Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Mari kita singkat 2 hari dalam waktu 1 jam 😊 Pangek Lapuak Khas Barulak Pangek adalah teknik pemasakan khas Minang, yaitu dengan mengentalkan racikan bumbu terlebih dulu sebelum memasukkan bahan utamanya. Dahulu kala, sajian pangek juga berciri khas dimasak dalam belanga tanah liat di atas tungku kayu. Bukan hanya ikan, ada beberapa bahan lainnya yang bisa dimasak pangek. Seperti pangek talua ikan (telur ikan), dan pangek cubadak (nangka sayur). Pangek bukanlah makanan yang asing bagi penikmat kuliner Minang. Hampir setiap daerah di ranah minang memiliki teknik sendiri untuk membuat pangek, ada pangek masin dan pangek padeh. Tapi di tanah kelahiran saya, Kenagarian Barulak Kecamatan Tanjuang Baru, Tanah Datar yang berada di kisaran 28 kilometer jalan raya Batusangkar-Payakumbuh ada rasa dan tekstur yang berbeda dari pangek. Masakan ini disebut "Pangek Lapuak". Kenapa disebut pangek lapuak? Karena memiliki tekstur ikan yang rapuh sampai ke tulang-tulang nya. Dan menggunakan daun "asam kasombi/ asam kasambi yang menjadi ciri khas pangek lapuak. Serta proses memasak yang sangat lama. Nah ada sedikit tips agar ikan tidak hancur saat proses penyajian. Tusuk ikan menggunakan lidi sate sebelum memasak. Pangek Lapuak biasanya disajikan pada saat acara adat, bara lek/ hajatan.
Bahan Utama
| 500 gram Ikan Mas |
| 1 Liter Santan |
| 100 gram Kelapa parut, haluskan |
| 400 gram Daun Asam Kasambi |
| 50 gram Sajiku Bumbu Praktis Gulai |
Bumbu Halus
| 50 gr Cabe Rawit |
| 2 buah Kemiri |
| 2 Tangkai Ketumbar Muda |
| 1/2 cm Kunyit |
| 50 gram Cabe Merah Giling |
Aromatik
| 1 batang sereh |
| 1 lembar Daun Kunyit |
| 4 lembar Daun Jeruk |
Bagikan pengalaman saat kamu membuat dan menyantap resep ini, dan dapatkan Umami coins!
Tulis Jurnal UmamiAjak teman untuk memasak resep ini dengan versi dan keunikannya sendiri.
Challenge Recook