Artikel & Tips Cek Panduan Kebutuhan Gizi untuk Ibu Menyusui di Sini
Cek Panduan Kebutuhan Gizi untuk Ibu Menyusui di Sini

Cek Panduan Kebutuhan Gizi untuk Ibu Menyusui di Sini

10 Feb 2023, 15:02

Konsumsi makanan yang bergizi selama masa menyusui merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas Air Susu Ibu (ASI). Namun, sayangnya masih banyak ibu menyusui yang belum mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Masih banyak informasi yang beredar di masyarakat bahwa ibu menyusui harus makan sebanyak dua kali lipat dari kebutuhan hariannya. Apakah informasi tersebut tepat? Nah, artikel Dapur Umami kali ini akan membahas secara detail terkait kebutuhan gizi bagi ibu menyusui.


Pemenuhan gizi selama fase menyusui akan mempengaruhi kuantitas dan kualitas ASI yang dihasilkan oleh ibu sehingga kebutuhan gizi si kecil dapat terpenuhi dengan baik. Asupan makanan ibu selama menyusui juga akan mempengaruhi produksi ASI. Kebutuhan gizi ibu saat fase menyusui berbeda dengan saat sedang tidak menyusui. Ibu yang sedang menyusui membutuhkan tambahan asupan zat gizi agar menghasilkan ASI yang berkualitas. Kebutuhan gizi ibu menyusui saat 6 bulan pertama dan 6 bulan kedua memiliki sedikit perbedaan. Berikut adalah kebutuhan gizi ibu menyusui pada 6 bulan pertama dan 6 bulan kedua.


Panduan Tambahan Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui 6 Bulan Pertama (ASI Eksklusif):


  • Energi: + 330 kkal
  • Protein: +20 gram
  • Lemak: +2.2 gram
  • Omega-3: +0.2 gram
  • Omega-6: +2 gram
  • Karbohidrat: +45 gram
  • Serat: +5 gram
  • Air: +800 mL

Panduan Tambahan Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui 6 Bulan Berikutnya (6-24 Bulan):


  • Energi: +400 kkal
  • Protein: +15 gram
  • Lemak: +2.2 gram
  • Omega-3: +0.2 gram
  • Omega-6: +2 gram
  • Karbohidrat: +55 gram
  • Serat: +6 gram
  • Air: +650 mL

Jadi, ketika seorang ibu sedang menyusui, bukan berarti ibu harus mengkonsumsi makanan dua kali lipat melainkan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, sebelum menyusui seorang ibu memiliki kebutuhan energi sebesar 2000 kkal. Nah, ketika menyusui kebutuhan energinya membutuhkan tambahan sebanyak 330 kkal di 6 bulan pertama dan tambahan 400 kkal di enam bulan berikutnya sehingga kebutuhan sehingga kebutuhan energi ibu dalam sehari tersebut masing-masing sebanyak 2330 kkal dan 2400 kkal. Tambahan kebutuhan energi tersebut masing-masing setara dengan penambahan nasi kurang lebih 2 dan 2.5 centong per hari. 


Hal yang tidak kalah penting untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu menyusui adalah pemilihan bahan pangan berkualitas. Selain mengkonsumsi makanan yang padat gizi, ibu menyusui juga perlu mengonsumsi makanan yang yang bersifat ASI Booster. Bahan pangan yang bersifat ASI Booster mengandung senyawa lactogogum, yaitu senyawa yang merangsang produksi ASI. Contoh makanan yang dapat berperan sebagai ASI Booster adalah daun torbangun, daun katuk, daun kelor, dan kacang-kacangan. Konsumsi daging, telur dan ikan juga merupakan sumber bahan pangan yang berperan penting untuk menjaga kualitas ASI. Beberapa contoh menu olahan yang cocok untuk ibu menyusui antara lain:


dan menu-menu lainnya di Dapur Umami. Selain itu, Mama jangan lupa mengkonsumsi pangan sumber kalsium seperti susu, telur, daging dan ikan. 


Hal yang tidak kalah penting adalah memenuhi asupan kalsium pada ibu menyusui. Selama fase menyusui, baik saat ASI eksklusif maupun hingga 2 tahun, ibu menyusui membutuhkan tambahan asupan kalsium sebanyak 200 mg. Kalsium berperan penting dalam menunjang produksi ASI, selain itu kalsium yang cukup dapat mencegah terjadinya demineralisasi pada tulang dan gigi ibu. Ada banyak bahan pangan sumber kalsium yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui, misalnya susu, daging, telur dan ikan. 


Agar produksi ASI selalu lancar, ibu menyusui juga harus mengkonsumsi cairan yang cukup minimal 3 Liter air putih per hari. Selain itu, ibu menyusui juga harus memiliki manajemen stress yang baik dan cukup istirahat agar ASI tetap lancar. Nah, setelah mengetahui secara detail panduan gizi dan rekomendasi menu bagi ibu menyusui, Mama dapat lebih tepat mengonsumsi makanan ketika sedang dalam fase menyusui. Selamat meng-ASIhi ya Ma, semoga si kecil tumbuh sehat!


(HF)