

Anak usia 7–9 tahun membutuhkan sekitar 0,9 mg vitamin B1 per hari.

6. Anak laki-laki usia 10–12 tahun

Anak laki-laki usia 10–12 tahun membutuhkan sekitar 1,1 mg vitamin B1 per hari.

7. Anak perempuan usia 10–12 tahun

Anak perempuan usia 10–12 tahun membutuhkan sekitar 1,0 mg vitamin B1 per hari.

8. Remaja laki-laki usia 13–15 tahun

Remaja laki-laki usia 13–15 tahun membutuhkan sekitar 1,2 mg vitamin B1 per hari.

9. Remaja perempuan usia 13–15 tahun

Remaja perempuan usia 13–15 tahun membutuhkan sekitar 1,1 mg vitamin B1 per hari.

10. Laki-laki usia 16–64 tahun

Laki-laki usia 16–64 tahun membutuhkan sekitar 1,2 mg vitamin B1 per hari.

11. Perempuan usia 16–64 tahun

Perempuan usia 16–64 tahun membutuhkan sekitar 1,1 mg vitamin B1 per hari.

12. Ibu hamil

Ibu hamil membutuhkan tambahan sekitar 0,3 mg vitamin B1 dari kebutuhan normal per hari.

13. Ibu menyusui

Ibu menyusui membutuhkan tambahan sekitar 0,3 mg vitamin B1 dari kebutuhan normal per hari.

Angka tersebut mengacu pada Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia. Kebutuhan setiap individu dapat berbeda tergantung kondisi kesehatan, aktivitas fisik, dan anjuran tenaga kesehatan.

 

Tips Memenuhi Kebutuhan Vitamin B1

Memenuhi kebutuhan vitamin B1 tidak memerlukan pola makan yang rumit. Selama menu sehari-hari terdiri atas berbagai kelompok pangan, kebutuhan vitamin B1 umumnya dapat terpenuhi dengan baik. Berikut beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B1.

1. Konsumsi Makanan yang Bervariasi

Tidak ada satu makanan yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan zat gizi tubuh. Oleh karena itu, variasi menu merupakan salah satu prinsip penting dalam pola makan bergizi seimbang. Kombinasikan sumber karbohidrat, lauk berprotein, sayuran, dan buah dalam menu harian. Selain membantu memenuhi kebutuhan vitamin B1, cara ini juga memperkaya asupan vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lainnya.

2. Pilih Serealia Utuh Lebih Sering

Sesekali gantilah sumber karbohidrat olahan dengan serealia utuh, seperti beras merah, oatmeal, atau roti gandum utuh. Proses pengolahan yang lebih sedikit membantu mempertahankan sebagian kandungan vitamin B1 yang terdapat pada lapisan luar biji-bijian.

3. Perbanyak Sayuran dan Kacang-kacangan 

Sayuran dan kacang-kacangan membantu menyediakan vitamin B1, serat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa alami lainnya. Kamu dapat menambahkan brokoli ke dalam menu makan siang, menikmati edamame sebagai camilan, atau mengolah kacang hijau menjadi menu selingan keluarga.

4. Hindari Memasak Terlalu Lama

Vitamin B1 termasuk vitamin yang larut dalam air dan cukup sensitif terhadap panas. Proses memasak yang terlalu lama atau menggunakan terlalu banyak air dapat mengurangi kandungan vitamin B1 pada beberapa bahan makanan. Pilih metode memasak seperti mengukus, menumis sebentar, atau merebus dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk membantu mempertahankan kandungan gizinya.

 

Kesimpulan

Vitamin B1 atau tiamin memiliki peran penting dalam membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi serta mendukung fungsi normal sistem saraf, otot, dan jantung. Karena tubuh tidak menyimpan vitamin B1 dalam jumlah besar, kebutuhan hariannya perlu dipenuhi secara rutin melalui makanan. Vitamin B1 tersedia dalam berbagai bahan pangan yang mudah ditemukan, seperti serealia utuh, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, telur, dan aneka sayuran.

Kebutuhan vitamin setiap orang dapat berbeda sesuai usia, aktivitas, dan kondisi kesehatan. Jika ingin mengetahui cara memenuhi kebutuhan vitamin B1 melalui pola makan atau memiliki pertanyaan lain seputar gizi, yuk gunakan  fitur Tanya NutriExpert di Dapur Umami untuk memperoleh informasi sesuai kebutuhan kamu.

Baca Juga

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait