Artikel & Tips Jangan Salah, Begini Teknik Deep Frying Anti Gagal
Jangan Salah, Begini Teknik Deep Frying Anti Gagal

Jangan Salah, Begini Teknik Deep Frying Anti Gagal

19 Jun 2026, 14:06

Meski terlihat sederhana karena hanya menggoreng makanan dalam minyak banyak, ternyata deep frying punya teknik dan trik tersendiri supaya hasil masakan tidak berminyak, matang merata, dan tetap crispy lebih lama.

 

Bahkan, kalau salah suhu atau cara menggoreng, makanan bisa cepat gosong di luar tapi masih mentah di dalam. Ada juga hasil gorengan yang terlalu menyerap minyak sehingga terasa berat saat dimakan.

 

Sebenarnya apa itu deep frying dan bagaimana teknik melakukannya dengan benar? Yuk, kenalan lebih jauh dengan teknik memasak yang satu ini!

 

Apa itu Deep Frying?

Deep frying adalah teknik memasak dengan cara merendam bahan makanan sepenuhnya ke dalam minyak panas. 

 

Berbeda dengan shallow frying yang hanya menggunakan sedikit minyak, deep frying membutuhkan minyak dalam jumlah lebih banyak agar makanan bisa matang merata.

 

Teknik ini biasanya digunakan untuk membuat ayam goreng crispy, kentang goreng, donat, risoles hingga gorengan. Seluruh bagian makanan terendam minyak panas sehingga proses memasaknya jadi lebih cepat dan hasilnya bisa renyah di bagian luar.

 

Kenapa Deep Frying Bisa Membuat Makanan Renyah?

Saat makanan dimasukkan ke minyak panas, kandungan air di permukaan makanan akan berubah menjadi uap. Proses ini membuat lapisan luar makanan menjadi kering dan membentuk tekstur renyah.

 

Kalau suhu minyak pas, bagian luar makanan akan cepat crispy sementara bagian dalamnya tetap lembut dan matang sempurna.

 

Sebaliknya, kalau suhu minyak terlalu rendah, makanan justru akan menyerap lebih banyak minyak dan hasilnya jadi lembek.

 

Teknik Deep Frying yang Benar

Deep frying terlihat sederhana karena hanya menggoreng makanan dalam minyak banyak. Namun, supaya hasilnya renyah, matang merata, dan tidak terlalu berminyak, ada beberapa teknik yang perlu diperhatikan.

 

1. Gunakan Minyak yang Banyak

Pada teknik deep frying, bahan makanan harus terendam di dalam minyak panas. Oleh karena itu, jumlah minyak perlu cukup agar makanan matang merata dari semua sisi. Kalau minyak terlalu sedikit, makanan bisa matang tidak rata dan teksturnya kurang crispy.

 

2. Panaskan Minyak Sebelum Menggoreng

Jangan langsung memasukkan bahan saat minyak masih dingin. Pastikan minyak benar-benar panas agar lapisan luar makanan langsung membentuk tekstur crispy. Kamu bisa mengecek minyak dengan memasukkan sedikit adonan atau tepung. Jika langsung berbuih, berarti minyak sudah siap digunakan.

 

Sebelum mulai menggoreng, pastikan minyak sudah mencapai suhu yang tepat. Suhu ideal deep frying biasanya sekitar 170–180°C. Kalau minyak belum panas makanan akan menyerap banyak minyak, tekstur jadi lembek, dan hasil kurang crispy.

 

3. Tiriskan Setelah Digoreng

Setelah matang, tiriskan makanan menggunakan rak atau tisu dapur agar minyak berlebih berkurang. Hindari langsung menumpuk gorengan karena uap panas bisa membuat tekstur crispy cepat hilang.

 

Kesalahan Saat Deep Frying

Meski terlihat mudah, deep frying ternyata punya beberapa teknik penting yang perlu diperhatikan. Kalau salah saat menggoreng, hasil makanan bisa terlalu berminyak, kurang renyah, bahkan cepat gosong.

 

1. Minyak Belum Cukup Panas

Ini jadi salah satu kesalahan paling umum. Saat minyak belum panas lalu makanan langsung dimasukkan, lapisan luar makanan tidak langsung mengeras sehingga minyak lebih banyak terserap.

 

2. Suhu Minyak Terlalu Panas

Sebaliknya, minyak yang terlalu panas juga bisa membuat hasil gorengan kurang maksimal. Bagian luar makanan cepat kecokelatan atau gosong, sedangkan bagian dalamnya belum matang sempurna.

 

3. Terlalu Sering Membalik Gorengan

Membalik makanan terlalu sering bisa merusak lapisan tepung atau membuat bentuk makanan hancur. Cukup balik seperlunya agar matang merata.

 

4. Menggunakan Minyak yang Sudah Terlalu Kotor

Minyak yang digunakan berkali-kali biasanya berubah warna dan meninggalkan rasa pahit pada makanan. Selain membuat rasa kurang enak, minyak kotor juga membuat gorengan cepat gosong.

 

5. Menggoreng Makanan Beku

Makanan beku yang langsung dimasukkan ke minyak panas bisa menyebabkan percikan minyak besar karena kandungan es atau air di permukaannya.

 

Deep frying memang jadi salah satu teknik memasak yang sering digunakan untuk menghasilkan makanan renyah. 

 

Mulai dari ayam goreng, kentang, hingga camilan favorit, semuanya bisa terasa lebih nikmat kalau proses deep frying dilakukan dengan benar.

 

Baca Juga: Berbagai Teknik Memasak untuk Mengolah Makanan dengan Tepat