Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Menjalani puasa dengan tubuh yang tetap bugar dan berenergi memerlukan pola makan yang seimbang, terutama untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Lonjakan atau penurunan gula darah yang terlalu drastis dapat menyebabkan tubuh mudah lemas, pusing, atau bahkan merasa lapar lebih cepat. Oleh karena itu, memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka menjadi kunci agar puasa tetap lancar tanpa gangguan.
Bagaimana cara mengatur pola makan yang seimbang agar gula darah tetap stabil selama puasa? Simak panduan berikut untuk memastikan tubuh tetap kuat dan bertenaga sepanjang hari!
Bagi pengidap diabetes, perencanaan makan saat puasa sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kadar gula darah. Pola makan yang teratur dan sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga keseimbangan energi dan gula darah tetap stabil.
Berikut kisaran asupan zat gizi harian yang dianjurkan:
Untuk menjaga kestabilan gula darah, pembagian kalori juga penting. Jika kebutuhan kalori harian sekitar 1.500-2.000 kkal, bisa dibagi menjadi:
Dengan pembagian yang tepat, tubuh tetap bertenaga tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.
Selain jumlah dan pembagian kalori, jenis makanan yang dikonsumsi juga berperan besar dalam menjaga gula darah tetap stabil. Berikut panduan pemilihannya:
Hindari makanan tinggi karbohidrat sederhana seperti gula, madu, dan sirup. Sebagai gantinya, pilih karbohidrat yang kaya serat seperti nasi merah, gandum utuh, atau ubi agar energi lebih tahan lama dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah mendadak.
Sumber protein yang baik antara lain ikan, ayam tanpa kulit, telur, tahu, tempe, dan susu rendah lemak. Hindari daging berlemak dan makanan yang digoreng karena bisa meningkatkan kadar lemak jahat dalam tubuh.
Gunakan minyak dengan kandungan lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, minyak kanola, atau minyak kelapa dalam jumlah secukupnya. Hindari lemak jenuh seperti mentega dan makanan yang terlalu berminyak.
Dehidrasi bisa menyebabkan tubuh lemas dan kadar gula darah tidak stabil. Pastikan minum cukup air putih sejak berbuka hingga sahur. Hindari minuman manis atau bersoda, dan sebaiknya jangan minum terlalu banyak dalam satu waktu agar tidak menyebabkan perut kembung.
Baca juga: Manfaat Puasa untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Saat berpuasa, aktivitas fisik tetap perlu dilakukan agar metabolisme tubuh tetap optimal dan kadar gula darah stabil. Pilih jenis serta intensitas olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh agar tidak mudah lelah. Olahraga dapat dilakukan selama 30 menit untuk menjaga kebugaran.
Beberapa aktivitas fisik yang bisa dilakukan saat puasa:
Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat saat siang hari agar tubuh tidak kehilangan terlalu banyak cairan. Jika merasa lemas atau pusing, segera istirahat dan cek kadar gula darah jika diperlukan.
Dengan menerapkan pola makan yang tepat, memilih makanan yang sehat, serta menjaga aktivitas fisik secara teratur, pengidap diabetes bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman dan gula darah tetap terjaga sepanjang hari.
Memantau kadar gula darah secara rutin juga sangat penting bagi pengidap diabetes agar tetap aman saat berpuasa. Cek gula darah sebaiknya dilakukan sebelum sahur, menjelang siang, sebelum berbuka, serta dua jam setelah berbuka untuk memastikan kadar gula tetap stabil.
Jika kadar gula darah turun di bawah 70 mg/dL (hipoglikemia), segera batalkan puasa dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung glukosa untuk mencegah kondisi yang lebih serius, seperti pusing, lemas, atau bahkan kehilangan kesadaran.
Bagi yang mengonsumsi obat diabetes atau insulin, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menyesuaikan jadwal dan dosis obat selama bulan puasa agar tetap aman dan terkendali.
Baca juga: Jangan Lewatkan Sahur, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Kunjungi website Dapur Umami untuk mendapatkan berbagai informasi seputar gizi, kesehatan, serta aneka resep lezat yang bisa menjadi inspirasi menu sahur dan berbuka. Di sana, Umamichi bisa menemukan berbagai artikel edukatif tentang pola makan sehat selama puasa, tips menjaga keseimbangan zat gizi, serta rekomendasi hidangan yang tidak hanya lezat tetapi juga bergizi.
Selain itu, manfaatkan fitur Tanya NutriExpert untuk berkonsultasi langsung dengan ahli gizi, sehingga Umamichi bisa mendapatkan tips dan saran yang sesuai dengan kebutuhan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.