Jenis Mie yang Bisa Digunakan untuk Membuat Bakmi Jawa.

Bakmi Jawa, salah satu olahan mie yang berasal dari Jogjakarta ini, memiliki keunikan tersendiri. Dia memang memesona dan mampu memanjakan lidah. Dalam pembuatannya kita biasa menemui satu keunikan, yakni penjual biasa menggunakan tungku yang biasa kita sebut dengan anglo. Perangkat ini menambah rasa khas dari masakan kita kali ini. 


Yang wajib juga diketahui, kuliner satu ini menggunakan bumbu yang khas dan punya berbagai topping yang mengenyangkan sekaligus menyehatkan. 


Tetapi tak perlu khawatir, Mama juga bisa menikmati bakmi jawa ini di rumah. Untuk resep bakmi jawanya, Mama bisa cek di sini. Namun sebelum Mama mengeksekusi resep bakmi jawa, sebaiknya Mama mengenal terlebih dahulu jenis mie yang cocok untuk membuatnya. Yuk simak lebih lanjut.


indonesia-gf04da8162_640.jpg


Bakmi Jawa bisa dibuat dengan berbagai jenis mie


Bakmi jawa dengan Mie Basah atau Mie Kuning

Sesuai dengan namanya, mie ini berwarna kuning dan memiliki tekstur basah. Bakmi jawa enak ini ini sering kita temui baik di tempat makan bakmi di warung bakmi yang berada di pasar tradisional maupun swalayan. Saat menggunakannya dalam membuat olahan bakmi jawa, Mama perlu beberapa tips:


  1. pilih mie basah atau mie kuning yang masih fresh, tidak berbau, dan kondisi masih baik.
  2. sebelum memasaknya pastikan Mama menguraikan mie basah ini, sehingga ketika dimasak, mie tidak menggumpal satu sama lain dan matangnya pun lebih merata
  3. tambahkan sedikit minyak goreng saat merebus mie basah ini agar mie tidak menempel satu sama lain. 
  4. jangan memasaknya terlalu lama karena mie jenis ini mudah matang.
  5. bila Mama membeli mie basah ini dalam kemasan beku atau frozen, jangan merendam mie ini yah Ma. Yang perlu Mama lakukan hanya mendiamkannya hingga suhu ruang untuk selanjutnya bisa Mama olah.


Bagaimana, siap berburu mie basah ini di pasar dan mengolahnya menjadi bakmi jawa yang lezat? Cocok untuk makan siang maupun makan malam.


Menggunakan Mie Lethek

Mungkin Mama masih asing dengan mie yang satu ini. Sesuai dengan namanya, mie lethek ini terlihat kusam (“lethek” adalah kata bahasa Jawa yang berarti kusam atau kotor). Eits, tunggu dulu. Mie ini merupakan salah satu mie asli dari Indonesia.


Dan, mie lethek ini bukan berarti mienya kotor yah Ma. Warnanya saja yang kusam karena bahan baku yang digunakan dalam mie ini. Mie lethek ini dibuat dari bahan baku tepung tapioka yang berasal dari singkong atau biasa juga kita kenal sebagai “gaplek”.


Tapi jangan salah, selain tanpa pengawet dan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh, mie ini memiliki kandungan yang lebih baik daripada mie yang berbahan dasar gandum. Mie lethek ini memiliki kandungan zat besi dan karbohidrat yang baik bagi tubuh. Plus, mie kita ini juga rendah kadar natriumnya, tetapi sangat tinggi seratnya. Karena itu–wajib diingat–mie ini juga cocok untuk Mama yang sedang dalam program diet.


Mie lethek ini mudah sekali diolah. Salah satunya adalah digunakan untuk bakmi jawa, yang tentu akan menghasilkan rasa yang “medhok.” Mama tinggal mencampurkan berbagai bumbu, telur, bakso, sawi, maupun berbagai isian lainnya sesuai dengan favorit keluarga.


Memakai Mie Shirataki

Mama ingin menikmati kelezatan semangkuk bakmi jawa tanpa guilty feeling? Mie shirataki ini bisa menjadi jawabannya, baik untuk Mama yang sedang menjalankan diet maupun buat siapa saja yang menderita Diabetes.


Itu karena serat tinggi yang terdapat dalam mie ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Proses memasaknya pun tidak ada beda dengan 2 jenis mie diatas: Mama bisa menambahkan bumbu dan topping sesuai selera. Jangan lupa tambahkan banyak sayur juga ya, Ma, agar bakmi jawa yang dihasilkan semakin sehat.


Mama sudah siap memasak menu bakmi jawa hari ini? Monggo!