Resep ayam bakar tanpa oven, anti ribet

“Tidak ada rotan, akar pun jadi” adalah pepatah yang relevan di berbagai aspek kehidupan, termasuk memasak. Mungkin di antara Mama ingin mencoba salah satu dari 5 resep yang sudah sering berseliweran, yakni ayam bakar. 

Namun, Mama yang tidak memiliki oven mungkin akan malas mencobanya. Padahal Mama bisa memasak ayam bakar tanpa menggunakan oven. Berikut resep dan tips agar ayam yang dihasilkan tidak mudah gosong, simak artikel ini hingga habis ya!


Resep ayam bakar tanpa oven : bahan yang diperlukan

Untuk bahan utama yakni ayam, Mama bisa memilih daging ayam bagian apa saja. Namun kali ini kita akan menggunakan ayam bagian paha.


Bahan bahannya adalah: siapkan paha ayam sebanyak 10 potong, pilih paha ayam yang berukuran sedang. Marinasi dengan perasan jeruk nipis, garam, dan untuk cita rasa manis, Mama tidak perlu gula pasir atau gula merah, namun cukup tambahkan kecap manis. Diamkan kurang lebih 30 menit hingga 1 jam.


Untuk bumbu halus yang digunakan, 10 butir bawang merah, 3 siung bawang putih, 8 buah kemiri yang sudah disangrai, merica, gula garam dan MASAKO® rasa ayam.


Cara membuat ayam bakar

Membuat ayam bakar tanpa oven ini sangatlah mudah. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tumis bumbu yang telah dihaluskan dengan sedikit minyak. Aduk aduk rata, pastikan bumbu matang dan berbau harum. Masukkan ayam bagian paha, tambahkan kecap manis, dan masukkan air dengan tuangi air.

Masak hingga bumbu meresap dan jangan lupa tutup wajan. Bolak balik ayam agar tidak gosong, masak hingga ayam bakar matang. Bila selesai, matikan api. Sajikan hangat bersama sambal favorit keluarga.


Tips ayam bakar anti gosong

1. Pastikan wajan yang dipakai anti lengket

Cara paling sederhana dalam membuat ayam bakar tanpa oven ini adalah dengan memanfaatkan wajan anti lengket milik Mama. Mama harus pastikan anti lengket masih berfungsi baik, dan memiliki tutup. Hal ini meminimalisir ayam bakar tidak gosong, dan matang sempurna. 

Tutup dari wajan anti lengket ini berfungsi agar uap air yang dihasilkan tertahan, sehingga menghasilkan ayam yang baik.

2. Marinasi terlebih dahulu ayam bakar

Dengan melakukan marinasi, maka bumbu akan semakin meresap, semakin lama marinasi akan semakin baik. Bumbu yang telah meresap baik ini akan mengurangi waktu dalam proses selanjutnya, sehingga ayam tidak perlu terlalu lama memanggangnya. 

Oh ya, selama masak, oles lagi ayam dengan bumbu marinasi 1 hingga 2 kali saja, jangan berlebihan.

3. Penggunaan api selama memasak

Untuk mensiasati agar ayam matang sempurna dan tanpa gosong, Mama perhatikan penggunaan apinya yah. Gunakan api sedang cenderung kecil dalam memasak, memang akan memerlukan waktu yang sedikit lebih lama, namun hasilnya akan sempurna. Memakai api sedang cenderung kecil ini membuat panas tersebar merata pada seluruh bagian wajan anti lengket yang Mama gunakan.

4. Dahulukan bagian kulit ayam

Dengan memanggang bagian kulit ayam terlebih dahulu, maka di bagian luar tetep matang dan krispi, sedangkan bagian dalam tetap Juicy. Selain itu kalau Mama memasak bagian daging terlebih dahulu, maka akan cepat kematangan.

5. Panggang dengan arang

Kalau oven dan wajan tahan lengket tidak ada, jangan gusar, Ma. Kita masih bisa memasak ayam bakar ini dengan menggunakan cara lama, yakni dengan panggangan arang. Walaupun memasak hanya satu sisi, dan dengan api yang cenderung besar, namun efek ‘bakaran’ akan menambah aroma tersendiri bagi ayam bakar.

Semoga info di atas bermanfaat dan menambah semangat Mama untuk berkreasi ayam bakar. Jika sudah lihai dengan ayam bakar di atas, Mama harus eksplor aneka resep ayam bakar lainnya seperti ayam bakar bumbu rujak, ayam bakar padang, dan lainnya. Selamat mencoba Ma!