Pengganti Nasi, Makanan Diet Ini Tak Kalah Mengenyangkan

Di sebagian besar Indonesia, nasi adalah makanan pokok yang nyaris tidak bisa dilepaskan dari keseharian. Kita semua akrab dengan seloroh “sarapan tanpa nasi hanyalah cemilan.” Namun, di tengah meningkatnya kasus obesitas dan diabetes, kita dituntut untuk mencari alternatif makanan diet yang setidaknya bisa semakin mengurangi risiko ini. 


Oleh karena itu, mencari alternatif untuk sesekali dipakai sehari-hari adalah wajar. Sebagai contoh, Mama mungkin bisa mengganti sarapan atau makanan malam saja dengan salah satu alternatif makanan pokok pengganti nasi. 


Untuk tujuan ini, yang paling penting adalah mencari sumber karbohidrat yang memiliki indeks glikemik rendah. Indek glikemik adalah nilai kecepatan pemrosesan karbohidrat menjadi gula darah. Makanan dengan Indeks glikemik rendah berarti diproses menjadi gula darah dengan lebih lambat sehingga mengurangi risiko penumpukan gula dalam darah. 


Berikut ini ada dua makanan yang bisa dijadikan alternatif: kentang dan oatmeal. Kentang sudah menjadi bagian dari tanaman pangan di Indonesia, sementara oatmeal saat ini semakin mudah ditemukan di minimarket mana saja. 


Kentang

Untuk Indonesia, kentang adalah salah satu kandidat yang paling dianjurkan sebagai makanan diet pengganti nasi di Indonesia. Tanaman ini sudah dijadikan tanaman pangan secara cukup masif di banyak daerah di Indonesia. Memang sejauh ini kentang banyak menjadi makanan pendamping. Namun, bukan berarti dia tidak bisa menjadi yang pokok.


Kentang termasuk bahan yang versatile karena dapat dan telah digunakan untuk berbagai jenis kuliner, mulai perkedel teman makanan rawon, hingga donat kentang yang empuk favorit buah hati. 


Untuk menjadikan kentang makanan pokok, yang sepertinya sangat diperlukan adalah resep-resep yang mengandung sayur dan protein. Selain itu, kita juga perlu resep yang tidak mengalahkan cita rasa kentangnya sendiri. 


Berikut satu resep kentang yang bisa dipakai sebagai makanan diet: 


Tumis kentang saus mentega

Makanan yang menggunakan kentang dengan potongan yang cukup besar ini memadukan kentang, kacang-kacangan, buncis, dan cita rasa seafood. Dengan mengonsumsi makanan ini pada pagi hari, Mama dan keluarga bisa mendapatkan makanan diet pengganti nasi yang tak kalah mengenyangkan.


Dengan bahan-bahan yang mudah seperti buncis, cabe merah, SAORI®, dan mentega, Mama bisa memasak dengan sangat cepat sesuai petunjuk di Dapur Umami ini.


Oatmeal

Satu lagi bahan makanan diet pengganti nasi yang tak kalah tangguhnya: oatmeal. Di negara-negara Eropa dan Amerika Utara, oatmeal adalah menu sarapan yang mengenyangkan dan cukup bahkan bagi para petani yang bekerja di empat musim pada pagi hari. Urusan kenyang, jangan kuatir dengan oatmeal. 


Yang hebat dari oatmeal adalah: selain indeks glikemiknya rendah, dia juga sangat kaya serat. Ketika dipadukan dengan buah-buahan seperti jeruk, peach, stroberi, atau pisang, oatmeal menjadi makanan sehat yang sempurna untuk sarapan. 


Namun, untuk kita di Indonesia, sepertinya tetap kurang lengkap sarapan kalau tidak terasa gurih, kan? Maka, berikut ini alternatif cara menyiapkan oatmeal ala Masako®.


Bubur Ayam Oatmeal 

Nah, ini dia selera Nusantara. Cara membuatnya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bubur ayam dari Bandung atau Jakarta yang biasa kita beli, namun di sini bahan utamanya adalah oatmeal. Bahkan ada keuntungannya: oatmeal lebih cepat dan mudah menjadi bubur dibandingkan beras. 

Untuk membuatnya, Mama bisa coba mengikuti panduan yang cukup lengkap ini


Memasak oatmeal ala AJI-NO-MOTO®


Nah, dengan berbagai kreasi ini, pastinya tidak ada lagi alasan untuk mengatakan bahwa sarapan harus nasi. Makanan diet pun bisa mengenyangkan seperti nasi dan gurih seperti sarapan sehari-hari.