Artikel & Tips Jangan Dibeli, Ini 5 Ciri Udang yang Tak Lagi Segar!
Jangan Dibeli, Ini 5 Ciri Udang yang Tak Lagi Segar!

Jangan Dibeli, Ini 5 Ciri Udang yang Tak Lagi Segar!

17 Nov 2022, 19:11

Penulis: Azzahra Ilka Aulia

 

Udang jadi salah satu bahan seafood favorit banyak orang. Rasanya manis, gurih, dan cocok diolah jadi berbagai menu, mulai dari tumisan, gorengan, sampai olahan berkuah.

 

Nah, sayangnya, banyak orang masih sulit membedakan mana udang segar dan mana yang sudah menurun kualitasnya. Kalau salah pilih, bukan cuma rasa masakan yang jadi aneh, tapi juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. 

 

Jadi, biar kamu nggak salah ambil di pasar atau supermarket, yuk kenali 5 ciri udang yang tak lagi segar berikut ini!

 

Ciri-Ciri Udang yang Tak Lagi Segar

Udang memang jadi bahan favorit untuk berbagai masakan, dari tumisan, gorengan, hingga sup seafood. Nah, biar kamu tidak salah pilih saat belanja, yuk kenali ciri-ciri udang yang tak lagi segar berikut ini.

 

1. Warna Udang Tidak Lagi Cerah

Hal pertama yang paling mudah dilihat adalah warna udang. Udang segar biasanya punya warna cerah dan mengilap, tergantung jenisnya. Misalnya, udang putih akan tampak bening berkilau, sedangkan udang windu memiliki warna kehijauan dengan belang yang jelas.

 

Tapi kalau kamu melihat udang yang warnanya mulai kusam, keabu-abuan, atau muncul bercak hitam di bagian kepala dan punggung, itu tanda udang sudah tidak segar lagi. Bercak hitam ini biasanya muncul karena proses oksidasi atau mulai terjadinya pembusukan.

 

2. Aroma Udang Tercium Tidak Sedap

Coba dekatkan udang ke hidungmu. Kalau aromanya seperti laut yang segar dan ringan, berarti kondisinya masih baik. Tapi kalau baunya amis tajam, menyengat, atau mirip bau amonia, sebaiknya jangan dibeli.

 

Aroma menyengat ini menandakan udang sudah mulai membusuk. Kadang, penjual nakal menutupi bau ini dengan menaruh banyak es di atasnya agar tidak tercium. Kamu bisa mencoba mengendus bagian bawah wadah atau minta penjualnya memperlihatkan udang lebih dekat.

 

3. Tekstur Udang Terasa Lembek

Tekstur udang juga jadi indikator penting untuk menilai kesegarannya. Coba tekan perlahan bagian tubuh udang dengan jari. Udang segar akan terasa kenyal dan kembali ke bentuk semula setelah ditekan.

 

Sebaliknya, kalau udang terasa lembek, berlendir, atau terlalu basah, itu artinya proses pembusukan sudah mulai terjadi. Kalau udang sudah lembek, biasanya bagian dagingnya juga akan hancur saat dimasak. 

 

4. Kepala Udang Mudah Lepas

Udang segar biasanya punya kepala yang menempel kuat di tubuhnya. Tapi kalau kamu menemukan udang dengan kepala yang mudah lepas atau bagian lehernya terlihat longgar dan lembek, itu pertanda udang sudah tidak segar lagi.

 

Kepala udang adalah bagian pertama yang membusuk karena mengandung banyak enzim dan kotoran. Selain itu, udang dengan kepala yang mudah lepas juga sering kali disimpan dalam kondisi tidak dingin atau sudah beberapa kali dicairkan dan dibekukan ulang.

 

5. Cangkang Udang Terlihat Kusam dan Berbau

Terakhir, jangan lupa perhatikan cangkang udang. Udang yang masih segar punya cangkang yang bersih, licin, dan mengilap. Tapi kalau kamu melihat udang dengan cangkang yang kering, kusam, keruh, atau bahkan mengeluarkan bau tak sedap, sebaiknya segera dihindari.

 

Kadang, cangkang udang yang tampak baik di luar belum tentu aman. Coba lihat lebih dekat, kalau ada lendir menempel atau warnanya mulai memutih seperti berjamur, bisa dipastikan udang sudah mulai rusak.

 

Baca Juga: Cara Mengupas Kulit Udang Tanpa Merusak Dagingnya

 

Tips Memilih dan Menyimpan Udang agar Tetap Segar

Biar tidak salah langkah, berikut beberapa tips sederhana yang bisa kamu ikuti saat memilih dan menyimpan udang di rumah.

 

1. Memilih Udang

Berikut ini beberapa tips dalam memilih udang.

  • Pilih udang yang berwarna cerah dan mengilap, tidak ada bercak hitam
  • Pastikan aromanya segar seperti laut, bukan amis atau menyengat
  • Sentuh bagian tubuhnya, tekstur kenyal dan padat menandakan udang masih segar
  • Hindari udang yang berada di wadah berair atau sudah tampak lembek. Air di wadah bisa menandakan udang sudah lama dicairkan.
  • Kalau membeli udang beku, pastikan kemasannya rapat dan tidak ada kristal es berlebihan karena itu bisa berarti udang sudah mencair lalu dibekukan ulang

 

2. Menyimpan Udang

Setelah membeli, perhatikan juga cara menyimpan udang agar tetap segar hingga dimasak.

  • Setelah membeli, segera cuci bersih udang menggunakan air dingin untuk menghilangkan kotoran atau sisa lendir
  • Jika ingin digunakan dalam 1–2 hari, simpan di lemari es bagian chiller dalam wadah tertutup
  • Untuk penyimpanan lebih lama, bekukan udang di freezer. Pastikan kamu menyimpannya dalam kantong kedap udara agar tidak terkena udara luar yang bisa menyebabkan freezer burn.
  • Jika sudah dibekukan, jangan mencairkan dan membekukannya lagi, karena bisa membuat tekstur udang rusak dan rasa jadi tidak segar

 

Mengetahui ciri-ciri udang yang sudah tidak segar bukan cuma penting untuk menjaga rasa masakan, tapi juga untuk melindungi kesehatan tubuh. Udang yang tidak segar bisa mengandung bakteri yang berbahaya kalau tidak dimasak dengan benar.

 

Jadi, selalu perhatikan warna, aroma, dan teksturnya sebelum membeli atau mengolah udang di rumah. Dengan memilih udang yang segar, masakanmu akan punya rasa yang lebih gurih, manis alami, dan pastinya lebih aman dikonsumsi keluarga.

 

Mulai sekarang, jangan tergoda harga murah tanpa melihat kualitas karena udang yang segar bukan cuma bikin masakan makin lezat, tapi juga bikin kamu lebih percaya diri di dapur.

 

Baca Juga: Jangan Dibuang! Ini Manfaat Kepala Udang yang Bisa Diolah Kembali