Kuasai Citarasa dengan Cara-cara Mendapatkan Rasa Gurih Ini

Mendapatkan cita rasa makanan terbaik adalah sebuah tugas yang tidak ada habisnya. Mama yang peduli dengan kenikmatan keluarga di meja makanan pasti selalu membuka mata menemukan cara-cara baru mendapatkan cara meningkatkan kenikmatan hidangan.


Tapi, ada berapa cara yang saat ini sudah Mama ketahui tentang cara memperkuat cita rasa masakan ini? Tahukah Mama bahwa setidaknya ada tiga jenis cara untuk meningkatkan cita rasa masakan? 

Yang menarik adalah, ketiga cara ini berbeda-beda dan memberikan hasil yang berbeda-beda lho. Jadi ya, ketiga cara ini bisa dijadikan alternatif kalau misalnya Mama ingin mencari cara lain biar keluarga tidak bosan. 



MSG

Ini adalah cara paling mudah dan lazim untuk meningkatkan cita rasa makanan pada saat ini. Monosodium Glutamat atau vetsin ini merupakan temuan dari ilmuwan Jepang berdasarkan berbagai temuan di bidang kimia. Vetsin sudah diproduksi secara massal dalam lingkup internasional. Karena itu pula harganya sangat terjangkau. 


MSG sudah mengalami banyak perkembangan dan inovasi. Kalau di masa lalu MSG hanya membantu menghadirkan rasa gurih, di zaman sekarang kita sudah bisa mendapatkan MSG dengan berbagai cita rasa tambahan. Yang paling lazim adalah cita rasa ayam dan sapi. 


Kemajuan yang terkini adalah banyak dari produsen MSG, misalnya PT Ajinomoto Indonesia, sudah menghadirkan lebih. Sajiku, misalnya, memiliki lini produk bumbu masak siap pakai untuk membuat sayur asem atau sop. Produk ini sudah menggabungkan MSG dan rempah-rempah sehingga mudah dipakai. 


Atau, inovasi yang lain adalah MSG yang sudah bercampur dengan bahan tertentu seperti tepung bumbu. Dengan tepung bumbu, Mama bisa membuat tempe krispi dengan citarasa gurih



Bahan Alami

Nah, kalau Mama ingin mendapatkan citarasa gurih yang berbeda, bahan-bahan alami adalah sumber yang tak habis-habisnya untuk digali. Bahkan, bisa dibilang awal dari ditemukannya MSG adalah ketertarikan atas aroma gurih alami dari rumput laut yang dipakai pada banyak masakan Jepang. 


Beberapa bahan yang banyak dipakai sebagai penguat cita rasa adalah kaldu. Ada banyak kaldu yang bisa dibuat untuk tujuan ini, mulai dari kaldu hewani (misalnya dari ayam dan sapi) hingga kaldu nabati (misalnya dari jamur atau sayur-sayuran tertentu, misalnya tomat). 


Beberapa dari bahan alami ini dijadikan kaldu secara khusus, misalnya dengan cara direbus dengan campuran diberi rempah-rempah untuk kemudian airnya disimpan dan digunakan di lain waktu. Namun, tidak jarang juga bahan-bahan ini langsung masukkan ke dalam masakan (seperti misalnya tomat). 


Akhir-akhir ini, kita mulai banyak melihat versi olahan dari bahan-bahan alami ini, misalnya dalam bentuk bubuk kaldu jamur yang dikemas oleh industri rumah tangga. Produk-produk ini bisa membantu Mama mencari penguat rasa. 



Minyak Penyedap

Kalau mendengar tentang minyak penyedap, mungkin yang terlintas di benak Mama adalah minyak ikan, saus tiram, atau sejenisnya. Tahukah Mama bahwa ada minyak penyedap yang bisa dibuat sendiri di rumah yang tak kalah sedapnya dibanding penguat citarasa yang lain? 

Ada beberapa jenis minyak penyedap yang bisa dibuat di rumah sebagaimana disarankan di artikel ini. Empat jenis minyak itu adalah minyak bawang putih, minyak cabai, minyak rempah, dan minyak bawang merah. 


Minyak rempah dapat menghasilkan citarasa gurih masakan

Minyak rempah dapat menghasilkan citarasa gurih masakan


Secara umum, yang perlu mama lakukan untuk membuatnya adalah mencincang bahan-bahan yang diperlukan sesuai jenis minyaknya. Misalnya, untuk minyak bawang merah, Mama perlu mencincang bawang merah. 


Kemudian, Mama perlu memanaskan minyak sayur yang sudah dicampur bahan tersebut. Panaskan dengan api kecil hingga beberapa saat tapi jangan sampai mendidih. Kemudian dinginkan dan simpan di dalam botol untuk dipakai di saat-saat diperlukan. Dengan minyak penyedap ini, dijamin cita rasa makanan akan meningkat. 


Sekarang Mama sudah bisa membayangkan bukan bahwa ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk meningkatkan cita rasa makanan rumahan? Atau, apakah Mama punya resep rahasia keluarga untuk mendapatkan cita rasa gurih dalam makanan? Bagi di sini dong, Mama.