Penulis: Azzahra Ilka Aulia
Cuaca dingin paling pas ditemani yang hangat-hangat, apalagi kalau itu minuman khas Indonesia. Bukan cuma bikin badan anget, minuman tradisional juga punya manfaat kesehatan berkat rempah-rempah yang digunakan.
Dari jahe sampai kayu manis, semua punya rasa khas yang bikin nagih. Yuk, cobain 5 resep minuman hangat ini buat nemenin di kala cuaca dingin.
Ciri Khas Minuman Hangat Tradisional Indonesia
Sebelum masuk ke resep, kita kenalan dulu sama ciri khasnya. Minuman hangat Nusantara punya beberapa karakter unik:
1. Menggunakan Rempah Alami
Jahe, kayu manis, serai, kapulaga, sampai cengkeh jadi bahan utama. Rempah-rempah ini nggak cuma bikin wangi, tapi juga memberikan rasa hangat alami di tubuh.
2. Dominasi Rasa Manis dari Gula Aren atau Gula Merah
Nggak pakai gula pasir biasa, sebagian besar minuman tradisional manisnya dari gula merah atau gula aren. Rasanya lebih dalam dan punya aroma khas yang bikin nagih.
3. Sesuai dengan Iklim
Daerah pegunungan biasanya punya minuman yang menghangatkan, sedangkan daerah pesisir punya minuman dingin yang menyegarkan. Jadi memang disesuaikan dengan kondisi alamnya.
Resep Minuman Khas Indonesia yang Menghangatkan
Nah, di bawah ini ada beberapa resep minuman hangat khas Nusantara yang bisa kamu coba bikin sendiri di rumah.
1. Wedang Jahe
Kalau ngomongin minuman hangat, wedang jahe yang disebut pertama kali. Minuman ini populer di seluruh Indonesia. Rasanya pedas hangat dari jahe, manis dari gula merah, dan wangi dari pandan atau serai.
Bahan-Bahan:
- 2 ruas jahe, bakar dan geprek
- 500 ml air
- 3 sdm gula merah, serut
- 1 batang serai, geprek
- 1 lembar daun pandan
Cara membuat:
- Rebus air bersama jahe, serai, dan daun pandan sampai mendidih.
- Masukkan gula merah, aduk hingga larut.
- Sajikan selagi panas.
2. Bajigur
Bajigur berasal dari Jawa Barat dan punya rasa manis gurih berkat campuran santan dan gula aren. Minuman ini pas diminum sore-sore sambil ngemil pisang rebus atau singkong.
Bahan-Bahan:
- 500 ml santan encer
- 100 g gula aren, serut
- 1 ruas jahe, geprek
- 1 batang kayu manis
- Sejumput garam
Cara Membuat:
- Rebus santan bersama jahe dan kayu manis
- Masukkan gula aren dan garam, aduk rata
- Sajikan hangat. Bisa tambah potongan kolang-kaling kalau mau.
3. Bandrek
Kalau kamu main ke Bandung atau daerah pegunungan di Jawa Barat, bandrek sering jadi teman ngobrol di malam hari. Bedanya sama wedang jahe, bandrek biasanya pakai tambahan rempah lain, seperti cengkeh, kapulaga, dan merica bubuk.
Bahan-Bahan:
- 500 ml air
- 2 ruas jahe, bakar dan geprek
- 2 butir kapulaga
- 2 cm kayu manis
- 2 butir cengkeh
- 3 sdm gula merah, serut
- Sejumput merica bubuk
Cara Membuat:
- Rebus semua bahan (kecuali gula merah) sampai harum
- Masukkan gula merah, aduk sampai larut
- Saring dan sajikan panas
4. Wedang Secang
Wedang secang punya warna merah cantik alami dari kayu secang. Aromanya khas dan rasanya segar hangat. Biasanya juga ditambah rempah seperti kayu manis dan cengkeh.
Bahan-Bahan:
- 500 ml air
- 3 cm kayu secang
- 1 ruas jahe, geprek
- 2 cm kayu manis
- 2 butir cengkeh
- 3 sdm gula merah
Cara Membuat:
- Rebus semua bahan hingga air berubah warna merah.
- Masukkan gula merah, aduk sampai larut.
- Sajikan hangat.
5. Sekoteng
Sekoteng merupakan minuman asal Jawa Tengah yang berbahan dasar air jahe, biasanya disajikan panas dan dinikmati pada malam hari. Biasanya berisi kacang tanah sangrai, potongan roti tawar, dan pacar cina.
Bahan-Bahan:
- 500 ml air
- 2 ruas jahe, geprek
- 2 lembar daun pandan
- 3 sdm gula pasir atau gula merah
Pelengkap:
- Kacang tanah sangrai
- Pacar cina
- Roti tawar potong dadu
Cara Membuat:
- Rebus air dengan jahe dan daun pandan
- Masukkan gula, aduk hingga larut
- Sajikan dengan topping pelengkap sesuai selera
6. Wedang Uwuh
Wedang uwuh terkenal dengan warna merah cantik dari kayu secang dan aroma rempah yang semerbak. Isinya terdiri dari berbagai rempah kering seperti daun pala, cengkeh, dan kayu manis, sehingga bentuknya mirip tumpukan dedaunan.
Bahan-Bahan:
- 500 ml air
- 3 cm kayu secang
- 1 ruas jahe, geprek
- 2 cm kayu manis
- 2 lembar daun pala kering
- 3 butir cengkeh
- 3 sdm gula merah
Cara membuat:
- Rebus semua bahan kecuali gula merah hingga air berwarna merah.
- Masukkan gula merah, aduk hingga larut.
- Sajikan panas.
7. Wedang Ronde
Wedang ronde adalah minuman hangat berkuah jahe yang dilengkapi bola-bola tepung ketan berisi kacang tanah halus. Rasanya manis pedas hangat dan biasanya disajikan dengan potongan roti tawar, kacang tanah sangrai, serta kolang-kaling.
Bahan-Bahan:
- 500 ml air
- 2 ruas jahe, geprek
- 3 sdm gula merah
- Bola ronde siap pakai (tepung ketan isi kacang)
Pelengkap:
- Roti tawar potong dadu
- Kacang sangrai
- Kolang-kaling
Cara membuat:
- Rebus air dan jahe hingga mendidih
- Masukkan gula merah, aduk sampai larut
- Masukkan bola ronde, masak hingga mengapung
- Sajikan dengan pelengkap
8. Teh Talua
Teh talua adalah minuman khas Sumatra Barat yang dibuat dari campuran teh panas, telur, dan gula. Rasanya unik, creamy, dan memberikan efek hangat.
Bahan-Bahan:
- 1 telur ayam atau bebek
- 2 sdm gula pasir
- 150 ml teh hitam panas
- 1 sdt air jeruk nipis
Cara Membuat:
- Kocok telur dan gula hingga mengembang
- Tuang perlahan teh panas sambil diaduk
- Tambahkan air jeruk nipis
- Sajikan selagi hangat
9. Bir Pletok
Bir pletok adalah minuman khas Betawi yang terbuat dari campuran jahe, serai, daun pandan, kayu manis, dan kayu secang. Meski namanya “bir”, minuman ini bebas alkohol.
Bahan-Bahan:
- 500 ml air
- 1 ruas jahe, bakar dan geprek
- 2 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun pandan
- 2 cm kayu manis
- 3 cm kayu secang
- 3 sdm gula merah
Cara Membuat:
- Rebus semua bahan hingga air berwarna merah dan harum.
- Masukkan gula merah, aduk hingga larut.
- Sajikan hangat.
10. STMJ (Susu Telur Madu Jahe)
STMJ adalah perpaduan susu hangat, telur ayam kampung, madu, dan jahe. Minuman ini terkenal sebagai penghangat tubuh sekaligus penambah stamina.
Bahan-Bahan:
- 200 ml susu cair
- 1 kuning telur ayam kampung
- 2 sdm madu
- 1 ruas jahe, bakar dan geprek
Cara Membuat:
- Rebus susu bersama jahe hingga hangat (jangan sampai mendidih).
- Kocok kuning telur di gelas, tuang susu hangat sambil diaduk.
- Tambahkan madu, aduk rata.
- Sajikan segera.
Indonesia punya banyak sekali minuman hangat yang nggak cuma enak, tapi juga kaya manfaat. Minuman-minuman ini jadi bagian dari warisan kuliner yang patut kita jaga dan lestarikan.
Jadi, kalau cuaca lagi dingin, coba deh bikin salah satu resep di atas. Badan jadi hangat, hati pun ikut adem. Temukan lebih banyak resep hidangan Nusantara dan tips kuliner tradisional lainnya di Dapur Umami.