Bagi sebagian orang, segelas air hangat menjadi minuman pertama setelah bangun tidur. Rasanya nyaman di tenggorokan dan bisa menjadi awal sebelum memulai aktivitas pagi. Minum air putih memang penting untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Air dibutuhkan agar sel, jaringan, dan organ dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Tubuh juga terus kehilangan air melalui urine, keringat, pernapasan, dan buang air besar sehingga cairan tersebut perlu diganti melalui makanan dan minuman. Namun, apakah manfaat minum air hangat berbeda dengan air pada suhu biasa? Bagaimana pula jika diminum setelah bangun tidur?

 

Manfaat Minum Air Hangat untuk Tubuh

Manfaat utama dari minum air hangat sebenarnya tetap berasal dari air itu sendiri, yaitu membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Sampai saat ini, belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa air hangat memberikan manfaat kesehatan yang jauh berbeda dibandingkan air pada suhu biasa hanya karena suhunya. Jadi, ketika seseorang merasa lebih nyaman minum air hangat, kebiasaan tersebut tetap baik untuk dilakukan. Yang lebih penting adalah jumlah cairan yang dikonsumsi sepanjang hari mencukupi kebutuhan tubuh.

Kebutuhan cairan juga tidak selalu sama pada setiap orang. Usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, cuaca, serta kehamilan dan menyusui dapat memengaruhi jumlah cairan yang dibutuhkan. Kalau kamu menyukai air hangat, berikut beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kebiasaan minum air putih.

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Manfaat yang paling jelas adalah membantu tubuh tetap terhidrasi. Air diperlukan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk membantu mengatur suhu tubuh, membentuk cairan tubuh, dan mengganti cairan yang hilang sepanjang hari. CDC juga menjelaskan bahwa mendapatkan cukup air setiap hari penting untuk mencegah dehidrasi dan membantu tubuh berfungsi secara normal. Air yang diminum tidak harus selalu hangat. Air suhu ruang maupun air dingin juga tetap berkontribusi terhadap kebutuhan cairan. Jadi, jika kamu lebih nyaman dengan air hangat, suhu tersebut dapat menjadi pilihan yang membuat kebiasaan minum air terasa lebih menyenangkan.

2. Memberikan Sensasi Nyaman pada Tenggorokan

Air hangat dapat terasa lebih nyaman ketika tenggorokan sedang terasa kering atau kurang nyaman. Efek ini lebih berkaitan dengan sensasi hangat dan kelembapan daripada manfaat medis khusus dari air hangat. Karena itu, tidak perlu menganggap air hangat sebagai pengobatan untuk masalah tenggorokan. Namun, jika suhu hangat terasa nyaman, air tersebut tetap bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga asupan cairan. Pastikan suhunya tidak terlalu panas agar tidak menimbulkan iritasi atau luka pada mulut dan tenggorokan.

3. Membantu Mendukung Fungsi Pencernaan

Air juga berkaitan dengan fungsi pencernaan. Cairan yang cukup membantu serat bekerja dengan lebih baik dan membantu membuat feses lebih lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan. NIDDK juga menyebut kurang minum atau dehidrasi sebagai salah satu faktor yang dapat berkaitan dengan konstipasi. Namun, manfaat tersebut berasal dari kecukupan cairan, bukan karena airnya harus dalam keadaan hangat.

4. Menjadi Alternatif untuk Membantu Meningkatkan Konsumsi Air

Tidak semua orang menikmati air dengan suhu yang sama. Ada yang lebih suka air dingin, sebagian memilih suhu ruang, dan ada pula yang merasa air hangat lebih nyaman diminum. Jika air hangat membuat kamu lebih mudah minum secara rutin, pilihan tersebut dapat membantu menjaga kebiasaan memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari. Jadi, manfaatnya bukan karena suhu hangat memiliki efek khusus, tetapi karena kebiasaan tersebut dapat membuat konsumsi air menjadi lebih konsisten.

 

Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari

Setelah tidur selama beberapa jam, tubuh tidak mendapat tambahan cairan dari minuman. Sementara itu, tubuh tetap kehilangan air melalui pernapasan, urine, dan proses tubuh lainnya. Karena itu, minum setelah bangun tidur dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk kembali menambah asupan cairan. Apakah harus air hangat? Tidak. Air hangat, suhu ruang, maupun dingin tetap dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan. Jika kamu lebih menikmati air hangat di pagi hari, tidak ada masalah menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas.

1. Membantu Mengembalikan Asupan Cairan Setelah Tidur

Selama tidur, kita tidak minum selama beberapa jam. Tubuh tetap menggunakan dan kehilangan cairan selama periode tersebut. Minum air setelah bangun membantu menambah kembali asupan cairan sebelum menjalani aktivitas sehari-hari. Tidak ada aturan bahwa setiap orang harus langsung minum dalam jumlah tertentu setelah bangun. Segelas air bisa menjadi awal yang sederhana, kemudian kebutuhan cairan dilanjutkan sepanjang hari sesuai aktivitas dan kondisi tubuh.

2. Membantu Memulai Kebiasaan Hidrasi Sejak Pagi

Kadang manfaat sebuah kebiasaan bukan berasal dari satu efek biologis tertentu, tetapi karena kebiasaan tersebut membantu membangun rutinitas. Menjadikan minum air sebagai bagian dari kegiatan setelah bangun tidur dapat menjadi pengingat untuk lebih memperhatikan asupan cairan sepanjang hari. Kebiasaan sederhana seperti ini bisa lebih mudah dilakukan daripada menunggu sampai merasa sangat haus.

3. Memberikan Sensasi Hangat dan Nyaman di Pagi Hari

Pagi hari mungkin menjadi waktu ketika sebagian orang lebih menyukai minuman hangat. Air hangat dapat memberikan sensasi nyaman tanpa tambahan gula maupun kalori. Ini bisa menjadi pilihan jika kamu ingin menikmati minuman hangat tanpa harus selalu memilih teh, kopi, atau minuman manis. Namun, kenyamanan tersebut merupakan preferensi masing-masing orang. Kalau kamu lebih nyaman minum air suhu ruang, manfaat hidrasinya tetap sama.

 

Tips Aman Minum Air Hangat

Air hangat cukup sederhana untuk dikonsumsi, tetapi ada beberapa hal yang tetap perlu diperhatikan.

1. Pastikan Suhu Air Tidak Terlalu Panas

“Hangat” tidak sama dengan “sangat panas”. Air yang terlalu panas dapat menyebabkan luka bakar pada mulut dan jaringan lainnya. Selain risiko luka bakar, International Agency for Research on Cancer (IARC) juga mengklasifikasikan kebiasaan mengonsumsi minuman sangat panas pada suhu sekitar 65°C atau lebih sebagai kemungkinan penyebab kanker esofagus pada manusia. Tidak perlu mengukur suhu setiap kali minum. Tunggu hingga air terasa nyaman diminum dan tidak menimbulkan sensasi terbakar pada mulut.

2. Minum Secukupnya

Tidak ada jumlah air yang tepat untuk semua orang. Kebutuhan cairan dipengaruhi usia, aktivitas, kondisi kesehatan, lingkungan, hingga kondisi fisiologis masing-masing. Karena itu, tidak perlu memaksakan diri minum air dalam jumlah sangat banyak sekaligus hanya karena dianggap lebih sehat. Sebarkan konsumsi cairan sepanjang hari dan sesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

3. Hindari Terlalu Banyak Tambahan Gula

Air hangat pada dasarnya tidak mengandung kalori. Namun, hal tersebut berubah jika ditambahkan gula, madu, sirup, atau bahan pemanis dalam jumlah banyak. Misalnya, air hangat dengan beberapa sendok gula sudah tidak sama dengan air putih biasa karena ada tambahan gula dan energi. Kalau ingin memberikan rasa, potongan lemon atau bahan lain dapat digunakan secukupnya tanpa harus membuat minuman terlalu manis.

Manfaat utama minum air hangat tetap berasal dari kemampuannya membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Mengonsumsi air hangat di pagi hari dapat menjadi salah satu cara yang nyaman untuk kembali menambah asupan cairan setelah tidur sekaligus memulai kebiasaan hidrasi sejak pagi. Namun, air hangat tidak terbukti memiliki keunggulan khusus dibandingkan air dengan suhu biasa dalam hal hidrasi. Klaim seperti membersihkan racun, membakar lemak, atau memberikan manfaat kesehatan khusus hanya karena suhunya hangat juga belum memiliki dasar ilmiah yang kuat. Jadi, tidak perlu memaksakan air harus selalu hangat. Pilih suhu yang membuat kamu nyaman, minum secukupnya sepanjang hari, dan perhatikan kebutuhan cairan sesuai aktivitas serta kondisi tubuh.

Kalau kamu ingin mengetahui kebutuhan cairan berdasarkan aktivitas, kondisi tubuh, atau pola makan sehari-hari, yuk konsultasikan melalui fitur Tanya NutriExpert.

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait