Artikel & Tips Mengenal Baklava, Kue Khas Timur Tengah dengan Rasa Manis Legit
Mengenal Baklava, Kue Khas Timur Tengah dengan Rasa Manis Legit

Mengenal Baklava, Kue Khas Timur Tengah dengan Rasa Manis Legit

13 Jul 2026, 08:07

Baklava menjadi salah satu hidangan penutup khas Timur Tengah yang terkenal di berbagai dunia. Meski identik dengan negara-negara Timur Tengah, baklava juga banyak ditemukan di kawasan Mediterania, Turki, Yunani, hingga Balkan.

 

Kue ini memiliki tampilan yang mewah dengan lapisan-lapisan tipis yang renyah, dipadukan dengan isian kacang-kacangan dan siraman sirup manis atau madu yang membuat rasanya begitu istimewa.

 

Sekilas, proses pembuatannya terlihat rumit karena menggunakan banyak lapisan pastry yang sangat tipis. Sebelum mencoba membuatnya, yuk kenali lebih jauh tentang kue manis yang satu ini!

 

Apa itu Baklava?

Baklava adalah pastri manis yang terbuat dari lapisan tipis filo pastry atau phyllo dough, yang disusun berlapis-lapis dengan olesan mentega di setiap lapisannya. Di bagian tengah atau sela-selanya ditambahkan kacang-kacangan seperti pistachio, kenari, almond, atau hazelnut yang telah dicincang halus.

 

Setelah disusun, baklava dipanggang hingga berwarna keemasan dan memiliki tekstur yang renyah. Ketika masih hangat, kue ini kemudian disiram dengan sirup gula, air bunga jeruk, air mawar, atau madu sehingga menghasilkan rasa manis yang khas.

 

Asal-usul baklava sering dikaitkan dengan Kekaisaran Ottoman, yang wilayahnya dahulu mencakup sebagian besar kawasan Turki, Timur Tengah, Balkan, dan Mediterania. Hingga saat ini, Turki menjadi salah satu negara yang paling terkenal dengan baklavanya.

 

Resep Baklava

Baklava bisa dibuat dengan bahan yang cukup sederhana. Berikut resep baklava yang bisa kamu coba.

 

Bahan Baklava:

  • 250 gram filo pastry siap pakai
  • 200 gram mentega tawar, lelehkan
  • 200 gram pistachio, kenari, atau almond cincang
  • 50 gram gula pasir
  • 1 sdt bubuk kayu manis (opsional)

Bahan Sirup:

  • 200 gram gula pasir
  • 150 ml air
  • 2 sdm madu
  • 1 sdm air perasan lemon

 

Cara Membuat:

  1. Campurkan kacang cincang, gula pasir, dan bubuk kayu manis dalam satu wadah, lalu sisihkan
  2. Olesi loyang dengan sedikit mentega cair agar baklava tidak lengket. Letakkan satu lembar filo pastry di dasar loyang, lalu olesi dengan mentega cair menggunakan kuas.
  3. Susun kembali beberapa lembar filo pastry sambil diolesi mentega pada setiap lapisan. Lakukan hingga sekitar 8–10 lapisan.
  4. Taburkan sebagian campuran kacang secara merata di atas lapisan pastry. Tambahkan lagi beberapa lapisan filo pastry yang diolesi mentega, lalu taburkan kembali campuran kacang. Ulangi hingga semua bahan habis.
  5. Akhiri dengan sekitar 8 lapisan filo pastry yang telah diolesi mentega sebagai lapisan atas. Potong baklava menjadi bentuk kotak, persegi panjang, atau berlian menggunakan pisau tajam sebelum dipanggang.
  6. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 180°C selama 35–45 menit atau hingga permukaannya berwarna keemasan dan renyah
  7. Sementara baklava dipanggang, buat sirup dengan merebus gula, air, madu, dan air lemon hingga mendidih dan sedikit mengental. Dinginkan.
  8. Setelah baklava matang, keluarkan dari oven dan segera siram dengan sirup yang sudah dingin. Diamkan selama beberapa jam agar sirup meresap sempurna ke dalam lapisan pastry.
  9. Sajikan baklava setelah teksturnya set dan rasa manisnya meresap dengan baik

 

Tips Membuat Baklava agar Renyah dan Legit

Selain menggunakan bahan yang berkualitas, teknik pembuatan juga harus tepat. Berikut beberapa tips tambahan agar baklava buatanmu memiliki lapisan yang renyah, tidak mudah lembek, dan rasa manis yang pas.

 

1. Gunakan Filo Pastry yang Berkualitas

Filo pastry (atau phyllo pastry) adalah adonan pastry tipis yang terbuat dari tepung terigu, air, dan sedikit minyak atau cuka. Adonan ini digiling hingga sangat tipis, bahkan hampir transparan, lalu disusun berlapis-lapis untuk membuat berbagai hidangan manis maupun gurih.

 

Pilih filo pastry yang masih segar dan tidak mudah sobek. Saat digunakan, tutup lembaran yang belum dipakai dengan kain lembap agar tidak cepat mengering.

 

2. Olesi Setiap Lapisan dengan Mentega

Mentega berfungsi memberikan rasa gurih sekaligus membantu menciptakan lapisan yang renyah setelah dipanggang. Pastikan setiap lembar filo pastry diolesi mentega secara merata, tetapi tidak berlebihan.

 

3. Jangan Menekan Lapisan Terlalu Kuat

Saat menyusun filo pastry dan isian kacang, hindari menekannya terlalu padat. Lapisan yang terlalu rapat dapat mengurangi kerenyahan baklava setelah dipanggang.

 

4. Cincang Kacang dengan Ukuran Sedang

Kacang yang terlalu halus bisa membuat tekstur isian kurang terasa, sedangkan kacang yang terlalu besar dapat menyulitkan saat memotong baklava. Ukuran cincangan sedang biasanya memberikan hasil terbaik.

 

5. Dinginkan Sebelum Disimpan

Jika ada sisa baklava, tunggu hingga benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah. Menyimpan baklava yang masih hangat dapat menyebabkan uap terperangkap dan membuat pastry cepat lembek.

 

 

Jenis-Jenis Baklava yang Populer

Baklava memiliki banyak variasi yang berkembang di berbagai negara Timur Tengah, Turki, hingga kawasan Mediterania.

 

1. Pistachio Baklava

Pistachio baklava merupakan salah satu jenis baklava yang paling terkenal, terutama di Turki. Varian ini menggunakan pistachio cincang sebagai isian utama di antara lapisan filo pastry. Pistachio memberikan warna hijau yang cantik serta rasa gurih yang khas. 

 

2. Walnut Baklava

Walnut baklava menggunakan kenari sebagai bahan isian utama. Varian ini cukup populer di Yunani, Balkan, dan beberapa negara Timur Tengah karena bahan-bahannya mudah ditemukan dan memiliki cita rasa yang kaya.

 

3. Almond Baklava

Almond baklava dibuat menggunakan almond cincang yang disusun di antara lapisan filo pastry. Rasanya cenderung lebih ringan dan sedikit manis alami dibandingkan jenis lainnya. Varian ini banyak ditemukan di kawasan Mediterania.

 

4. Sobiyet Baklava

Sobiyet adalah salah satu jenis baklava khas Turki yang memiliki tambahan krim susu atau kaymak di dalamnya. Krim tersebut memberikan tekstur yang lebih lembut dan creamy. Sobiyet sering dianggap sebagai salah satu varian baklava yang paling mewah karena rasa dan teksturnya yang kaya.

 

5. Sarma Baklava

Sarma baklava memiliki bentuk yang berbeda dari baklava klasik. Jika baklava biasa disusun dan dipotong berbentuk persegi atau berlian, sarma dibuat dengan cara menggulung filo pastry bersama isian kacang. Bentuk gulungannya membuat tekstur renyah terasa lebih dominan di setiap gigitan.

 

6. Bülbül Yuvası

Nama Bülbül Yuvası berarti "sarang burung" dalam bahasa Turki. Bentuknya melingkar menyerupai sarang dengan pistachio atau kacang lainnya yang diletakkan di bagian tengah. Selain memiliki tampilan yang cantik, jenis ini juga sering disajikan dalam acara spesial dan perayaan.

 

Baklava bukan sekadar kue manis biasa, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Timur Tengah yang telah dinikmati selama berabad-abad.

 

Menariknya, baklava hadir dalam berbagai jenis dan variasi, mulai dari pistachio baklava yang klasik, walnut baklava yang kaya rasa, hingga chocolate baklava yang lebih modern.

 

Meski identik dengan hidangan khas Timur Tengah dan Turki, baklava kini semakin mudah dinikmati dan bahkan bisa dibuat sendiri di rumah.