Alpukat adalah salah satu buah favorit banyak orang karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang lezat. Berbagai olahan alpukat, seperti es alpukat kocok yang sempat viral, semakin membuat buah ini populer di berbagai kalangan.

 

Menyimpan alpukat agar cepat matang tanpa cepat busuk bisa jadi tantangan tersendiri. Terlalu lama disimpan, alpukat bisa kehilangan kesegarannya. Namun, jika terlalu cepat matang, buah ini mudah rusak. Lantas, bagaimana cara menyimpan alpukat agar cepat matang, tetapi tetap segar dan tidak mudah busuk? Simak beberapa tips praktis cara menyimpan alpukat agar tidak cepat busuk berikut.

 

Bungkus dengan Kertas Koran

 

Membungkus alpukat dengan kertas koran juga dapat mempercepat pematangan. Caranya cukup sederhana, bungkus alpukat hingga rapat dengan kertas koran. Letakkan alpukat yang sudah dibungkus di wadah, lalu taruh di atas meja dengan suhu ruangan normal, tidak langsung di lantai. Cek kematangan alpukat dengan menekan bagian daging buah. Jika sudah terasa empuk, berarti alpukat telah matang dan siap dikonsumsi.

 

Simpan di dalam Beras

 

Salah satu cara tradisional untuk mematangkan alpukat dengan cepat adalah dengan menyimpannya di dalam beras. Caranya, cukup isi wadah dengan beras setengahnya, lalu letakkan alpukat di atasnya dan tutup dengan sisa beras. Tutup wadah rapat-rapat dan tunggu selama 2-3 hari. Gas etilen yang dihasilkan oleh beras dan suhu hangat di dalam wadah akan mempercepat proses pematangan alpukat.

 

Simpan dengan Pisang

 

Pisang termasuk buah klimakterik yang memproduksi etilen dalam jumlah besar sama seperti alpukat. Udara yang mengandung etilen ini mempercepat proses pematangan dengan merangsang buah di sekitarnya untuk menghasilkan lebih banyak etilen juga. Oleh karena itu, menyimpan alpukat di dekat pisang dapat membuatnya matang lebih cepat. Proses ini biasanya memerlukan waktu sekitar 1-2 hari di tempat hangat untuk mencapai kematangan penuh.

 

Simpan di Suhu Ruang

 

Langkah pertama adalah dengan menyimpan alpukat pada suhu kamar. Alpukat mentah atau berwarna hijau biasanya membutuhkan waktu sekitar 4-5 hari untuk matang pada suhu kamar sekitar 18-24 derajat celsius. Hindari paparan sinar matahari secara langsung. Untuk hasil optimal, simpan alpukat di suhu kamar kecuali suhu ruangan terlalu tinggi yang bisa mengganggu proses pematangan. Jika ingin memperlambat proses pematangannya, simpan di lemari es.

 

Cara Mengetahui Alpukat Sudah Matang

 

Setelah mengetahui bagaimana cara menyimpan alpukat agar cepat matang, berikut ini terdapat dua cara untuk mengetahui buah alpukat yang sudah matang.

 

The Squeeze Test atau Teknik Tekan

 

Cara untuk mengetahui apakah alpukat sudah matang adalah dengan menekan alpukat secara lembut menggunakan telapak tangan, bukan ujung jari. Jika terasa empuk saat ditekan, alpukat tersebut sudah matang dan siap untuk dikonsumsi. Hindari memilih alpukat yang kulitnya terasa longgar, terdapat lekukan, atau ada bagian yang lebih lembut dari yang lain. Kerusakan ini biasanya terjadi akibat pembeli yang menekan alpukat dengan ujung jari mereka.

 

The Color Test atau Cek Warna

 

Tanda lain yang bisa dilihat adalah warna. Alpukat yang matang biasanya, meski tidak selalu, berubah dari hijau menjadi hijau-hitam saat siap dikonsumsi. Kalian juga bisa mencoba mencabut batang kecil di bagian atas dan memeriksa apakah bagian bawahnya berwarna hijau. Jika warnanya hijau, itu menandakan buah sudah siap untuk dimakan. Jika batangnya sulit dicabut atau tidak bergerak, berarti alpukat belum matang.

 

Baca Juga: Simpan Kentang dengan Cara Ini Agar Tidak Cepat Busuk

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait