Artikel & Tips Segarnya Es Selendang Mayang, Minuman Tradisional Khas Betawi
Segarnya Es Selendang Mayang, Minuman Tradisional Khas Betawi

Segarnya Es Selendang Mayang, Minuman Tradisional Khas Betawi

09 Oct 2025, 10:10

Penulis: Azzahra Ilka Aulia

 

Perpaduan warna merah, putih, dan hijau pada kue lapisan membuat es selendang mayang tampil cantik seperti kain selendang, apalagi disiram kuah santan gurih dan sirup gula merah yang manis legit.

 

Di artikel ini, kita akan mengulik asal-usul selendang mayang, keistimewaan bahan-bahannya, hingga cara membuatnya sendiri di rumah dengan mudah.

 

Es Selendang Mayang dan Asal Usulnya

Selendang mayang bukan sekadar minuman segar, tapi juga bagian dari warisan kuliner Betawi. Nama dan tampilannya yang khas punya cerita menarik yang bikin jajanan ini semakin istimewa.

 

1. Asal Usul dan Arti Nama

Es selendang mayang berasal dari masyarakat Betawi, yang memang dikenal kaya akan kuliner tradisional. Nama “selendang” merujuk pada tampilan kuenya yang berlapis warna-warni, biasanya merah muda, putih, dan hijau yang mirip dengan kain selendang.

 

Sementara itu, kata “mayang” punya makna yang erat dengan keharuman dan manisnya kuah santan serta gula merah yang melengkapi hidangan ini.

 

Kombinasi keduanya melahirkan nama yang cantik, yaitu selendang mayang. Tidak heran kalau dulu jajanan ini sering dihidangkan dalam acara penting atau perayaan karena tampilannya yang indah sekaligus rasanya yang menggoda.

 

Sayangnya, seiring berkembangnya zaman dan menjamurnya minuman modern, keberadaan es selendang mayang semakin jarang ditemui. Padahal, minuman tradisional ini punya nilai budaya sekaligus cita rasa yang nikmat.

 

2. Isian Es Selendang Mayang

Kalau diperhatikan, isian es selendang mayang ini sebenarnya sederhana.

 

a. Kue Lapisan (Selendang)

Dibuat dari tepung hunkwe atau sagu yang dimasak hingga kental, lalu diberi warna berbeda dan dicetak berlapis. Setelah mengeras, kue ini dipotong-potong kotak atau persegi panjang kecil. Inilah yang bikin tampilannya berwarna-warni dan cantik.

 

b. Kuah Santan

Kuah santan jadi bagian yang memberi rasa gurih. Kuah ini biasanya dimasak dari santan segar dengan tambahan garam dan daun pandan sehingga aromanya harum dan rasanya gurih lembut.

 

c. Sirup Gula Merah

Rasa manis khas berasal dari sirup gula merah yang direbus dengan air dan daun pandan. Perpaduan manis gula merah dan gurih santan bikin es selendang mayang terasa seimbang di lidah.

 

Kalau ketiga komponen ini disatukan dalam satu mangkuk, hasilnya adalah es selendang mayang yang bukan cuma enak, tapi juga cantik dipandang.

 

Resep dan Cara Membuat Es Selendang Mayang 

Buat yang penasaran dan ingin mencoba menghadirkan minuman ini di rumah, berikut resepnya yang gampang diikuti.

 

1. Membuat Kue Lapisan (Selendang)

Siapkan tepung hunkwe atau tepung sagu, lalu campurkan dengan air dan sedikit gula. Masak di atas api kecil hingga mengental.

 

Bagi adonan menjadi tiga bagian. Tambahkan pewarna merah untuk satu bagian, pewarna hijau atau air pandan untuk bagian lainnya, dan biarkan satu bagian tetap putih.

 

Tuang adonan berlapis ke dalam loyang, dinginkan hingga padat, lalu potong kecil-kecil sesuai selera.

 

2. Menyiapkan Kuah dan Sirup

  • Kuah Santan: Rebus santan bersama sedikit garam dan daun pandan. Aduk terus agar santan tidak pecah. Setelah matang, biarkan dingin.
  • Sirup Gula Merah: Rebus gula merah dengan air dan daun pandan sampai larut dan mengental

 

3. Penyajian Es Selendang Mayang

Siapkan mangkuk atau gelas saji. Masukkan potongan kue lapisan yang sudah dingin. Siram dengan kuah santan gurih dan sirup gula merah. Tambahkan es batu sesuai selera agar lebih segar.

 

Tadaaa! Es selendang mayang buatan rumah siap dinikmati. Gampang banget, kan?

 

Meskipun kini agak sulit ditemukan, selendang mayang sebenarnya punya peluang besar untuk kembali populer. Banyak pedagang kreatif yang mencoba menjualnya dengan tampilan modern, misalnya dikemas dalam cup plastik dengan desain kekinian atau dijual lewat platform online.

 

Di festival kuliner Betawi, selendang mayang hampir selalu hadir sebagai ikon. Bahkan beberapa restoran khas Betawi menjadikannya menu andalan pencuci mulut. 

 

Hal ini jadi pengingat bahwa warisan kuliner seperti selendang mayang patut dilestarikan karena selain nikmat, juga membawa cerita budaya yang panjang.

 

Dengan resep yang sederhana, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Cocok disajikan sebagai pencuci mulut setelah makan siang atau jadi teman ngobrol sore hari.

 

Baca Juga: Kenali Ragam Masakan Khas Betawi yang Melegenda hingga Kini