Artikel & Tips Dada Ayam vs Paha Ayam: Perbedaan Gizi, Kalori, dan Pilihan Terbaik untuk Diet
Dada Ayam vs Paha Ayam: Perbedaan Gizi, Kalori, dan Pilihan Terbaik untuk Diet

Dada Ayam vs Paha Ayam: Perbedaan Gizi, Kalori, dan Pilihan Terbaik untuk Diet

30 Oct 2025, 09:10

Penulis: Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien

 

Ayam merupakan sumber protein hewani yang populer dan terjangkau di Indonesia. Namun, tidak semua bagian ayam memiliki kandungan gizi yang sama. Dada ayam dan paha ayam, misalnya, memiliki perbedaan signifikan dalam hal kalori, lemak, dan protein. Memahami perbedaan ini penting agar kamu dapat memilih bagian ayam yang sesuai dengan kebutuhan gizi dan tujuan dietmu.

 

Perbedaan Gizi Utama Dada Ayam dan Paha Ayam

 

  • Kandungan Lemak dan Kalori

Dada ayam tanpa kulit mengandung sekitar 166 kalori per 100 gram, dengan 3,6 gram lemak total dan 1 gram lemak jenuh. Sebaliknya, paha ayam tanpa kulit mengandung sekitar 149 kalori per 100 gram, dengan 6,1 gram lemak total dan 2 gram lemak jenuh. Hal ini dilansir dalam IPB University (2024) yang menunjukkan bahwa dada ayam lebih rendah kalori dan lemak dibandingkan paha ayam, menjadikannya pilihan yang lebih baik untuk diet rendah lemak 

 

  • Kandungan Protein

Dada ayam tanpa kulit memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, yaitu sekitar 32 gram per 100 gram, dibandingkan dengan paha ayam yang mengandung sekitar 24 gram protein per 100 gram. Kandungan protein yang tinggi pada dada ayam menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang membutuhkan asupan protein lebih banyak, seperti atlet atau individu yang sedang dalam program pembentukan otot.

 

  • Vitamin dan Mineral

Kedua bagian ayam ini mengandung vitamin dan mineral penting. Menurut Penel Gizi Makan (2012) ayam mengandung vitamin B6, B12, dan selenium. Namun, perbedaan kecil terdapat pada kadar vitamin B12 dan B6, di mana paha ayam sedikit lebih tinggi kandungannya dibandingkan dada ayam. Meskipun demikian, perbedaan ini tidak signifikan dan kedua bagian ayam tetap merupakan sumber yang baik untuk vitamin dan mineral tersebut.

 

Baca Juga: Aneka Resep Olahan Ayam Kampung yang Nikmat dan Gurih

 

Karakteristik Masakan dan Penggunaan Terbaik

 

1. Dada Ayam

Dada ayam memiliki rasa yang lebih ringan dan netral, sehingga mudah menyerap bumbu. Kandungan lemaknya rendah, menjadikannya pilihan ideal untuk menu diet dan hidangan rendah kalori. Namun, dagingnya cenderung cepat kering jika dimasak terlalu lama, sehingga perlu teknik memasak yang tepat seperti dipanggang dengan suhu sedang, dikukus, atau dijadikan potongan untuk salad dan stir-fry. Dengan tekstur yang lebih padat dan protein tinggi, dada ayam cocok untuk program pembentukan otot dan menu sehat sehari-hari.

 

2. Paha Ayam

Paha ayam memiliki rasa yang lebih kaya dan tekstur lebih juicy karena kandungan lemaknya lebih tinggi dibanding dada ayam. Hal ini membuatnya tetap lembap meski dimasak lama, sehingga sangat cocok untuk hidangan slow cook seperti gulai, semur, kari, atau masakan berkuah dan berbumbu kuat. Kandungan lemak yang lebih tinggi juga memberikan rasa gurih alami tanpa perlu banyak tambahan minyak, sementara dagingnya tetap empuk dan mudah diserap oleh tubuh. Paha ayam menjadi pilihan yang ideal ketika kelezatan dan kelembapan daging menjadi prioritas dalam masakan.

 

Inspirasi Menu Olahan Ayam

 

1. Ayam Cordon Bleu ala Sajiku®

Ayam fillet yang dilapisi keju dan ham, kemudian digoreng renyah, menyajikan hidangan gurih dan lezat yang tetap kaya protein.

 

2. Ayam Suwir Sambal Matah ala AJI-NO-MOTO®

Ayam suwir dengan sambal matah segar yang pedas dan aromatik, cocok sebagai lauk tinggi protein yang menggugah selera.

 

3. Tongseng Ayam Ala Sajiku®

Ayam dimasak dalam kuah manis pedas dengan rempah khas tongseng, memberikan sensasi gurih sekaligus protein tinggi untuk keluarga.

 

4. Ayam Terasi Bawang ala AJINOMOTO® Terasi Udang

Ayam tumis dengan campuran bawang dan terasi udang menghasilkan rasa gurih dan aromatik, cocok untuk menu sehari-hari yang kaya protein.

 

5. Ayam Goreng Ungkep Ala SAORI®

Ayam ungkep dengan bumbu khas yang digoreng hingga renyah, menyajikan hidangan lezat, juicy, dan tinggi protein.

 

Pilihan antara dada ayam dan paha ayam sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan tujuan dietmu, ya! Pilih dada ayam kalau kamu ingin protein tinggi dengan lemak dan kalori minimal, atau pilih paha ayam kalau kamu ingin rasa lebih kaya, juicy, dan sedikit tambahan zat besi. 

 

Kalau masih bingung memilih bagian ayam yang tepat atau mau tips memasak supaya protein tetap optimal, yuk langsung tanyakan ke NutriExpert Dapur Umami untuk rekomendasi menu sehat dan lezat sehari-hari!