Awasi 4 Bahan ini demi Makanan Diet Sehat

Setelah menjalani satu tahun dengan kegiatan fisik yang cenderung berkurang ini, pengetahuan tentang makanan diet yang sehat adalah wajib. Pasti Mama menyadari bahwa olahraga dalam jumlah wajar yang kita lakukan masih terasa kurang. Inilah saatnya lebih serius beradaptasi dengan situasi.


Bentuk adaptasi apa yang bisa Mama lakukan untuk membantu keluarga dalam hal makanan diet? Mama perlu tahu bahan-bahan makanan tertentu agar gizi yang masuk seimbang, khususnya dengan kebutuhan kalori kita yang relatif berkurang. Bila tidak menyadarinya, timbunan kalori yang tidak terpakai dengan baik akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan. 


Berikut 4 bahan yang konsumsinya perlu Mama awasi dalam keluarga. 


Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber utama kalori bagi kita, dan kalori adalah syarat agar keluarga memiliki energi untuk beraktivitas. Jadi, karbohidrat harus ada di sini. Yang Mama awasi adalah jumlah dan jenisnya. 


Kalau biasanya Mama menggunakan nasi putih, mungkin ini saatnya melakukan kombinasi. Alih-alih nasi putih saja, Mama bisa mencoba beras merah pada hari-hari tertentu. Atau bisa juga dicoba gandung dalam bentuk roti untuk sarapan. Atau, sesekali juga bisa menggunakan oatmeal yang saat ini sudah bisa dibeli di minimarket dekat rumah. 


Dengan penggunaan karbohidrat yang lebih rendah kalorinya, Mama sudah bisa mencegah terjadinya asupan kalori berlebihan bagi keluarga. 


Sayuran

Sayuran adalah sumber yang bagus untuk serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain yang kita ketahui mendukung pencernaan, serat juga penyeimbang kadar gula dalam tubuh. Dan kadar gula itu sendiri adalah sesuatu yang selalu perlu diwaspadai pada tubuh kita. 


Nah, yang unik dari sayuran adalah serat yang dikandungnya membuat kita cepat merasa kenyang, dan rasa kenyang ini bertahan lama. Oleh karena itu, peningkatan asupan sayuran juga sangat berpotensi mengurangi asupan kalori dari karbohidrat. 


Kalau ingin menurunkan berat badan, ada empat jenis sayuran yang sangat dianjurkan di sini, yaitu: wortel, brokoli, bunga kol, dan kol. Sayuran ini sangat tinggi serat tetapi termasuk rendah kalori. Pastikan untuk menyertakan keempat sayuran ini ya, Mama?

 

Buah

Seperti halnya sayuran, buah adalah sumber serat yang sangat penting. Selain itu, buah-buahan adalah sumber zat gula alami yang sangat sehat. Pada saat-saat tertentu, buah bisa dijadikan alternatif untuk makanan utama, misalnya untuk makan siang. Atau, yang lazim adalah porsi karbohidrat utama dikurangi dan ditutupi dengan buah. 


Menurut WHO, kita membutuhkan sekurang-kurangnya 400 g buah-buahan dan sayuran setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan serat. Nah, di antara berbagai buah, ada beberapa yang secara khusus dianjurkan karena kalorinya yang rendah, yaitu: semangka, apel, pepaya, dan melon


Selain buah-buah ini, ada juga buah yang sangat dianjurkan karena mengandung lemak yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu alpukat. Lemak dalam jumlah dan dari sumber yang tepat bisa membantu kerja otak. 


Alpukat sebagai makanan diet kaya lemak baik

Alpukat sebagai makanan diet kaya lemak baik


Protein

Kelompok terakhir ini adalah yang paling penting untuk pembentukan sel tubuh, baik buah yang dalam masa penyembuhan maupun pembentukan otot. Namun, banyak dari sumber protein yang kita konsumsi juga memiliki kandungan lemak yang perlu diwaspadai. Karena itulah asupan protein kita juga perlu diperhatikan sebagai makanan diet. 


Intinya, sebisa mungkin kita mengawasi kandungan lemak dalam protein yang kita santap. Protein dari ikan, misalnya salmon, cenderung memberikan lemak yang dibutuhkan otak. Namun, untuk daging-daging seperti daging ayam dan daging sapi, kita perlu mencari yang rendah lemak. Untuk daging ayam, kita bisa memilih dada ayam tanpa kulit. Dan juga, pisahkan sebanyak mungkin lemak dari daging sapi dan kambing tersebut sebelum dimasak.


Dada ayam, sumber protein rendah lemak

Dada ayam, sumber protein rendah lemak


Atau, kalau ingin yang lebih bagus, silakan mencari protein nabati seperti lentil, kacang polong, jamur, dan kentang. 


Dengan panduan makanan diet yang sehat ini, Mama bisa melakukan padu-padan sumber makanan sehat rendah kalori dan beradaptasi dengan zaman ketika mobilitas berkurang.  


sumber:https://pixabay.com/id/photos/alpukat-bagian-penampang-benih-2115922/

sumber:https://pixabay.com/id/photos/dada-ayam-bahan-makanan-ayam-279849/