Likopen, Senyawa Antioksidan dalam Tomat yang Memiliki Banyak Manfaat

Apakah Mama suka mengonsumsi buah tomat? Hampir semua orang yang mengonsumsi buah tomat telah memahami dengan baik bahwa tomat merupakan sumber vitamin A. Namun, selain mengandung vitamin A, tomat juga mengandung berbagai zat gizi lain yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan gizi dari 100 gram tomat masak adalah energi sebesar 24 kkal, protein sebesar 1.3 gram, lemak sebesar 0.5 gram, karbohidrat sebesar 4.7 gram, kalsium sebesar 8.00 mg, fosfor sebesar 77.00 mg, zat besi sebesar 0.60 mg, vitamin A sebesar 86.80 RE, vitamin B sebesar 0.06 mg, vitamin C sebesar 34.00 mg, dan air sebesar 92.90 gram.


Likopen adalah isomer asiklik dari ß-karoten yang tidak mempunyai aktivitas provitamin A. Likopen merupakan karotenoid yang paling banyak dalam tomat (Lycopersicon esculentum L.) dengan konsentrasi 0.9-4.2 mg/100 gram tergantung pada varietasnya. Proses pemasakan pada tomat menyebabkan bioavailabilitas likopen menjadi lebih baik dibandingkan dalam bentuk segar. Manusia menyerap sebagian besar likopen secara langsung. Likopen beredar dan terakumulasi dalam plasma, hati, dan jaringan perifer. Kadar likopen pada darah dan jaringan manusia beragam berdasarkan asupan dan tipe jaringan. Likopen pada plasma darah manusia rata-rata 0.5 μM dan pada jaringan bervariasi mulai dari 0.02 μM pada jaringan adrenal dan testis.


Likopen merupakan pigmen karotenoid yang terdapat dalam sayuran dan buah berwarna cerah misalnya merah. Salah satu contoh likopen dalam makanan yaitu tomat dan produk-produk yang berbahan dasar tomat (jus, saus tomat, pasta, sup). Likopen memiliki manfaat yang baik bagi tubuh seperti komunikasi antar sel, sistem hormonal, sistem kekebalan tubuh, dan metabolisme. Likopen adalah isomer asiklik dari ß-carotene dan tidak mempunyai aktivitas provitamin A.


Likopen berfungsi mencegah zat-zat karsinogenik dan aterogenesis dengan memberikan perlindungan terhadap komponen biomolekuler yaitu lipid, lipoprotein, protein dan DNA. Selain itu, beberapa studi mengungkapkan bahwa likopen berfungsi untuk mencegah terjadinya kerusakan limfosit DNA, menonaktifkan Hidrogen Peroksida (H2O2), dan melindungi sel dari kerusakan membran dan kematian sel yang disebabkan oleh Nitrogen Monoksida (NO). Setelah mengetahui informasi tersebut, tomat saat ini tidak lagi hanya dikenal karna sumber vitamin A yang terdapat di dalamnya, namun juga kandungan likopen yang memiliki potensi pencegahan terhadap kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas dan mencegah kanker.