Diet Dijamin Aman dengan Cara Makan Ini

DIET DIJAMIN AMAN KALAU IKUT CARA MAKAN INI!


Jenis makanan yang ada kok tiap hari makin nikmat, ya? Misalnya, sekarang ada boba milk tea, kebab goreng, sampai ayam saus telur asin! Pantas saja kita jadi makin suka makan, tapi akibatnya berat badan pun bertambah saat makanan tidak terkontrol. Padahal, setiap orang pasti ingin punya berat badan yang ideal, terutama bagi yang memiliki kelebihan berat badan dan obesitas. Karena ingin langsing, akhirnya mulai coba-coba cara diet yang beredar di internet, bahkan coba diet jenis tertentu yang dipromosikan oleh influencer dan artis untuk menurunkan berat badan. Namun, tips diet yang dibagikan tersebut belum tentu sehat, alami dan aman untuk menurunkan berat badan!


Diet sehat, alami, dan aman adalah diet yang tidak memberikan hasil atau efek penurunan berat badan yang instan. Jenis diet ini juga tidak memberikan efek yoyo untuk orang yang menjalankan diet tersebut.


Eh, apa sih efek yoyo itu? Efek yoyo adalah penurunan berat badan drastis dalam waktu singkat, yang tidak lama kemudian diikuti dengan peningkatan berat badan yang drastis. Hayo, apakah kamu pernah mengalaminya?


Idealnya, diet sehat, alami, dan aman bisa menurunkan berat badan secara perlahan, yaitu sebanyak 0,5-1 kg per minggu atau setara dengan 2 hingga 4 kg per bulan. Diet yang baik diperoleh lewat proses yang melibatkan pengaturan pola makan, olahraga, manajemen tidur, dan pola hidup sehat yang dilakukan setiap hari.


Nah, agar kamu terhindar dari efek yoyo, lebih baik kamu mulai menjalankan diet sehat dengan cara-cara di bawah ini:


1.   Menggunakan Panduan Makan “Isi Piringku”

“Isi Piringku” adalah program yang dibuat oleh Pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menggantikan program “Empat Sehat Lima Sempurna”. Konsep “Isi Piringku” ini mempromosikan pola makan yang bergizi seimbang yang secara visual mudah dipahami semua orang. “Isi Piringku” berisi anjuran porsi makanan yang harus dimakan dalam satu kali makan, berupa ½ porsi piring sayur dan buah-buahan, ¼ piring protein, dan ¼ piring karbohidrat atau makanan pokok!

Selain itu, dalam program ini juga dianjurkan cukup minum air putih secara dan pembatasan gula, garam, dan lemak (GGL). Konsumsi gula dalam sehari maksimal 4 sendok makan, garam maksimal 1 sendok teh, dan lemak maksimal 5 sendok makan. Adanya pembatasan konsumsi gula, garam dan lemak (GGL) juga berhubungan dengan peningkatan prevalensi overweight dan obesitas yang makin tinggi di Indonesia.


2.   Mengetahui Kebutuhan Kalori Harian Tubuh

Kebutuhan kalori harian setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, faktor aktivitas fisik, faktor stress, dan kondisi tertentu (masa kehamilan, masa laktasi atau menyusui, hingga sedang mengalami penyakit tertentu). Secara personal, kalau kamu ingin mengetahui kebutuha kalori harian, kamu bisa konsultasi dengan ahli gizi maupun dietesien terdekat untuk memperoleh angka perhitungan yang akurat!


3.   Makan Secara Teratur Setiap Hari

Kalau kamu pernah mencoba untuk makan hanya 2 kali, bahkan sehari sekali, agar berat cepat turun, sebaiknya kamu tidak melakukannya lagi! Sebaiknya, kamu tetap makan 3 kali makan utama dan 2 kali makan selingan atau camilan. Kamu juga wajib sarapan, karena melewatkan sarapan (skipping breakfast) justru berisiko meningkatkan berat badan! Kalau kamu melewatkan sarapan, kemungkinan untuk makan lebih banyak pada saat siang hari jadi lebih besar, sehingga asupan kebutuhan harian melebihi rekomendasi yang seharusnya. Selain itu, melewatkan sarapan pada pagi hari juga berhubungan dengan tingkat kasus overweight.


4.   Konsumsi Protein Saat Sarapan

Kamu tidak pernah melewatkan sarapan? Bagus! Namun, pastikan selalu ada protein saat sarapan, karena protein dapat membantu memberikan rasa kenyang. Konsumsi sumber protein juga dapat membantu menurunkan hormon yang menstimulasi rasa lapar dan membantu meningkatkan hormon yang menstimulasi rasa kenyang seperti cholecystokinin, peptide YY, dan GLP-1. Contoh sarapan dengan sumber protein adalah dengan menambahkan telur rebus atau segelas susu. Hm, enak, kan?


5.   Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat

Ini nih yang tidak kalah penting: makan makanan berserat! Konsumsi makanan tinggi serat bisa membantu menahan nafsu makan dan membuat rasa kenyang lebih lama. Makanan yang mengandung tinggi serat bisa memperlambat pengosongan lambung lebih lama, sehingga kamu tidak mudah lapar. Makanan tinggi serat banyak terdapat pada berbagai sayur-sayuran dan buah-buahan. Makan makanan tinggi serat berupa buah sebelum makan utama dapat membantu mengendalikan nafsu makan agar makan tidak berlebihan!



Ternyata, diet yang aman tidak menyiksa, kan? Kamu bisa tetap makan 3 kali sehari dan tidak lemas! Diet kamu juga akan jadi lebih baik lagi kalau kamu terapkan sebagai gaya hidup, bukan hanya sementara saja.


Selamat hidup sehat, ya!