Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Kalau bicara soal rempah khas Indonesia, dua nama ini pasti sering kamu dengar, yaitu temulawak dan kunyit. Keduanya sering jadi rempah di dapur, jamur, sampai produk kesehatan.
Warnanya mirip, sama-sama oranye kekuningan dan bentuknya pun hampir serupa. Tapi meskipun tampak serupa, ternyata temulawak dan kunyit punya perbedaan yang cukup jelas, baik dari segi rasa, manfaat, maupun kandungan di dalamnya.
Yuk, kita bahas tuntas apa saja perbedaan temulawak dan kunyit, supaya kamu nggak salah pilih saat mau bikin jamu, masak kari, atau konsumsi herbal buat jaga kesehatan.
Temulawak punya nama latin Curcuma xanthorrhiza, sedangkan kunyit dikenal dengan nama Curcuma longa. Keduanya masih satu keluarga dengan jahe-jahean, yaitu suku Zingiberaceae. Jadi wajar kalau bentuk rimpangnya mirip-mirip.
Temulawak lebih banyak ditemukan di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Bahkan bisa dibilang, temulawak adalah rempah khas Nusantara.
Sementara itu, kunyit tersebar luas di Asia Selatan, seperti India dan Sri Lanka dan menjadi bahan utama dalam masakan khas India seperti kari.
Berikut ini beda kunyit dan temulawak yang perlu kamu tahu agar tidak salah lagi ketik memasak.
Sekilas mirip, tapi kalau diperhatikan lebih dekat, temulawak dan kunyit punya perbedaan fisik yang cukup terlihat.
Dari segi rasa, temulawak dan kunyit punya perbedaan.
Khasiatnya temulawak dan kunyit luar biasa sehingga kini sudah diolah jadi berbagai produk modern.
Bahkan, banyak produk kecantikan menggunakan ekstrak kunyit karena khasiatnya yang mencerahkan dan mengurangi jerawat.
Ternyata kunyit bisa diolah jadi berbagai makanan dan minuman yang nggak kalah enak dan menyehatkan!
Nah, kalau kamu penasaran seperti apa saja olahan makanan dari kunyit yang bisa dicoba di rumah, simak rekomendasinya berikut ini!
Kalau biasanya ayam goreng tepung punya rasa gurih dan renyah, resep yang satu ini punya kejutan ekstra karena bumbunya mengandung ketumbar dan kunyit. Ayam goreng yang renyah di luar, juicy di dalam, dan pastinya kaya rasa.
Bahan-Bahan:
Cara Membuat:
Mau masak ayam tapi yang sehat dan minim minyak? Pepes ayam bisa jadi jawabannya. Nah, dalam resep ini, kunyit jadi salah satu bumbu utama yang bikin aroma dan rasa pepes jadi makin khas.
Bahan-Bahan:
Cara Membuat:
Seperti namanya, masakan ini punya kuah kuning cerah yang menggoda. Warna kuningnya tentu berasal dari bumbu kunyit yang dipadukan dengan asam, serai, dan daun jeruk. Rasanya segar dan gurih, apalagi kalau disantap dengan nasi hangat!
Bahan-Bahan:
Bahan Halus:
Bumbu Pelengkap:
Cara Membuat:
Kalau kunyit banyak dijadikan bumbu masakan, temulawak lebih digunakan sebagai bahan minuman sehat.
Minuman herbal khas Indonesia ini terbuat dari irisan temulawak segar, direbus bersama gula aren, daun pandan, dan kayu manis. Rasanya agak pahit di awal, tapi menyisakan sensasi hangat dan segar di tenggorokan.
Mirip seperti jamu modern, temulawak bisa dikombinasikan dengan susu untuk menetralkan rasa pahit. Tambahkan madu dan sedikit kayu manis untuk sensasi sedikit manis.
Nah, ini duet maut yang sehat! Kunyit dan temulawak diparut, direbus bersama gula merah dan asam. Kombinasi ini bagus untuk pencernaan dan bantu jaga stamina.
Walau tampak sama, temulawak dan kunyit jelas punya karakter, rasa, dan manfaat yang berbeda. Keduanya adalah rempah kebanggaan Indonesia yang kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh. Sekarang jadi tahu kan keduanya bisa digunakan untuk apa saja. Jangan salah lagi ya, Umamichi.