4 Kunci Makanan Diet Penurun Gula Darah

Mama pernah mendengar kabar tentang diabetes yang kini bisa terjadi pada anak-anak? Ya, diabetes tidak hanya terjadi pada orang dewasa. Oleh karena itu, kesadaran akan pola makan sehat dan makanan diet yang bisa menurunkan gula darah semakin diperlukan. 

Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan? Kita sudah sering mendengar bahwa orang-orang tertentu mulai melakukan diet penurun gula darah setelah mereka terdiagnosis dengan diabetes. Dalam kondisi seperti itu, kita perlu melakukan pembiasaan yang tidak mudah. 

Agar memahami makanan diet untuk mencegah diabetes, ada satu yang wajib mama ketahui, yaitu penyebab dari diabetes. Bagaimana sih terjadinya diabetes itu?

Singkatnya, diabetes terjadi ketika gula dalam makanan diproses secara cepat oleh pencernaan, menjadi glukosa, dan kemudian masuk ke dalam darah. Bila glukosa darah tidak diserap oleh sel, maka dia akan terus bersirkulasi di dalam pembuluh darah dan akhirnya mengendap. Bila endapan gula dalam darah ini tinggi dalam jangka panjang, maka bisa terjadi kerusakan sel.

Untuk itu, yang kita perlukan adalah mengkonsumsi makanan yang proses pencernaannya untuk menjadi glukosa lebih lambat. Makanan semacam ini disebut memiliki indeks glikemik (IG) rendah, yaitu di bawah angka 55. Bila IG makanan di atas 55, maka dia termasuk sedang atau tinggi.

Jadi, yang paling penting adalah mengetahui pilihan makanan yang memiliki IG rendah. Ada empat hal yang bisa dijadikan kunci untuk mengenai makanan diet dengan IG rendah. Apa saja itu? 


Tinggi Serat

Makanan yang memiliki kandungan serat tinggi dan jumlah kalori rendah adalah salah satu yang bagus untuk mencegah naiknya gula darah dalam waktu cepat. Serat cenderung membuat kita merasa kenyang lebih lama. Hal itu karena serat diolah perlahan-lahan oleh sistem pencernaan kita. 

Karena proses pencernaan makanan berserat ini lambat, akhirnya peningkatan gula darah pun terjadi sangat lambat. Dengan kata lain, makanan berserat cenderung memiliki indeks glikemik rendah. Kalau mama ingin tahu secara mendetail, coba deh periksa GI Search ini.

Singkatnya, segala jenis buah dan sayur adalah makanan yang bagus untuk menurunkan gula darah. Dan, dikonsumsi banyak-banyak pun cocok buat makan malam lho, mama. 


Mengandung Protein

Jenis makanan kedua yang memiliki IG rendah adalah makanan yang kaya akan protein. Protein cenderung perlu diolah lebih lama dibandingkan karbohidrat. Untuk itu, ketika kita mengkonsumsi protein, gula darah kita tidak akan cepat naik. 

Karena itulah, untuk mendapatkan makanan dengan indeks glikemik rendah, kita bisa mencampurkan sumber karbohidrat kita kita dengan protein, misalnya biji-bijian. Untuk roti tawar, misalnya, kita bisa tambahkan selai kacang yang membuat proses penyerapannya lebih lambat dan kenaikan gula darah pun lambat.


Meminimalkan Pengolahan

Jenis makanan ketiga yang perlu dijadikan sebagai makanan diet kita adalah makanan yang tidak terlalu banyak proses pengolahannya. Yang dimaksud proses pengolahan adalah misalnya dikeringkan, kemudian dihaluskan, dimasak untuk dijadikan zat tertentu, dan kemudian dicampur dengan bahan-bahan lain. 

Proses pengolahan makanan untuk menjadi makanan tersebut semakin mudah terpecah menjadi gula sederhana di dalam lambung. Pengolahan yang cepat tentunya akan menyebabkan peningkatan gula darah dalam waktu cepat. 

Karena itulah nasi yang dimasak sekali dan kemudian dingin cenderung lebih baik buat penderita diabetes daripada nasi yang terus dipanaskan. Pemanasan terus menerus membuat nasi lebih mudah dicerna. 


Potongan Besar

Salah satu jenis makanan diet dengan IG rendah adalah makanan yang disiapkan dalam potongan-potongan besar. Atau, singkatnya, makanan yang tidak dihaluskan. Secara logis, kita bisa memahami bahwa makanan yang berukuran kecil akan lebih mudah diolah di lambung dan usus untuk diserap. 

Oleh karena itu, makanan yang berukuran besar atau masih padat akan lebih baik bila kita tidak ingin makanan tersebut cepat-cepat diolah dan diserap untuk meningkatkan gula darah. Di sini contohnya adalah buah-buahan yang kita konsumsi, buah-buahan yang diblender akan lebih cepat terserap daripada buah-buahan yang berukuran gigit. 

Contoh lainnya adalah bubur. Bubur tidak dianjurkan bagi penderita diabetes karena ukurannya yang lebih kecil menjadikannya lebih mudah terserap dalam pencernaan. 

Nah, sederhana kan kunci untuk mendapatkan makanan diet bagi yang peduli dengan gula darah?


sumber:https://pixabay.com/id/photos/semangkuk-buah-sarapan-makanan-1205155/