Artikel & Tips Mengenal Kandungan Gizi dalam Satu Butir Telur Bebek
Mengenal Kandungan Gizi dalam Satu Butir Telur Bebek

Mengenal Kandungan Gizi dalam Satu Butir Telur Bebek

Ditulis Oleh
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
17 Oktober 2026, 08:00
Bagikan

Telur bebek cukup familiar dalam makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Selain direbus atau dimasak menjadi berbagai hidangan, telur bebek juga banyak digunakan sebagai bahan utama telur asin. Telur bebek mengandung protein, lemak, vitamin, mineral, serta kolin. Kandungan gizinya dapat berbeda tergantung jenis telur, ukuran, dan cara pengolahannya. Lalu, apa saja kandungan gizi dan manfaat telur bebek bagi tubuh? Berapa kalorinya, dan bagaimana cara mengonsumsinya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

 

Kandungan Gizi Telur Bebek

Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) mencatat beberapa jenis telur bebek dengan kandungan gizi yang dapat berbeda. Sebagai acuan, dalam 100 gram telur bebek Alabio segar terdapat beberapa zat gizi utama, antara lain:

  • Energi: 187 kkal
  • Protein: 11,8 gram
  • Lemak: 14,2 gram
  • Fosfor: 268 mg
  • Zat besi: 6 mg
  • Vitamin A: 180 mcg

Telur bebek juga mengandung berbagai vitamin dan mineral lainnya dalam jumlah yang beragam. Kandungan gizinya dapat berbeda tergantung jenis telur, ukuran, serta cara pengolahannya.

1. Protein

Dalam 100 gram telur bebek Alabio segar terdapat 11,8 gram protein. Protein dibutuhkan tubuh untuk membantu membentuk dan memelihara jaringan tubuh. Karena itu, telur bebek dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein hewani dalam menu sehari-hari. Sumber protein sebaiknya tetap beragam, misalnya dengan mengombinasikan telur bebek dengan ikan, ayam, daging, tahu, tempe, atau bahan pangan lainnya.

2. Lemak

Dalam 100 gram telur bebek Alabio segar terdapat 14,2 gram lemak. Lemak merupakan salah satu sumber energi dan membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak. Jumlah lemak dalam hidangan juga dapat berubah tergantung cara pengolahannya. Telur rebus, misalnya, tidak mendapatkan tambahan minyak seperti telur yang digoreng atau dibuat dadar.

3. Vitamin dan Mineral

Telur bebek mengandung berbagai vitamin dan mineral. Beberapa yang terdapat pada telur bebek Alabio segar antara lain fosfor, zat besi, dan vitamin A. Fosfor berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk sebagai bagian dari tulang dan gigi. Zat besi dibutuhkan dalam pembentukan hemoglobin, sedangkan vitamin A memiliki peran dalam fungsi penglihatan dan sistem imun. Kandungan tersebut membuat telur bebek dapat ikut menambah variasi sumber vitamin dan mineral dalam menu sehari-hari.

4. Kolin

Telur juga dikenal sebagai salah satu sumber kolin. Berdasarkan data yang digunakan dalam artikel, telur bebek mentah mengandung 263 mg kolin per 100 gram. Kolin dibutuhkan tubuh dalam berbagai proses, termasuk membantu menjaga struktur membran sel serta pembentukan asetilkolin yang berperan dalam fungsi sistem saraf. Kandungan kolin tersebut melengkapi protein, lemak, vitamin, dan mineral yang terdapat pada telur bebek.

 

Berapa Kalori Telur Bebek?

Berdasarkan TKPI, dalam 100 gram telur bebek segar terdapat 187 kkal energi. Data lain untuk telur bebek utuh segar mencatat 185 kkal per 100 gram. Satu butir telur bebek besar dengan bagian yang dapat dimakan sekitar 70 gram memberikan kurang lebih 130 kkal. Jumlah kalori yang dikonsumsi dapat berbeda tergantung ukuran telur dan cara pengolahannya. Telur bebek rebus tidak menggunakan tambahan minyak selama proses memasak.

Sementara itu, telur yang digoreng atau dibuat dadar dapat memiliki kandungan energi lebih tinggi karena adanya minyak maupun bahan tambahan lainnya. Sebagai contoh, TKPI mencatat telur bebek dadar mengandung 301 kkal per 100 gram. Telur asin juga memiliki komposisi yang berbeda dibandingkan telur segar, terutama pada kandungan natriumnya. Karena itu, ketika melihat informasi kalori telur bebek, perhatikan jenis dan cara pengolahannya.

 

Manfaat Telur Bebek untuk Kesehatan

Kandungan protein, lemak, vitamin, mineral, dan kolin membuat telur bebek dapat menjadi salah satu pilihan bahan pangan dalam menu sehari-hari.

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Protein

Telur bebek merupakan salah satu sumber protein hewani. Dalam 100 gram telur bebek segar terdapat 11,8 gram protein. Protein dibutuhkan tubuh untuk membantu membentuk dan memelihara berbagai jaringan. Telur bebek dapat menjadi salah satu variasi sumber protein yang dikombinasikan dengan berbagai bahan pangan lainnya.

2. Membantu Pembentukan dan Pemeliharaan Jaringan Tubuh

Protein menyediakan asam amino yang digunakan tubuh dalam proses pembentukan dan pemeliharaan jaringan. Protein dibutuhkan oleh berbagai kelompok usia, tidak hanya oleh orang yang rutin berolahraga. Namun, kebutuhan protein tetap sebaiknya dipenuhi dari berbagai sumber makanan agar pola makan lebih beragam.

3. Membantu Memenuhi Kebutuhan Vitamin dan Mineral

Telur bebek mengandung berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin A, zat besi, dan fosfor. Zat besi membantu pembentukan hemoglobin, sedangkan vitamin A memiliki peran dalam fungsi penglihatan dan sistem imun. Dengan kandungan tersebut, telur bebek dapat ikut menambah variasi sumber zat gizi mikro dalam menu sehari-hari.

4. Menjadi Salah Satu Sumber Kolin

Telur termasuk salah satu bahan pangan sumber kolin. Kolin dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi normal, termasuk membantu menjaga struktur membran sel dan membentuk asetilkolin yang digunakan dalam sistem saraf. Karena itu, kolin menjadi salah satu zat gizi yang dapat diperoleh saat mengonsumsi telur bebek.

 

Cara Mengonsumsi Telur Bebek

Telur bebek dapat diolah dengan berbagai cara. Cara memasak dan bahan tambahan yang digunakan dapat memengaruhi kandungan energi maupun zat gizi hidangan.

1. Direbus

Merebus merupakan salah satu cara sederhana untuk mengolah telur bebek karena tidak memerlukan tambahan minyak. Telur sebaiknya dimasak hingga bagian putih dan kuningnya matang untuk membantu menjaga keamanan pangan. Telur rebus dapat disajikan bersama nasi, sayuran, dan bahan pangan lainnya sebagai bagian dari menu sehari-hari.

2. Diolah Menjadi Telur Asin

Telur bebek banyak digunakan untuk membuat telur asin. Proses pengasinan membuat komposisinya berbeda dengan telur segar, terutama pada kandungan natrium. Berdasarkan TKPI, telur bebek asin mentah mengandung 483 mg natrium per 100 gram. Karena itu, saat mengonsumsi telur asin, perhatikan juga sumber natrium lain dalam satu menu, seperti kecap, saus, makanan olahan, atau lauk asin lainnya. Jumlah dan kombinasinya dapat disesuaikan dengan pola makan sehari-hari.

3. Sebagai Bahan Masakan

Telur bebek juga dapat digunakan dalam berbagai masakan, seperti nasi goreng, martabak, telur dadar, maupun hidangan lainnya. Jika telur dimasak menggunakan minyak, saus, daging, atau bahan tambahan lainnya, kandungan energi dan zat gizi hidangan tidak hanya berasal dari telur. Karena itu, perhatikan keseluruhan bahan yang digunakan saat menilai kandungan gizi suatu hidangan.

Telur bebek merupakan salah satu sumber protein hewani yang juga mengandung lemak, vitamin, mineral, dan kolin. Sebagai acuan, dalam 100 gram telur bebek Alabio segar terdapat 187 kkal energi, 11,8 gram protein, dan 14,2 gram lemak. Telur bebek juga mengandung zat gizi seperti fosfor, zat besi, vitamin A, serta kolin.

Kandungan gizi telur bebek dapat berbeda tergantung jenis, ukuran, serta cara pengolahannya. Telur bebek dapat membantu menambah variasi sumber protein, vitamin, mineral, dan kolin dalam menu sehari-hari. Cara pengolahannya juga perlu diperhatikan karena telur rebus, telur dadar, dan telur asin memiliki komposisi yang berbeda.

Jadi, telur bebek dapat menjadi salah satu pilihan untuk menambah variasi sumber protein hewani dalam menu sehari-hari dengan porsi dan cara pengolahan yang disesuaikan dengan kebutuhan. Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar konsumsi telur bebek, kebutuhan protein, atau cara mengombinasikannya dengan menu sehari-hari, yuk konsultasikan melalui fitur Tanya NutriExpert

baca Juga

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait