Artikel & Tips Enggak Cuma Bakso Malang, Ini Daftar Makanan Khas Malang yang Patut Kamu Coba!
Enggak Cuma Bakso Malang, Ini Daftar Makanan Khas Malang yang Patut Kamu Coba!

Enggak Cuma Bakso Malang, Ini Daftar Makanan Khas Malang yang Patut Kamu Coba!

05 Jan 2026, 08:01

Penulis: Azzahra Ilka Aulia

 

Malang, Kota Apel yang sejuk di Jawa Timur, memang selalu punya cara untuk bikin orang jatuh cinta. Bukan cuma karena udaranya yang adem dan destinasi wisatanya yang beragam, tapi juga karena kulinernya yang juara. 

 

Nah, kalau kamu berencana liburan ke Malang atau sekadar ingin bernostalgia lewat makanan, berikut 10 makanan khas Malang yang wajib dicoba agar pengalaman kulinermu makin lengkap.

 

1. Cwie Mie

 

2

 

Cwie mie adalah salah satu ikon kuliner Malang yang tidak boleh dilewatkan. Sekilas mirip mie ayam, tapi versi Malang ini punya ciri khas tersendiri. Mienya lebih tipis dan halus, disajikan dengan ayam suwir, taburan daun bawang, bawang goreng, serta acar mentimun.

 

Kuahnya bening dan ringan, bikin rasa mie jadi lebih segar dan tidak membuat enek. Cocok disantap hangat sebagai sarapan atau makan siang.

 

Kalau kangen rasanya, kamu juga bisa coba recook Cwie Mie Malang AJI-NO-MOTO® ala Dapur Umami di rumah. Praktis, tapi tetap terasa nikmat.

 

2. Orem-Orem

 

3

 

Orem-orem adalah makanan tradisional khas Malang yang berbahan dasar tempe dan tahu. Keduanya dimasak dengan santan dan bumbu rempah khas Jawa Timur, lalu disajikan dengan irisan ayam dan ketupat atau nasi.

 

Rasanya gurih dan kaya rempah. Aroma santannya bikin selera makan langsung naik. Orem-orem sering jadi menu favorit untuk makan siang atau malam karena cukup mengenyangkan.

 

Pengen bikin sendiri? Tenang, kamu bisa recook Orem-orem ala Masako® dari Dapur Umami yang simpel tapi rasanya tetap mantap.

 

Baca Juga: Kenali Ragam Masakan Khas Betawi yang Melegenda hingga Kini

 

3. Bakso Malang

 

4

 

Kalau ngomongin Malang, rasanya kurang lengkap tanpa menyebut bakso. Bakso Malang terkenal dengan teksturnya yang kenyal dan rasa daging yang kuat. 

 

Uniknya, satu porsi bakso Malang biasanya berisi banyak isian, seperti bakso halus, bakso urat, tahu, siomay, pangsit rebus, hingga mie.

 

Biar nggak cuma jadi kenangan, kamu bisa recook Bakso Malang ala Masako® versi rumahan yang gampang dibuat dari Dapur Umami.

 

4. Bakso Bakar

Masih dari dunia bakso, Malang juga punya bakso bakar yang ikonik. Bakso ini ditusuk seperti sate, lalu dibakar sambil dioles bumbu pedas manis. Setelah matang, biasanya disajikan dengan saus sambal dan kecap.

 

Aroma bakarnya yang smokey berpadu dengan rasa pedas-manis bikin bakso bakar cocok jadi camilan sore atau teman nongkrong malam. Sekali coba, dijamin pengin nambah.

 

5. Soto Lombok

Meski namanya “Lombok”, soto ini sama sekali tidak berkaitan dengan cabai ataupun Pulau Lombok. Nama Soto Lombok justru berasal dari lokasi awal kemunculannya, yaitu Jalan Lombok, Malang, yang kemudian membuatnya dikenal luas hingga sekarang.

 

Soto lombok memiliki kuah bening kekuningan dengan aroma rempah yang khas, terasa gurih dan tetap ringan di lidah. Isiannya cukup lengkap, mulai dari ayam suwir yang lembut, kentang goreng, tauge segar, hingga telur rebus yang menambah variasi tekstur dalam satu mangkuk.

 

Disajikan bersama nasi hangat, soto lombok terasa segar dan mengenyangkan. Cocok disantap kapan saja, apalagi saat cuaca Malang yang dingin atau ketika hujan turun, hangatnya langsung bikin nyaman di perut.

 

6. Nasi Goreng Mawut

Seperti namanya, nasi goreng mawut berarti nasi goreng yang dimasak secara campur aduk atau “berantakan”, dengan berbagai bahan yang menyatu dalam satu wajan.

 

Hidangan khas Malang ini memadukan nasi, mie, dan telur yang dimasak bersamaan dalam satu wajan dengan bumbu gurih khas, menghasilkan tekstur sedikit lengket tapi justru bikin nagih.

 

Rasanya gurih dengan sentuhan pedas yang pas, makin mantap saat ditambah irisan bakso atau sosis sebagai pelengkap. Porsinya mengenyangkan dan rasanya “ramai”, cocok dijadikan menu makan malam atau pilihan aman saat lapar melanda.

 

7. Mendol Tempe

 

5

 

Mendol adalah gorengan khas Malang yang terbuat dari tempe semangit yang dihaluskan, dibumbui rempah, lalu digoreng hingga bagian luarnya garing. Meski aromanya cukup kuat, justru di situlah daya tarik mendol. 

 

Biasanya, mendol disajikan sebagai lauk pendamping nasi, terutama bersama rawon atau pecel. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam membuat mendol terasa berbeda dari gorengan tempe pada umumnya.

 

Buat pencinta olahan tempe, mendol jelas wajib masuk daftar coba. Kamu juga bisa menghadirkan cita rasa khas Malang di rumah dengan recook Mendol Tempe ala Masako® dari Dapur Umami yang praktis dan nikmat.

 

8. Puthu Lanang

Puthu Lanang merupakan jajanan legendaris khas Malang yang telah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Kue tradisional ini terbuat dari tepung beras, gula merah, dan kelapa parut, lalu dikukus hingga matang dan disajikan dalam keadaan hangat.

 

Proses memasaknya cukup unik. Adonan puthu dimasukkan ke dalam bambu kecil, kemudian diletakkan di atas kukusan. Saat matang, aroma khasnya langsung tercium dan menggugah selera.

 

Teksturnya lembut, rasanya manis legit dengan sentuhan kelapa parut yang gurih. Puthu Lanang kerap dijadikan camilan sore hari atau oleh-oleh khas Malang yang sederhana, tapi selalu meninggalkan kesan.

 

Kuliner Malang memang punya daya tarik tersendiri. Mulai dari Cwie Mie yang ringan dan gurih, bakso Malang yang ikonik, hingga jajanan tradisional seperti puthu lanang, semuanya menghadirkan cita rasa khas yang mudah bikin rindu.

 

Kalau belum sempat berkunjung ke Malang, kamu tetap bisa menghadirkan kelezatannya di rumah lewat berbagai resep ala Dapur Umami yang praktis dan mudah diikuti. 

 

Nah, dari semua makanan khas Malang tadi, mana yang paling ingin kamu coba dulu?