Chiffon cake dikenal sebagai salah satu jenis kue yang punya tekstur sangat lembut dan mengembang cantik. Berbeda dari bolu biasa, chiffon cake memiliki tekstur terasa ringan saat disantap.
Meski terlihat seperti kue yang cukup sulit dibuat, sebenarnya chiffon cake bisa dibuat sendiri di rumah. Yuk, simak resep dan tips membuatnya berikut ini!
Apa itu Chiffon Cake?
Chiffon cake adalah kue bertekstur ringan dan lembut yang umumnya dibuat menggunakan telur, tepung terigu, gula, serta minyak. Penggunaan minyak membuat teksturnya tetap lembap, sedangkan putih telur yang dikocok hingga mengembang membantu memberikan volume kue.
Salah satu ciri khas chiffon cake adalah teksturnya yang ringan dan berpori halus. Saat ditekan, permukaan kue dapat kembali ke bentuk semula karena struktur adonannya yang lembut dan elastis.
Chiffon cake juga memiliki banyak pilihan rasa. Selain rasa original atau vanila, kue ini bisa dibuat dengan pandan, cokelat, lemon, keju, hingga berbagai buah. Topping sederhana seperti gula halus atau krim juga dapat ditambahkan sesuai selera.
Resep Chiffon Cake
Untuk membuat chiffon cake yang lembut, bahan yang digunakan cukup sederhana. Berikut bahan dan cara membuat chiffon cake yang lembut.
Bahan-Bahan:
- 5 butir telur
- 100 gram tepung terigu protein rendah
- 100 gram gula pasir
- 60 ml minyak sayur
- 70 ml susu cair
- 1 sdt vanila
- ½ sdt garam
- 1 sdt air lemon atau air jeruk nipis
Cara Membuat:
Setelah semua bahan tersedia, ikuti langkah berikut untuk membuat chiffon cake yang lembut.
1. Pisahkan Putih dan Kuning Telur
Pisahkan putih telur dan kuning telur ke dalam dua wadah berbeda. Pastikan tidak ada kuning telur yang tercampur ke dalam putih telur karena lemak dari kuning telur dapat membuat putih telur lebih sulit mengembang.
2. Buat Adonan Kuning Telur
Campurkan kuning telur dengan susu cair, minyak sayur, dan vanila. Aduk hingga tercampur rata. Masukkan tepung terigu yang sudah diayak. Aduk perlahan hingga adonan menjadi halus dan tidak menggumpal. Jangan mengaduk terlalu lama agar adonan tidak menjadi terlalu berat.
3. Kocok Putih Telur
Masukkan putih telur ke wadah bersih. Kocok menggunakan mixer hingga berbusa, kemudian tambahkan gula pasir secara bertahap. Tambahkan air lemon atau air jeruk nipis, lalu lanjutkan mengocok hingga putih telur membentuk soft peak hingga medium peak, sesuai kebutuhan resep.
4. Campurkan Meringue dan Adonan Kuning Telur
Ambil sebagian putih telur yang sudah dikocok, kemudian campurkan ke dalam adonan kuning telur. Aduk perlahan untuk membuat tekstur adonan menjadi lebih ringan. Setelah itu, masukkan campuran tersebut ke dalam sisa putih telur.
Gunakan spatula dan lakukan teknik folding secara perlahan hingga seluruh adonan tercampur rata. Hindari mengaduk terlalu kuat atau terlalu lama karena dapat membuat udara yang sudah terbentuk di dalam putih telur keluar.
5. Tuang ke Dalam Loyang
Tuangkan adonan ke dalam loyang chiffon atau loyang dengan bagian tengah berlubang. Sebaiknya gunakan loyang chiffon yang tidak perlu diolesi mentega agar adonan dapat menempel pada sisi loyang ketika mengembang.
Ratakan permukaan adonan jika diperlukan. Jangan mengisi loyang hingga terlalu penuh karena adonan akan mengembang selama proses pemanggangan.
6. Panggang hingga Matang
Panaskan oven terlebih dahulu. Panggang chiffon cake hingga mengembang dan permukaannya berwarna keemasan. Waktu dan suhu pemanggangan dapat berbeda tergantung oven dan ukuran loyang. Hindari terlalu sering membuka pintu oven.
7. Balik Loyang
Setelah matang, segera keluarkan loyang dari oven dan balikkan dalam posisi terbalik. Biarkan chiffon cake dingin dalam kondisi tersebut. Setelah benar-benar dingin, lepaskan kue dari loyang secara perlahan menggunakan pisau tipis atau spatula.
Tips Membuat Chiffon Cake agar Lembut
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar chiffon cake memiliki tekstur yang lembut dan mengembang sempurna.
- Gunakan tepung berprotein rendah agar tekstur cake lebih ringan dan tidak terlalu padat
- Kocok putih telur hingga mengembang dengan tepat. Pastikan wadah dan whisk benar-benar bersih agar putih telur dapat mengembang maksimal.
- Jangan mengocok putih telur terlalu lama. Meringue yang terlalu kaku dapat membuat adonan sulit menyatu dan berisiko menyebabkan cake retak atau turun.
- Aduk adonan secara perlahan saat folding. Gunakan teknik aduk balik agar udara dalam putih telur tetap terjaga.
- Jangan mengolesi loyang chiffon dengan margarin atau minyak. Adonan perlu menempel pada sisi loyang agar dapat mengembang dengan baik.
- Gunakan suhu oven yang sesuai. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat bagian luar cepat matang sementara bagian dalam belum sempurna.
- Jangan langsung mengeluarkan cake dari loyang setelah matang. Balik loyang dan biarkan chiffon cake dingin sepenuhnya agar teksturnya tetap kokoh dan tidak mudah kempis.
- Pastikan cake matang sempurna. Chiffon yang kurang matang biasanya lebih mudah turun dan terasa lembap atau padat di bagian tengah.
Itulah resep dan tips membuat chiffon cake yang lembut. Kunci utamanya ada pada proses mengocok putih telur, mencampur adonan dengan teknik yang tepat, serta memanggang hingga matang sempurna.
Mulai dari mengocok putih telur hingga teknik folding, semuanya berpengaruh pada tekstur akhir cake. Yuk, coba resep dan tipsnya agar chiffon cake buatanmu lembut, ringan, dan nikmat!
Baca Juga: