Artikel & Tips Mengapa Kacang Almond Baik untuk Kesehatan? Ini Penjelasannya
Mengapa Kacang Almond Baik untuk Kesehatan? Ini Penjelasannya

Mengapa Kacang Almond Baik untuk Kesehatan? Ini Penjelasannya

Ditulis Oleh
Official Umamin
Official Umamin
21 November 2024, 12:16
Bagikan

Beberapa tahun terakhir, kacang almond semakin sering dijumpai sebagai camilan sehat, pelengkap oatmeal, campuran granola, hingga topping berbagai hidangan. Tidak sedikit pula yang memilih almond sebagai camilan praktis saat bekerja atau beraktivitas. Popularitasnya bukan hanya karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah, tetapi juga karena kandungan gizinya yang cukup lengkap.

Di antara berbagai jenis kacang, almond dikenal mengandung kombinasi protein nabati, lemak tak jenuh, serat, vitamin E, serta berbagai mineral yang berperan dalam mendukung fungsi tubuh. Itulah sebabnya almond kerap direkomendasikan sebagai salah satu pilihan camilan dalam berbagai pola makan sehat, tentu dengan porsi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Meski demikian, bukan berarti almond merupakan makanan yang “sempurna” atau harus dikonsumsi setiap hari. Sama seperti bahan pangan lainnya, manfaat almond akan lebih optimal apabila menjadi bagian dari pola makan yang beragam, disertai konsumsi buah, sayuran, sumber protein, dan makanan bergizi lainnya. Lantas, kandungan gizi apa saja yang membuat kacang almond begitu populer? Mari kita mengenalnya lebih dekat.

Kandungan Gizi Kacang Almond

Dalam setiap 100 gram kacang almond mengandung sekitar 579 kkal energi, 49,9 gram lemak, 21,2 gram protein, 21,6 gram karbohidrat, dan 12,5 gram serat. Almond juga menyediakan vitamin E, magnesium, kalsium, fosfor, kalium, dan zat besi.

1. Lemak Tak Jenuh

Dalam 100 gram almond terdapat sekitar 49,9 gram lemak yang sebagian besar berupa lemak tak jenuh. Lemak ini menjadi sumber energi, membantu pembentukan membran sel, serta mendukung penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

2. Protein

Almond mengandung sekitar 21,2 gram protein per 100 gram. Protein nabati ini membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta mendukung pemeliharaan fungsi dan massa otot.

3. Serat

Dalam 100 gram almond terdapat sekitar 12,5 gram serat. Serat membantu menjaga kesehatan saluran cerna, mendukung pola buang air besar yang teratur, serta memberikan rasa kenyang lebih lama setelah makan.

4. Vitamin E

Almond menyediakan sekitar 25,6 mg vitamin E per 100 gram. Vitamin E berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

5. Magnesium

Almond mengandung sekitar 270 mg magnesium. Mineral ini mendukung fungsi otot dan saraf serta membantu berbagai proses metabolisme energi dalam tubuh.

Almond juga mengandung sejumlah mineral lain, seperti kalsium, fosfor, kalium, dan zat besi. Namun, karena kandungan energinya cukup tinggi, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan porsi makan setiap individu.

Manfaat Kacang Almond untuk Kesehatan

1. Menjadi Sumber Lemak Tak Jenuh yang Baik

Ketika mendengar kata lemak, banyak orang langsung menganggapnya sebagai sesuatu yang perlu dihindari. Padahal, tubuh tetap membutuhkan lemak sebagai salah satu zat gizi utama. Hal yang perlu diperhatikan adalah jenis lemak yang dikonsumsi. Sebagian besar lemak dalam kacang almond merupakan lemak tak jenuh, yaitu jenis lemak yang dianjurkan sebagai bagian dari pola makan sehat apabila digunakan untuk menggantikan konsumsi lemak jenuh secara berlebihan. Lemak tak jenuh berperan dalam membantu pembentukan membran sel, mendukung penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, serta menjadi sumber energi bagi tubuh.

2. Membantu Melengkapi Kebutuhan Protein Harian

Selain lemak tak jenuh, almond juga mengandung protein nabati yang dapat membantu melengkapi kebutuhan protein harian. Protein memiliki peran penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, mendukung pembentukan enzim dan hormon, serta membantu menjaga fungsi otot. Meskipun kandungan proteinnya tidak menggantikan sumber protein utama seperti ikan, telur, ayam, atau tempe, almond tetap dapat menjadi pelengkap asupan protein, terutama saat dijadikan camilan di sela waktu makan.

3. Mengandung Serat yang Mendukung Pola Makan Sehat

Almond juga menjadi salah satu jenis kacang yang mengandung serat dalam jumlah cukup tinggi. Serat berperan dalam membantu menjaga kesehatan saluran cerna, mendukung keseimbangan mikrobiota usus, serta membantu memberikan rasa kenyang lebih lama setelah makan. Karena itu, menambahkan almond ke dalam menu sehari-hari dapat menjadi salah satu cara untuk membantu meningkatkan asupan serat, terutama jika dikombinasikan dengan buah-buahan, oatmeal, atau yogurt.

4. Kaya Vitamin E sebagai Antioksidan

Jika ada satu zat gizi yang menjadi keunggulan almond dibandingkan banyak jenis kacang lainnya, jawabannya adalah vitamin E. Almond dikenal sebagai salah satu sumber vitamin E alami yang cukup tinggi. Vitamin E berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam menjaga fungsi sistem imun dan mendukung kesehatan kulit sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

5. Mengandung Magnesium yang Mendukung Berbagai Fungsi Tubuh

Magnesium mungkin tidak sepopuler vitamin C atau kalsium, tetapi mineral ini terlibat dalam berbagai reaksi biokimia di dalam tubuh. Magnesium berperan dalam membantu fungsi otot dan saraf, mendukung metabolisme energi, serta membantu menjaga fungsi normal berbagai organ tubuh. Almond merupakan salah satu sumber magnesium dari kelompok kacang-kacangan. Mengonsumsi berbagai sumber pangan yang mengandung magnesium dapat membantu memenuhi kebutuhan mineral ini dalam menu sehari-hari.

6. Membantu Memberikan Rasa Kenyang Lebih Lama

Salah satu alasan almond sering dijadikan camilan bukan semata-mata karena rasanya, tetapi juga karena kandungan gizinya. Kombinasi protein, serat, dan lemak tak jenuh membuat almond dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan camilan yang didominasi gula sederhana. Meski demikian, karena almond juga mengandung energi yang cukup tinggi, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan harian. Menikmati satu porsi kecil almond sebagai camilan umumnya sudah cukup untuk melengkapi pola makan tanpa memberikan asupan energi yang berlebihan.

Cara Menikmati Kacang Almond

Berikut beberapa cara sederhana menikmati kacang almond.

1. Dikonsumsi sebagai Camilan Tanpa Tambahan Gula atau Garam

Cara paling praktis menikmati almond adalah mengonsumsinya langsung sebagai camilan. Pilih almond yang dipanggang tanpa tambahan gula, garam, atau perisa agar cita rasa alaminya tetap terjaga dan tidak menambah asupan natrium maupun gula secara berlebihan. Satu genggam kecil almond dapat menjadi pilihan camilan di sela waktu makan, terutama ketika Anda membutuhkan makanan yang praktis saat bekerja atau beraktivitas.

2. Dicampurkan ke Oatmeal atau Yogurt

Jika Anda terbiasa mengonsumsi oatmeal atau yogurt saat sarapan, tambahkan beberapa butir almond yang sudah dicincang. Kombinasi ini tidak hanya memberikan tekstur yang lebih renyah, tetapi juga menambah protein, lemak tak jenuh, dan serat dalam satu sajian. Anda juga dapat menambahkan potongan buah segar agar menu menjadi lebih beragam dan seimbang.

3. Sebagai Topping Salad

Almond dapat menjadi pelengkap berbagai jenis salad, baik salad sayuran maupun salad buah. Taburan almond cincang memberikan sensasi renyah yang kontras dengan tekstur sayuran segar sekaligus menambah variasi rasa dalam hidangan. Cara sederhana ini juga menjadi alternatif untuk menambahkan sumber protein nabati dan lemak tak jenuh ke dalam menu makan siang atau makan malam.

4. Diolah Menjadi Susu Almond

Selain dikonsumsi utuh, almond juga dapat diolah menjadi minuman berbahan dasar almond yang dikenal sebagai susu almond. Minuman ini sering dipilih oleh sebagian orang sebagai variasi minuman berbahan nabati. Perlu diingat bahwa kandungan gizi susu almond dapat berbeda dengan almond utuh, terutama jika telah ditambahkan gula atau bahan lainnya. Oleh karena itu, jangan lupa membaca informasi nilai gizi pada kemasan sebelum memilih produk.

5. Ditambahkan ke Granola atau Smoothie Bowl

Almond juga cocok dipadukan dengan granola, smoothie bowl, maupun puding chia sebagai topping. Selain memperkaya tekstur, penambahan almond membantu membuat hidangan terasa lebih mengenyangkan berkat kombinasi protein, lemak tak jenuh, dan serat yang dimilikinya.

Popularitas kacang almond sebagai camilan sehat bukan hanya didasarkan pada tren, tetapi juga karena kandungan gizinya yang cukup lengkap. Almond mengandung protein nabati, lemak tak jenuh, serat, vitamin E, serta berbagai mineral yang berperan dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi harian.

Namun, seperti halnya bahan pangan lainnya, manfaat almond akan lebih optimal jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang. Memadukannya dengan buah, sayuran, sumber protein lainnya, dan makanan bergizi dapat membantu menciptakan pola makan yang lebih beragam dan seimbang. 

Jika Anda ingin mengetahui porsi konsumsi almond yang sesuai, cara memilih produk almond yang tepat, atau cara mengombinasikannya dalam pola makan sehari-hari, Anda dapat berkonsultasi melalui fitur Tanya NutriExpert di Dapur Umami.

Baca Juga

Referensi Artikel

  • U.S. Department of Agriculture
  • Harvard T.H. Chan School of Public Health

Resep Terbaru

Resep Terpopuler

Artikel & Tips Terkait