Artikel & Tips Makan Tomat Mentah Setiap Hari, Apa Manfaatnya?
Makan Tomat Mentah Setiap Hari, Apa Manfaatnya?

Makan Tomat Mentah Setiap Hari, Apa Manfaatnya?

Ditulis Oleh
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
15 September 2026, 08:00
Bagikan

Tomat merupakan salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan sering digunakan dalam berbagai hidangan. Tomat dapat dimakan sebagai lalapan, dicampurkan ke dalam salad, dijadikan pelengkap roti, atau langsung dikonsumsi setelah dicuci.

Secara botani, tomat termasuk buah, meskipun dalam kehidupan sehari-hari lebih sering digunakan seperti sayuran. Tomat mengandung air, serat, kalium, serta beberapa vitamin dan senyawa alami. Salah satu senyawa yang cukup dikenal adalah likopen, yaitu pigmen yang memberikan warna merah pada tomat. Lalu, apa saja kandungan gizi dan manfaat makan tomat mentah? Apakah tomat aman dikonsumsi setiap hari?

 

Kandungan Gizi Tomat Mentah

Tomat memiliki kandungan air yang tinggi dan energi yang relatif rendah. Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia dari Kementerian Kesehatan, berikut beberapa kandungan gizi yang cukup penting dalam 100 gram tomat merah segar.

1. Air dan Energi

Dalam 100 gram tomat merah segar terdapat sekitar 92,9 gram air dan 24 kkal energi. Kandungan air yang tinggi membuat tomat terasa segar saat dikonsumsi.

2. Karbohidrat

Tomat mengandung sekitar 4,7 gram karbohidrat per 100 gram. Karbohidrat merupakan salah satu zat gizi yang digunakan tubuh sebagai sumber energi.

3. Serat

Dalam 100 gram tomat terdapat sekitar 1,5 gram serat. Meskipun jumlahnya tidak terlalu tinggi, tomat tetap dapat membantu menambah asupan serat sebagai bagian dari pola makan yang beragam.

4. Kalium

Tomat mengandung sekitar 244 mg kalium per 100 gram. Kalium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk membantu menjaga fungsi normal sel, saraf, dan otot.

5. Fosfor dan Mineral Lainnya

Dalam 100 gram tomat terdapat sekitar 77 mg fosfor. Tomat juga mengandung beberapa mineral lain, seperti kalsium dan zat besi, dalam jumlah yang lebih kecil. Selain zat gizi tersebut, tomat juga mengandung vitamin C, vitamin K, folat, beta-karoten, dan likopen. Kandungan gizinya dapat berbeda tergantung varietas dan tingkat kematangan tomat.

 

Likopen pada Tomat

Warna merah pada tomat salah satunya berasal dari likopen. Likopen merupakan senyawa yang termasuk dalam kelompok karotenoid dan memiliki aktivitas antioksidan. Jumlah likopen pada tomat dapat berbeda tergantung varietas, tingkat kematangan, dan cara pengolahannya.

Tomat yang berwarna merah matang umumnya memiliki kandungan likopen yang lebih banyak dibandingkan tomat yang belum matang. Likopen menjadi salah satu senyawa alami yang dapat menambah variasi antioksidan dari makanan. Namun, tomat tetap sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan bukan dianggap sebagai makanan yang dapat mencegah atau mengobati penyakit tertentu.

 

Manfaat Makan Tomat Mentah untuk Kesehatan

Manfaat tomat dapat dilihat dari kandungan air, serat, vitamin, mineral, dan senyawa alami di dalamnya. Tomat dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi kebutuhan gizi sehari-hari.

1. Membantu Menambah Asupan Serat

Dalam 100 gram tomat terdapat sekitar 1,5 gram serat. Kandungan tersebut dapat membantu menambah asupan serat dari makanan. Serat dibutuhkan untuk membantu menjaga fungsi normal pencernaan. Namun, kebutuhan serat tidak perlu dipenuhi hanya dari tomat. Sayuran, buah, kacang-kacangan, dan serealia utuh juga dapat menjadi sumber serat. Karena itu, lebih baik mengonsumsi berbagai sumber serat sepanjang hari.

2. Menyumbang Vitamin C

Tomat mengandung vitamin C yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk membantu pembentukan kolagen dan mendukung fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Namun, tomat tidak perlu dijadikan satu-satunya sumber vitamin C. Buah seperti jambu biji, jeruk, dan pepaya serta berbagai jenis sayuran juga dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C sehari-hari.

3. Menyumbang Kalium

Tomat mengandung kalium yang dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga fungsi normal sel, saraf, dan otot. Kalium juga dapat diperoleh dari berbagai jenis buah, sayuran, dan bahan pangan lainnya. Karena itu, tomat dapat menjadi salah satu makanan yang ikut melengkapi asupan kalium sehari-hari.

4. Menyumbang Senyawa Antioksidan

Tomat mengandung likopen, beta-karoten, vitamin C, dan beberapa senyawa alami lainnya yang memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan membantu tubuh menghadapi radikal bebas yang terbentuk selama proses alami di dalam tubuh maupun akibat paparan lingkungan. Namun, manfaat antioksidan sebaiknya tetap dilihat sebagai bagian dari pola makan secara keseluruhan. Tidak perlu mengandalkan satu jenis makanan untuk mendapatkan antioksidan.

5. Menambah Variasi Buah dan Sayuran dalam Menu

Tomat cukup mudah dimasukkan ke dalam berbagai hidangan. Tomat dapat dikonsumsi sebagai lalapan, campuran salad, pelengkap roti, maupun bahan dalam berbagai masakan. Kemudahan tersebut membuat tomat dapat menjadi salah satu pilihan untuk menambah variasi buah dan sayuran dalam menu sehari-hari.

 

Apakah Aman Makan Tomat Mentah Setiap Hari?

Tomat mentah pada umumnya dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. Namun, tidak ada keharusan untuk mengonsumsi tomat setiap hari. Hal yang lebih penting adalah mengonsumsi buah dan sayuran yang beragam agar tubuh mendapatkan berbagai zat gizi yang berbeda.

1. Perhatikan Jika Menimbulkan Keluhan Lambung

Tomat memiliki rasa yang cukup asam. Pada sebagian orang, makanan yang asam dapat memicu rasa tidak nyaman pada lambung atau memperburuk keluhan refluks.Namun, respons setiap orang dapat berbeda. Jika tomat sering menimbulkan keluhan setelah dikonsumsi, perhatikan jumlah dan cara konsumsinya. Jika keluhan terus berulang, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

2. Tidak Ada Jumlah Wajib yang Harus Dikonsumsi Setiap Hari

Tidak ada jumlah tomat tertentu yang wajib dimakan setiap hari. Tomat dapat menjadi salah satu bagian dari konsumsi buah dan sayuran yang beragam. Hari ini kamu bisa mengonsumsi tomat, sedangkan pada waktu lain dapat memilih wortel, bayam, brokoli, labu, pepaya, atau bahan pangan lainnya.

 

Kesimpulan

Tomat mentah merupakan salah satu pilihan bahan pangan yang mengandung banyak air, serat, kalium, serta beberapa vitamin dan senyawa alami seperti likopen. Kandungan tersebut membuat tomat dapat membantu melengkapi asupan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan dari makanan sehari-hari. Tomat mentah maupun tomat yang sudah dimasak sama-sama dapat dikonsumsi. Tomat mentah memberikan rasa yang segar, sedangkan proses memasak dapat membantu meningkatkan ketersediaan likopen untuk diserap tubuh. Jadi, nikmati tomat sesuai selera, baik mentah maupun matang, dan tetap kombinasikan dengan berbagai buah, sayuran, serta sumber pangan lainnya agar pola makan tetap beragam. Tomat dapat digunakan sebagai lalapan, salad, saus, sup, hingga berbagai menu masakan lainnya. 

 

Jika kamu ingin mengetahui porsi yang sesuai, cara mengombinasikan tomat dengan bahan makanan lain, atau memiliki pertanyaan mengenai kebutuhan gizi, kamu dapat menggunakan fiturTanya NutriExpert.

 

Baca Juga

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait