Penulis: Azzahra Ilka Aulia
Kalau kamu pencinta dessert manis yang crunchy di luar tapi lumer di dalam, kemungkinan besar kamu bakal suka dengan kunafa. Pasti namanya udah ga asing di telinga Umamichi, apalagi belakangan ini, makanan satu ini makin sering muncul di media sosial, toko oleh-oleh, sampai bazar Ramadan. Tapi sebenarnya, apa itu kunafa?
Yuk, kita bahas mulai dari asal-usul, fakta menarik, sampai cara membuat kunafa yang bisa kamu coba sendiri di rumah.
Apa itu Kunafa?
Kunafa adalah hidangan penutup khas Timur Tengah yang terbuat dari adonan tipis seperti bihun (kataifi), diisi dengan keju lembut atau krim, lalu dipanggang hingga keemasan dan disiram dengan sirup gula harum.
Kunafa memiliki tekstur yang unik. Di bagian luar renyah dan garing, sementara di bagian dalam creamy dan rasanya manis. Untuk sirup yang dituangkan pada kunafa memiliki aroma air mawar atau air bunga jeruk.
Di berbagai negara Arab, kunafa juga dikenal dengan nama knafeh atau kanafeh. Dessert ini sangat populer di kawasan, Turki, Lebanon, Yordania, hingga Palestina.
Salah satu versi kunafa paling terkenal berasal dari kota Nablus yang dikenal dengan sebutan Knafeh Nabulsiyeh menggunakan keju putih khas yang lembut dan sedikit asin.
Fakta Menarik Tentang Kunafa
Ternyata, di balik rasanya yang bikin nagih, kunafa punya banyak fakta unik yang jarang diketahui. Yuk, simak!
1. Berasal dari Kawasan Timur Tengah dan Punya Banyak Versi
Kunafa dipercaya berasal dari wilayah Levant (Timur Tengah bagian Mediterania). Salah satu versi paling terkenal adalah Knafeh Nabulsiyeh dari kota Nablus di Palestina.
Versi ini menggunakan keju putih khas yang lembut dan sedikit asin, lalu diberi pewarna oranye alami di bagian atasnya. Namun, negara seperti Turki, Lebanon, dan Yordania juga punya versi kunafa masing-masing dengan ciri khas berbeda.
2. Identik dengan Bulan Ramadan
Di banyak negara Timur Tengah, kunafa hampir selalu hadir saat Ramadan. Sama seperti kolak di Indonesia, kunafa jadi menu yang sering ada saat berbuka puasa.
Rasanya yang manis dan kandungan kalorinya yang tinggi dianggap mampu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Tidak heran kalau penjual kunafa biasanya meningkat drastis saat bulan suci tiba.
3. Menggunakan Keju Khusus yang Tidak Sembarangan
Kunafa tradisional memakai keju Nabulsi atau Akkawi, yaitu jenis keju putih yang teksturnya lembut dan sedikit asin. Rasa asin inilah yang menciptakan kombinasi unik dengan sirup gula manis.
Di Indonesia, bahan ini sering diganti dengan mozzarella atau campuran mozzarella dan cheddar agar tetap menghasilkan efek lumer (cheese pull).
4. Teksturnya Unik
Ciri khas utama kunafa ada pada teksturnya. Bagian atas dan bawahnya dibuat dari adonan kataifi (serabut tipis mirip bihun) yang dicampur mentega lalu dipanggang hingga garing.
Sementara, bagian tengahnya berisi keju atau krim yang meleleh saat masih hangat. Perpaduan kontras inilah yang membuat kunafa terasa spesial dibanding dessert lainnya.
5. Namanya Berbeda-Beda di Setiap Negara
Kunafa juga dikenal dengan berbagai sebutan seperti knafeh, kanafeh, atau kunefe (di Turki). Meski namanya berbeda-beda, semuanya merujuk pada dessert khas Timur Tengah berbahan adonan tipis (kataifi), isian keju atau krim, serta sirup gula manis yang harum.
Berikut ini sebutan kunafa di masing-masing negara:
- Palestina: Knafeh atau Kanafeh
- Yordania: Knafeh
- Lebanon: Knefeh atau Knafeh
- Turki: Künefe
- Yunani: Kanafi
- Mesir: Kunafa
- Arab Saudi: Kunafa
6. Memiliki Banyak Varian
Awalnya, kunafa hanya berisi keju atau krim. Namun sekarang, variasinya makin kreatif dan mengikuti tren global. Adaptasi ini membuat kunafa mudah diterima di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Berikut ini variasi kunafa yang populer dan banyak dijumpai:
- Kunafa Keju (Cheese Kunafa): Versi klasik dengan isian keju lembut dan sedikit asin yang berpadu dengan sirup manis
- Kunafa Cokelat: Isian cokelat leleh atau tambahan topping cokelat, cocok untuk pecinta rasa manis
- Kunafa Pistachio: Menggunakan taburan atau campuran kacang pistachio untuk rasa gurih khas Timur Tengah
Cara Membuat Kunafa Versi Indonesia
Kalau kamu penasaran ingin coba bikin kunafa sendiri tapi bahan khas Timur Tengah sulit ditemukan, tenang. Versi Indonesia ini sudah disesuaikan dengan bahan yang mudah dibeli di supermarket lokal, tapi tetap menghasilkan tekstur renyah di luar dan lumer di dalam.
Bahan seperti mozzarella, cheddar, dan gula pasir sangat mudah ditemukan. Kamu tidak perlu mencari keju khas Timur Tengah seperti versi tradisional dari Nablus di Palestina.
Bahan-Bahan:
- 250 gram kataifi (bisa diganti dengan kulit pastry filo yang disuwir halus)
- 150 gram mentega, lelehkan
- 200 gram keju mozzarella, parut
- 50–75 gram keju cheddar (opsional, untuk rasa lebih gurih)
Bahan Sirup Gula:
- 200 gram gula pasir
- 150 ml air
- 1 sdt air perasan lemon
- ½ sdt vanili atau 1 sdt air mawar (opsional)
Langkah-Langkah:
- Rebus gula dan air hingga mendidih, tambahkan perasan lemon, masak sebentar sampai agak kental. Dinginkan.
- Urai kataifi (atau filo suwir), lalu campur dengan mentega cair sampai rata
- Tekan setengah adonan ke dasar loyang. Tambahkan mozzarella dan cheddar di tengah. Tutup dengan sisa adonan, lalu padatkan.
- Oven dengan suhu 180°C selama 30–40 menit sampai bagian atasnya cokelat keemasan. Bisa juga pakai teflon dengan api kecil dan dibalik perlahan.
- Saat kunafa masih panas, siram dengan sirup dingin. Potong dan sajikan hangat agar kejunya lumer.
Membuat kunafa ternyata tidak serumit yang dibayangkan, kan? Dengan bahan sederhana dan langkah yang praktis, kamu sudah bisa menghadirkan dessert manis-gurih ala Timur Tengah langsung dari dapur sendiri.
Cocok disajikan saat kumpul keluarga, jadi ide jualan rumahan, atau sekadar ingin mencoba camilan berbeda dari biasanya. Jadi, sudah siap coba bikin sendiri di rumah?