Makanan yang baik untuk diet diabetes mellitus - Dapur Umami

Makanan yang Baik untuk Diet Diabetes Mellitus

Diabetes Mellitus merupakan salah satu jenis penyakit degeneratif yang menyebabkan angka kematian cukup tinggi di dunia. Diabetes termasuk gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa darah diatas batas normal. Menurut Organisasi Diabetes Federation (IDF) prevalensi diabetes akan mengalami peningkatan sesuai dengan bertambahnya usia penduduk menjadi 19,9% atau setara dengan 111.2 juta penduduk usia 65-79 tahun. Jumlah tersebut akan terus mengalami peningkatan hingga 578 juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2045. Menurut Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), diagnosis diabetes dapat ditegakkan apabila termasuk dalam kategori berikut.


  • Kadar glukosa darah puasa lebih dari 126 mg/dl.
  • Kadar glukosa darah 2 jam postprandial lebih dari 200 mgl/dl.
  • Kadar glukosa darah sewaktu lebih dari 200 mg/dl.

Gejala diabetes antara lain penurunan berat badan, sering buang air kecil, mudah lapar dan mudah haus. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) di Indonesia menunjukkan, prevalensi penderita diabetes mellitus mengalami peningkatan dari 6,9% pada tahun 2013 menjadi 8,5% pada tahun 2018. Riset tersebut diperoleh berdasarkan data pemeriksaan glukosa darah di Indonesia. Hal ini juga menunjukkan bahwa hanya 25% penderita diabetes di Indonesia yang mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit tersebut. Lantas bagaimana diet untuk penderita diabetes mellitus? Artiker Dapur Umami kali ini akan membahas secara rinci diet untuk penderita diabetes mellitus tanpa menimbulkan komplikasi.

Tujuan dari diet diabetes mellitus adalah memberikan pola makan dan olahraga yang tepat bagi penderita agar lebih dapat mengontrol kondisi metaboliknya dengan cara mempertahankan kadar glukosa darah agar normal, mencapai kadar lipid serum agar tetap normal, memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi lainnya dengan tetap memperhatikan berat badan serta status gizi normal, dan juga menghindari terjadinya komplikasi akut. Berikut adalah syarat-syarat diet penyakit diabetes mellitus tanpa komplikasi.


  1. Cukupi kebutuhan energi yaitu sebesar 25-30 gram/kg BB normal. Frekuensi makan dalam sehari dibagi menjadi 3 kali makan utama dan 2 kali makan selingan atau snack dengan porsi makan untuk sarapan sebesar 20%, makan siang sebesar 30%, makan malam sebesar 30%, snack pagi sebesar 10% dan snack sore sebesar 10%.
  2. Cukupi kebutuhan protein sebesar 10-15% dari kebutuhan kalori harian.
  3. Jaga kebutuhan lemak sebesar 20-25% dari kebutuhan kalori harian dengan rincian kurang dari 10% berasal dari lemak jenuh, 10% dari lemak tidak jenuh ganda dan sisanya dari lemak jenuh tunggal.
  4. Asupan kolesterol dibatasi maksimal 300 mg per hari.
  5. Pastikan kebutuhan karbohidrat sebesar 60-70%.
  6. Konsumsi gula murni harus sangat dibatasi. Namun, apabila kadar glukosa darah sudah normal boleh mengonsumsi gula maksimal 5% dari kebutuhan kalori harian.
  7. Konsumsi gula alternatif juga dibatasi. Terdapat dua jenis gula alternatif yaitu gula alternatif bergizi dan gula alternatif non-gizi. Contoh gula alternatif bergizi antara lain fruktosa, mannitol, sorbitol, dan silitol. Sedangkan contoh gula non-gizi antara lain sakarin dan aspartam. Konsumsi fruktosa lebih dari 20% dari kebutuhan kalori harian akan meningkatan kolesterol dan lipoprotein densitas rendah atau LDL (Low-density lipoprotein). Sedangkan konsumsi gula alkohol (mannitol, sorbitol dan silitol) berlebihan dapat menyebabkan efek laksatif.
  8. Asupan serat sebesar 25 gram per hari dengan diutamakan bahan pangan sumber serat larut seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
  9. Penuhi asupan vitamin dan mineral cukup sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) masyarakat Indonesia menurut usia dan jenis kelamin.


Nah, di atas sudah dibahas secara rinci terkait konsumsi makan dan diet untuk penderita diabetes mellitus tanpa komplikasi. Jangan lupa tetap mengimbangi dengan berolahraga yang teratur setiap hari, cukup beristirahat, cukup hidrasi tubuh dan manajemen stres yang terkelola dengan baik.


(HF)