Mengenal Bagian-Bagian Daging Sapi dan Jenis Masakan yang Cocok

Hampir semua bagian daging sapi itu memang bisa dikonsumsi. Namun ketika mengolahnya, pastikan Mama jangan salah pilih potongan. Soalnya, masing-masing bagian-bagian daging sapi punya karakteristiknya tersendiri.

“FYI, setiap bagian punya tekstur dan kandungan nutrisi berbeda, jadi cara mengolahnya juga beda.“

Ketika Mama memahami bagian-bagian daging sapi dan kegunaannya, tentu akan memberikan banyak kemudahan untuk Mama. Selain mudah saat belanja di pasar, mudah juga menghadirkan hidangan yang tepat dan lezat


Has Dalam (Tenderloin)

Potongan has dalam atau tenderloin berasal dari antara bagian bahu dan tulang panggul sapi. Karena letaknya di dalam, bagian ini jarang sapi gerakkan. Otomatis, teksturnya jadi lebih lembut dan empuk.

Makanya, has dalam jadi bagian daging sapi untuk steak favorit untuk mereka yang mau mengolah steak dengan sensasi lembut dan mudah mengunyahnya. Selain steak, kelembutannya juga cocok untuk olahan sate serta aneka tumisan daging sapi


Has Luar (Sirloin)

Karena letaknya tepat di punggung sapi, has luar atau sirloin lebih sering sapi gerakkan. Jadi, secara tekstur memang lebih alot ketimbang tenderloin. 

Namun karena bagian ini memiliki lapisan lemak, maka rasanya menjadi lebih gurih dan juicy. Apalagi, jika bumbu marinasinya tepat. Wajar jika has luar akhirnya jadi salah satu potongan favorit penggila olahan steak di seluruh dunia.


Perut (Flank)

https://pixabay.com/photos/flank-steak-meat-fillet-food-grill-5046898/

Kenyal dan penuh lemak, itulah dua hal yang menggambarkan tekstur potongan daging dari perut sapi bagian bawah. Dengan karakter tersebut, flank sapi adalah opsi alternatif yang baik bagi Mama yang ingin pesta barbekyu di rumah. Soalnya, harga flank lebih murah ketimbang tenderloin dan sirloin.

Selain itu jadi sajian steak, flank bisa Mama olah juga jadi campuran untuk soto, bakso, sup, serta rawon untuk membuat kuahnya lebih nikmat


Daging Iga (Rib)

Daging iga ada sekitar tulang iga dan tulang rusuk sapi. Rasa dagingnya tergolong yang paling gurih dengan tekstur yang empuk. Hal tersebut tak lepas dari kadar lemaknya yang juga tinggi. Per-100 gram, kandungan lemaknya bisa mencapai sekitar 37 gram.

Ada dua bagian iga yang bisa mama manfaatkan, back ribs (bagian atas) dan short ribs (bagian bawah). 

Namun karena daging pada short ribs lebih banyak, bagian ini jadi lebih populer. Mama bisa mengolah iga menjadi barbekyu iga bakar, aneka sup, tongseng, dan banyak lagi


Sengkel (Shank)

Berada di bagian depan atas kaki sapi, shank punya banyak urat dan tekstur yang cenderung liat dan tidak mudah hancur. Jadi, proses mengolahnya untuk siap makan butuh waktu lebih lama. Namun jika berhasil, shank bakal menawarkan rasa legit dan gurih yang khas.

Cukup banyak hidangan Nusantara yang biasanya memanfaatkan sengkel. Sebut saja rendang, soto, atau empal. Jika Mama suka makan bakso urat, adonannya juga berasal dari bagian ini


Sandung Lamur (Brisket)

Potongan brisket berasal dari dada sapi bagian bawah. Rasanya sangat gurih karena mengandung banyak lemak. Saking gurihnya, kalau kata Chef Arnold Poernomo, meski hanya Mama marinasi garam dan lada, rasanya sudah enak.

Di Indonesia, potongan brisket biasanya ada dalam kuah seperti rawon atau soto. Penggunaan brisket dapat memperkuat cita rasa kaldu dalam kuah. Agar bisa empuk, Mama perlu merebusnya dengan api kecil mulai dari tiga hingga empat jam


Gandik (Silverside)

Berada di bagian paha belakang sapi terluar, daging gandik sapi punya karakternya tersendiri. Bagian ini punya tekstur padat, kenyal, dengan kandungan lemak yang minim. Jadi, untuk bisa membuatnya layak kunyah, Mama perlu waktu yang lama.

Biasanya, gandik diolah jadi dendeng, abon sapi, bistik, dan bisa juga untuk rendang. Kepadatan tekstur membuat gandik tak akan hancur melalui proses memasak yang panjang.

Selain kecocokan bagian-bagian daging sapi dengan olahan yang akan Mama buat, perhatikan juga penggunaan bumbu. AJI-NO-MOTO® memiliki sejumlah produk penyedap rasa yang dapat menyempurnakan rasa untuk setiap olahan daging. Mama bisa main ke Dapur Umami untuk menemukan resep-resep terbaik kami!