Artikel & Tips Resep Klepon Tradisional Isi Gula Merah dari Berbagai Bahan
Resep Klepon Tradisional Isi Gula Merah dari Berbagai Bahan

Resep Klepon Tradisional Isi Gula Merah dari Berbagai Bahan

08 Feb 2022, 23:02

Saat digigit, klepon akan mengeluarkan lelehan gula merah yang manis dan berpadu dengan taburan kelapa parut yang gurih. Perpaduan rasa dan tekstur inilah yang membuat klepon tetap digemari hingga sekarang.

 

Menariknya, klepon tidak selalu dibuat dari tepung ketan saja. Saat ini ada banyak variasi klepon yang menggunakan bahan berbeda, mulai dari ubi ungu, labu kuning, hingga singkong.

 

Kalau kamu ingin mencoba membuat klepon sendiri di rumah, berikut informasi lengkap mulai dari mengenal klepon, cara membuatnya, hingga beberapa resep yang bisa dicoba.

 

Resep Klepon Tradisional Isi Gula Merah

Kalau ingin menikmati klepon dengan rasa yang autentik, resep tradisional isi gula merah berikut ini bisa kamu coba di rumah.

 

Bahan-Bahan:

  • 250 gram tepung ketan
  • 200 ml air hangat
  • 1 sdt pasta pandan atau air perasan daun pandan
  • 100 gram gula merah, potong dadu kecil
  • 150 gram kelapa parut setengah tua
  • 1/2 sdt garam

 

Cara Membuat:

  1. Campurkan kelapa parut dengan garam, lalu kukus selama sekitar 15 menit. Sisihkan hingga dingin.
  2. Masukkan tepung ketan ke dalam wadah, lalu tambahkan pasta pandan atau air pandan
  3. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan menjadi kalis dan bisa dipulung
  4. Ambil sekitar satu sendok makan adonan, lalu pipihkan di telapak tangan
  5. Masukkan potongan gula merah ke bagian tengah adonan
  6. Tutup rapat dan bulatkan hingga gula merah tertutup sempurna
  7. Didihkan air dalam panci, lalu masukkan bulatan klepon satu per satu
  8. Rebus hingga klepon mengapung di permukaan air. Setelah mengapung, biarkan sekitar 1–2 menit agar matang sempurna.
  9. Angkat dan tiriskan klepon
  10. Selagi masih hangat, gulingkan klepon ke dalam kelapa parut hingga seluruh permukaannya tertutup rata

 

Variasi Klepon dari Berbagai Bahan

Selain dibuat dari tepung ketan dengan isian gula merah, klepon juga bisa dikreasikan menggunakan berbagai bahan lain yang memberikan warna, rasa, dan tekstur yang berbeda.

 

1. Klepon Ubi Ungu

Ubi ungu sering digunakan sebagai campuran adonan klepon karena memberikan warna ungu yang cantik. Selain tampilannya lebih menarik, ubi ungu juga memberikan rasa manis yang lembut dan aroma khas yang membuat klepon semakin nikmat.

 

Cara membuat singkat yaitu dengan haluskan ubi ungu kukus, lalu campurkan dengan tepung ketan hingga menjadi adonan. Bentuk bulat, isi dengan gula merah, rebus hingga mengapung, lalu balurkan dengan kelapa parut.

 

2. Klepon Labu Kuning

Labu kuning bisa menjadi alternatif bahan untuk membuat klepon yang lebih lembut dan kaya gizi. Warna kuning alami dari labu membuat tampilan klepon lebih cerah tanpa perlu tambahan pewarna. Rasa manis alami dari labu juga membuat penggunaan gula bisa lebih sedikit.

 

Klepon labu kuning bisa dibuat dengan mencampurkan labu kuning kukus yang sudah dihaluskan dengan tepung ketan. Uleni hingga kalis, isi dengan gula merah, rebus sampai matang, lalu gulingkan ke dalam kelapa parut.

 

3. Klepon Singkong

Singkong merupakan bahan yang cukup populer untuk berbagai jajanan tradisional, termasuk klepon. Dibandingkan tepung ketan, singkong menghasilkan tekstur yang sedikit lebih padat tetapi tetap lembut saat dimakan.

 

Cara buatnya adalah haluskan singkong kukus, campurkan dengan sedikit tepung ketan, lalu bentuk bulat dan isi gula merah. Rebus hingga mengapung dan baluri dengan kelapa parut kukus.

 

Tips Membuat Klepon yang Kenyal dan Tidak Pecah

Kesalahan kecil pada adonan atau proses pembentukan bisa membuat gula merah bocor, klepon retak, atau teksturnya menjadi keras.

 

1. Gunakan Tepung Ketan yang Masih Bagus

Tepung ketan merupakan bahan utama yang menentukan tekstur klepon. Pilih tepung ketan yang tidak berbau apek dan belum menggumpal. Tepung yang berkualitas akan menghasilkan klepon yang lebih kenyal dan tidak mudah retak saat dibentuk.

 

2. Tambahkan Air Sedikit demi Sedikit

Saat membuat adonan, hindari menuangkan seluruh air sekaligus. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan terasa kalis dan mudah dibentuk. Adonan yang terlalu lembek akan sulit dibulatkan, sedangkan adonan yang terlalu kering cenderung mudah pecah saat direbus.

 

4. Potong Gula Merah dalam Ukuran Kecil

Ukuran gula merah yang terlalu besar dapat membuat adonan sulit ditutup rapat. Akibatnya, gula bisa keluar saat proses perebusan berlangsung. Potong gula merah menjadi dadu kecil agar lebih mudah dimasukkan ke dalam adonan dan meleleh sempurna saat klepon matang.

 

5. Tutup Adonan dengan Rapat

Setelah gula merah dimasukkan, pastikan seluruh bagian adonan tertutup rapat tanpa celah. Tekan dan bulatkan perlahan hingga permukaannya halus. Jika masih ada celah kecil, air rebusan bisa masuk dan membuat gula merah bocor keluar.

 

6. Rebus dalam Air yang Sudah Mendidih

Masukkan klepon ke dalam air yang benar-benar mendidih. Air yang belum panas sempurna bisa membuat adonan menyerap terlalu banyak air dan berisiko hancur. Gunakan api sedang agar suhu air tetap stabil selama proses perebusan.

 

7. Tunggu Hingga Klepon Mengapung

Klepon yang sudah matang biasanya akan mengapung ke permukaan air. Setelah mengapung, biarkan sekitar 1–2 menit agar bagian dalam matang sempurna sebelum diangkat.

 

8. Balurkan ke Kelapa Saat Masih Hangat

Setelah ditiriskan, segera balurkan klepon ke dalam kelapa parut yang sudah dikukus. Kondisi klepon yang masih hangat membuat kelapa lebih mudah menempel secara merata. Selain itu, kelapa kukus juga lebih tahan lama dan tidak cepat basi.

 

Rasanya yang manis, teksturnya yang kenyal, serta sensasi gula merah yang meleleh saat digigit membuat klepon selalu disukai pencinta kue tradisional.

 

Menariknya, klepon juga bisa dikreasikan dengan berbagai bahan seperti ubi ungu, labu kuning, singkong, hingga talas tanpa menghilangkan cita rasa khasnya. Dengan mengikuti tips yang tepat, kamu pun bisa membuat klepon yang kenyal, tidak pecah, dan memiliki isian gula merah yang lumer sempurna.

 

Baca Juga: Aneka Macam Kue Basah Jajanan Pasar Tradisional untuk Jualan