Kunci Mudah Membuat Bekal Sekolah yang Disukai Buah Hati

Pelajaran tatap muka sudah dimulai lagi. Apa ini artinya bagi Mama dan Papa yang peduli dengan kesehatan buah hati? Betul, waktunya Mama kembali menyiapkan bekal sekolah yang bergizi dan menyenangkan. Kali ini, alih-alih bicara tentang resep, kita akan bicara tentang prinsip mudah membuat bekal sekolah. 


Secara umum, kunci utama bekal makan siang adalah praktis dimakan, tinggi gizinya, dan tidak membuat Mama atau Papa kerepotan saat membuatnya. Nah, apa saja sih prinsip-prinsip itu? 


Tanyakan buah hati

Yang pertama dan seringkali dilewatkan adalah komunikasi dengan si calon pembawa bekal. Sangat perlu bagi kita untuk menanyakan ke buah hati apa yang mungkin mereka sukai untuk bekal makan siang. 


Tidak jarang buah hati melihat bekal makan siang teman-temannya dan penasaran dengan rasanya. Inilah saatnya Mama menggali informasi tentang apa yang sedang diminati anak-anak.


Namun, betapa pun pentingnya komunikasi ini, tetap saja yang menjadi pertimbangan utamanya adalah kandungan gizi bahan bekal makan siang tersebut. Jadi, keputusan terakhir tetap ada pada Mama ya.


Prioritaskan menu tanpa kuah

Sayur berkuah memang seringkali membuat proses makan lebih mudah. Makanan pun cenderung terasa lebih segar dengan kuah. 

Tapi sayangnya untuk anak-anak, kuah seringkali kurang praktis. Akibatnya, seringkali anak-anak jadi enggan menghabiskan atau bahkan membuka kuah yang sudah disiapkan.


Oleh karenanya, Mama perlu memprioritaskan menu tanpa kuah. Tetapi, untuk kompensasinya, siapkan kuah untuk sarapan dan makan malam di rumah.


Mudah membuat bekal: Opsi non-nasi

Untuk sebagian besar orang Indonesia, tidak ada makan tanpa nasi. Kecenderungan yang sama sering juga menjadi pertimbangan keluarga ketika menyiapkan bekal makan siang buat si buah hati. 


Padahal, tentu saja Mama pasti tahu bahwa ada banyak sumber karbohidrat selain nasi yang bisa dipilih untuk dijadikan alternatif. Roti adalah pilihan yang mudah, baik dalam bentuk sandwich maupun jadi pizza sederhana seperti di Dapur Umami ini. Alternatif lain adalah salad (baik itu salad buah maupun salad campuran seperti buah, sayur, dan nugget ini).


Dengan pertimbangan ini, Mama bisa mendapatkan menu makan siang yang praktis dimakan (tanpa kuah) tetapi memiliki kandungan gizi yang mencukupi. 


Bekal makan siang tidak terbatas pada nasi saja.


Belanja bahan-bahannya

Agar mudah membuat bekal selama seminggu ke depan, Mama juga perlu menentukan strategi belanja untuk mendapatkan bahan-bahannya. Setelah mengetahui keinginan buah hati dan menentukan menu selama seminggu ke depan, waktunya Mama mengatur jadwal belanja.


Berbelanjalah pada hari Minggu untuk kebutuhan seminggu ke depan. Karena tidak jarang menu makan siang berbeda dengan sarapan atau makan malam, maka Mama boleh menyiapkan belanjaan khusus bekal sekolah buah hati.


Buat agar jadwal mudah dilihat

Nah ini dia yang tidak kalah pentingnya. Setelah susah-susah membuat jadwal dan berbelanja, sekarang waktunya Mama mematuhi jadwal makan siang yang sudah Mama siapkan sendiri. 


Sayang bukan kalau setelah berbagai usaha untuk membuatnya, Mama masih tetap bertanya-tanya hari ini masak apa buat bekal makan siang si buah hati. 

Sebagai saran, tempelkan daftar makan siang buah hati di kulkas agar mudah dilihat baik oleh Mama maupun oleh putra-putri Mama yang akan membawanya ke sekolah. 


Dengan prinsip-prinsip ini, Mama bisa dengan mudah membuat bekal makan siang buat buah hati yang praktis dimanakan, memiliki kandungan gizi yang bagus, tetapi sekaligus juga tidak terlalu merepotkan Mama atau Papa di pagi hari.