Artikel & Tips Telur Puyuh sebagai Sumber Protein, Ini Kandungan Gizi dan Manfaatnya
Telur Puyuh sebagai Sumber Protein, Ini Kandungan Gizi dan Manfaatnya

Telur Puyuh sebagai Sumber Protein, Ini Kandungan Gizi dan Manfaatnya

Ditulis Oleh
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
21 Agustus 2026, 09:19
Bagikan

Ukurannya memang jauh lebih kecil dibandingkan telur ayam, tetapi bukan berarti nilai gizinya juga kecil. Telur puyuh masih menjadi salah satu bahan pangan yang banyak digunakan dalam berbagai hidangan, mulai dari sup, semur, sate, hingga bekal makan siang. Selain praktis dikonsumsi, telur puyuh juga memberikan tambahan protein hewani yang dibutuhkan tubuh.

Di balik cangkangnya yang mungil, telur puyuh mengandung protein, lemak, vitamin A, vitamin B12, vitamin D, zat besi, fosfor, dan selenium. Kombinasi zat gizi tersebut membuat telur puyuh dapat menjadi salah satu pilihan lauk untuk melengkapi kebutuhan gizi harian apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Meski demikian, seperti telur ayam dan sumber protein hewani lainnya, telur puyuh tetap sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai. Hal yang terpenting bukan memilih satu jenis telur yang dianggap paling baik, melainkan membangun pola makan yang beragam dan seimbang sesuai kebutuhan tubuh. Lalu, apa saja kandungan gizi telur puyuh dan manfaat yang dapat diperoleh? Mari kita bahas lebih lanjut.

 

Kandungan Gizi Telur Puyuh

Dalam setiap 100 gram telur puyuh terkandung sekitar 158 kkal energi, 13,1 gram protein, 11,1 gram lemak, dan 0,4 gram karbohidrat. Telur puyuh juga mengandung vitamin A, vitamin B12, vitamin D, zat besi, fosfor, dan selenium.

1. Protein

Telur puyuh mengandung sekitar 13,1 gram protein per 100 gram. Protein membantu membangun, memelihara, dan memperbaiki jaringan tubuh.

2. Lemak

Dalam 100 gram telur puyuh terdapat sekitar 11,1 gram lemak. Lemak menjadi sumber energi dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

3. Zat Besi

Telur puyuh mengandung sekitar 3,7 mg zat besi per 100 gram. Zat besi membantu pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

4. Fosfor

Dalam 100 gram telur puyuh terdapat sekitar 226 mg fosfor. Mineral ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan membantu proses metabolisme energi.

5. Vitamin B12 dan Selenium

Vitamin B12 membantu pembentukan sel darah merah dan menjaga fungsi sistem saraf. Sementara itu, selenium membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif dan mendukung fungsi sistem imun.

6. Kolesterol

Dalam 100 gram telur puyuh terdapat sekitar 844 mg kolesterol. Kolesterol dibutuhkan tubuh untuk membentuk hormon dan membran sel, tetapi konsumsinya tetap perlu diperhatikan agar tidak berlebihan, terutama bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Telur puyuh juga mengandung vitamin A dan vitamin D yang membantu menjaga kesehatan mata, sistem imun, dan tulang. Meskipun memiliki kandungan gizi yang beragam, telur puyuh sebaiknya tetap dikonsumsi dalam porsi yang sesuai sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

 

Kandungan Protein Telur Puyuh

Protein merupakan salah satu zat gizi yang banyak diperhatikan dalam telur puyuh. Zat gizi ini dibutuhkan tubuh setiap hari untuk membantu membangun, memelihara, dan memperbaiki jaringan tubuh. Selain itu, protein juga berperan dalam pembentukan enzim, hormon, antibodi, dan berbagai komponen penting lainnya.

Setiap butir telur puyuh dengan berat sekitar 9 gram mengandung kurang lebih 1,2 gram protein. Jika dihitung per 100 gram, kandungan proteinnya mencapai sekitar 13,1 gram. Artinya, telur puyuh dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein hewani untuk melengkapi kebutuhan protein harian. Namun, pemenuhan protein sebaiknya tetap berasal dari berbagai sumber makanan, seperti ikan, ayam, telur, daging, susu, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Dengan begitu, tubuh akan memperoleh zat gizi yang lebih beragam.

 

Manfaat Telur Puyuh

Berikut beberapa manfaat telur puyuh yang berkaitan dengan kandungan gizinya.

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Protein Harian

Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Zat gizi ini juga berperan dalam pembentukan enzim, hormon, dan antibodi yang mendukung fungsi tubuh. Karena mengandung protein berkualitas, telur puyuh dapat menjadi salah satu alternatif lauk untuk membantu melengkapi kebutuhan protein sehari-hari.

2. Menjadi Sumber Vitamin dan Mineral

Telur puyuh mengandung vitamin A, vitamin B12, vitamin D, fosfor, selenium, dan zat besi. Berbagai zat gizi tersebut berperan dalam menjaga fungsi sistem imun, membantu metabolisme energi, mendukung pembentukan sel darah merah, dan menjaga kesehatan tulang.

3. Mendukng Pembentukan Sel Darah Merah

Telur puyuh mengandung zat besi dan vitamin B12 yang dibutuhkan dalam proses pembentukan sel darah merah. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Namun, kebutuhan zat besi dan vitamin B12 tetap perlu dipenuhi melalui berbagai sumber makanan lainnya.

4. Membantu Menjaga Kesehatan Tulang

Telur puyuh mengandung vitamin D dan fosfor yang berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang. Agar kesehatan tulang tetap terjaga, konsumsi telur puyuh perlu diimbangi dengan makanan yang mengandung kalsium, aktivitas fisik yang cukup, dan paparan sinar matahari sesuai anjuran.

5. Menjadi Pilihan Lauk yang Praktis

Telur puyuh mudah diolah dan dapat digunakan sebagai lauk, pelengkap sup, semur, sate, salad, maupun bekal makan. Bentuknya yang kecil juga memudahkan pengaturan porsi. Telur puyuh dapat dipadukan dengan nasi, sayuran, serta sumber protein lainnya untuk menciptakan menu yang lebih beragam.

 

Cara Mengonsumsi Telur Puyuh

Telur puyuh dapat dipadukan dengan berbagai jenis hidangan. Apa pun cara penyajiannya, tetap perhatikan variasi makanan dalam satu piring. Berikut beberapa ide penyajian telur puyuh.

1. Direbus sebagai Camilan atau Lauk

Merebus merupakan salah satu cara paling sederhana untuk mengolah telur puyuh. Cara ini tidak membutuhkan tambahan minyak. Telur puyuh rebus dapat dinikmati sebagai camilan atau dijadikan lauk pendamping saat makan siang dan makan malam.

2. Ditambahkan ke Sup atau Sayur

Telur puyuh dapat digunakan sebagai pelengkap sup ayam, sup sayuran, atau sayur bening. Selain menambah cita rasa, telur puyuh juga memberikan tambahan protein pada hidangan.

3. Menjadi Pelengkap Salad

Telur puyuh rebus dapat ditambahkan ke dalam salad sayuran untuk memberikan tekstur lembut dan tambahan protein. Salad dapat dilengkapi dengan aneka sayuran, alpukat, atau kacang-kacangan agar kandungan gizinya lebih beragam.

4. Dipadukan dengan Nasi dan Sayuran

Telur puyuh sebaiknya tidak menjadi satu-satunya lauk dalam menu sehari-hari. Padukan telur puyuh dengan nasi, kentang, atau jagung, kemudian lengkapi dengan sayuran dan sumber protein lain seperti tahu, tempe, ikan, atau ayam.

 

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mengonsumsi Telur Puyuh

Telur puyuh dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Konsumsi dalam Jumlah yang Sesuai

Karena ukurannya kecil, telur puyuh sering dikonsumsi lebih dari satu butir dalam sekali makan. Hal tersebut tidak menjadi masalah selama porsinya disesuaikan dengan kebutuhan energi, protein, dan kondisi kesehatan masing-masing.

2. Variasikan dengan Sumber Protein Lain

Meskipun telur puyuh menjadi sumber protein, tubuh tetap memerlukan variasi sumber protein agar memperoleh zat gizi yang lebih beragam. Kombinasikan telur puyuh dengan ikan, ayam, tahu, tempe, susu, atau kacang-kacangan dalam menu harian.

3. Pilih Metode Memasak yang Lebih Sehat

Merebus atau mengukus telur puyuh dapat menjadi pilihan karena tidak membutuhkan banyak minyak. Jika telur puyuh diolah menjadi semur atau hidangan lainnya, perhatikan penggunaan garam, gula, dan lemak agar tidak berlebihan.

4. Perhatikan Kandungan Kolesterol

Telur puyuh mengandung kolesterol yang cukup tinggi jika dihitung per 100 gram. Oleh karena itu, konsumsinya tetap perlu disesuaikan, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau mendapat anjuran khusus dari dokter dan ahli gizi.

 

Kesimpulan

Meski berukuran kecil, telur puyuh merupakan sumber protein hewani yang juga mengandung vitamin A, vitamin B12, vitamin D, fosfor, zat besi, dan selenium. Beragam kandungan gizi tersebut membuat telur puyuh dapat menjadi salah satu pilihan lauk untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Agar manfaatnya lebih optimal, konsumsilah telur puyuh dalam jumlah yang sesuai sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Padukan dengan sayuran, sumber karbohidrat, buah, dan variasi sumber protein lainnya.

Jika kamu ingin mengetahui porsi konsumsi telur puyuh yang sesuai, cara memadukannya dalam menu harian, atau memiliki pertanyaan lain seputar gizi, yuk manfaatkan fitur Tanya NutriExpert di Dapur Umami untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan harian kamu.

Baca Juga

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait