Ilmu Wajib: Inti Bumbu Kuah Bakso Serbaguna

Dulu, mungkin Mama merasa membuat bakso itu sulit karena butuh penggiling daging dan rasio jenis daging dan tepung yang pas. Tapi, saat ini bakso sapi paling enak bisa dengan mudah didapatkan di swalayan atau layanan online. Yang sekarang dibutuhkan justru yang dulu diabaikan: bagaimana kuahnya? Bumbu kuah bakso apa yang bisa dipakai? bagaimana dengan kuah bakso yang enak?


Saat menikmati semangkuk bakso dengan kuah di abang-abang atau di restoran bakso Solo, bakso Malang, bakso ikan, atau bakso yang lainnya, salah satu pasti Mama suka mereka-reka bumbu apa saja yang mereka pakai untuk kuah yang selangit itu. Tentu ada berbagai jenis bumbu dan cara membuat kuah bakso di tempat-tempat yang terkenal itu. 


Namun, di antara yang bermacam-macam itu, ada yang namanya inti resep kuah bakso. Kalau menguasai inti bumbu ini, Mama bisa melakukan berbagai variasi untuk menciptakan cita rasa kuah bakso khas Mama. 


Bawang Putih 

Sebelum masuk ke yang lain-lain, bawang putih adalah elemen bumbu kuah bakso yang wajib ada. Ada setidaknya dua cara yang bisa dipakai untuk menyiapkan bawang putih saat membuat kuah bakso. Mama bisa mencincang atau mengulek halus bawang putih. 


Tidak jarang juga bawang putih ini dipakai bersama dengan bawang merah. Saat membuat kuah sederhana, bawang putih dan bawang merah dipakai bersamaan. Namun, untuk kuah bakso tertentu, misalnya kuah bakso aci, yang Mama butuhkan hanya bawang putih. Tapi, ketika nanti disajikan, jangan lupa tambahkan bawang merah goreng ya.


Oh ya, untuk memperkuat aroma bawang putih, biasanya kita perlu menumis bawang putih atau bumbu halus untuk kuah bakso sebelum dicampur dengan air dan kaldu. 


Lada dan Rempah Lain

Satu hal yang sangat terasa dan bahkan sesekali terlihat wujudnya adalah lada atau merica. Bumbu kuah bakso tidak bisa lepas dari lada, yang memberikan rasa hangat di tenggorokan ini. Pasti kalau menyendok kuah bakso sampai dasar panci, tidak jarang kita akan menemukan serpihan cangkang lada. Segala jenis kuah bakso membutuhkan lada (baik utuh maupun lada bubuk). 


Namun, merica bukanlah satu-satunya rempah yang diperlukan untuk kuah bakso. Tidak jarang bakso-bakso tertentu membutuhkan rempah lain. Untuk membuat kuah bakso ayam, misalnya, kita perlu juga menambahkan jahe, yang ketika bergabung dengan lada dan kuah akan memberikan cita rasa berbeda. 


Kaldu

Satu elemen yang wajib untuk kuah bakso apapun jenisnya adalah bahan kaldu. Mama bisa memilih menggunakan berbagai jenis bahan kaldu untuk membuat bakso. Setidaknya ada tiga jenis bahan kaldu yang bisa dipilih. 


Bahan kaldu pertama berasal dari sapi. Untuk ini, Mama bisa memilih menggunakan daging sapi sisa, gajih, tulang sapi yang masih memiliki sumsum, atau iga sapi. Kaldu ini juga bisa didapatkan dari sisa rebusan ketika membuat bakso. 


Sedikit info buat Mama: ada dua jenis kaldu, yaitu kaldu tulang (stock) dan kaldu daging (broth). Kaldu tulang memiliki satu keunggulan tambahan selain gurih, yaitu dia mengandung protein kolagen. Mungkin Mama tahu bahwa protein kolagen memiliki manfaat membantu meremajakan kulit, mengurangi nyeri sendiri, dan memperkuat tulang.


Untuk membuat kaldu ini, Mama bisa menggunakan dua cara. Yang pertama, panaskan saja semua bahan-bahan ini dengan api kecil. Tujuanya adalah agar kita mendapatkan kaldu yang bening. 


Cara kedua adalah dengan cara merebus bahan-bahan kaldu. Setelah air mendidih dan daging matang, buang air rebusannya. Kemudian, ulangi lagi dengan air baru dan gunakan air rebusan yang kedua ini sebagai kaldu. 


Untuk memperkuat kaldu, Mama bisa tambahkan kaldu sapi bubuk Masako®.


Garam Gula Merica

Terakhir, garam-gula adalah elemen wajib dalam bumbu kuah bakso. Seperti biasa, tambahkan garam dan gula pasir paling akhir untuk memastikan bahwa rasa kuah bakso sudah seperti yang Mama harapkan. Dengan kata lain, gula dan garam memiliki fungsi untuk koreksi rasa. Untuk merica, ini adalah persoalan selera saja, kalau Mama suka, silakan untuk ditambahkan.