Artikel & Tips Pempek Palembang Ga Cuma Kapal Selam, Ini Jenis Lainnya
Pempek Palembang Ga Cuma Kapal Selam, Ini Jenis Lainnya

Pempek Palembang Ga Cuma Kapal Selam, Ini Jenis Lainnya

18 Jun 2026, 08:06

Kalau mendengar kata pempek, kebanyakan orang mungkin langsung teringat pempek kapal selam dengan isian telur di dalamnya. Padahal, kuliner khas Palembang ini punya banyak jenis lain yang tidak kalah enak dan menarik untuk dicoba.

 

Menariknya lagi, setiap jenis pempek punya bentuk, ukuran, dan cara menikmati yang berbeda. Ada yang diisi telur, ada yang panjang seperti mie, sampai ada yang bentuknya kecil-kecil untuk camilan.

 

Nah, supaya nggak cuma tahu kapal selam, yuk kenalan dengan berbagai jenis pempek Palembang berikut ini!

 

Mengenal Pempek Palembang

Pempek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari campuran ikan dan sagu atau tepung tapioka. Biasanya, ikan yang digunakan adalah ikan tenggiri karena punya rasa gurih dan aroma yang khas.

 

Pempek umumnya disajikan bersama kuah cuko, yaitu saus berwarna hitam kecokelatan yang dibuat dari gula aren, bawang putih, cabai, dan asam. Perpaduan rasa gurih pempek dan segarnya cuko jadi alasan kenapa makanan ini banyak disukai.

 

Jenis Pempek Palembang

Ternyata ada banyak jenis pempek lain yang juga terkenal dan punya ciri khas masing-masing.

 

1. Pempek Kapal Selam

Pempek kapal selam adalah jenis pempek yang paling populer. Bentuknya besar dan memiliki isian telur ayam di bagian tengahnya. Disebut kapal selam karena bentuknya dianggap menyerupai kapal selam. 

 

Saat digoreng, bagian luar pempek menjadi sedikit renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut dan gurih. Karena ukurannya cukup besar dan ada tambahan telur, pempek kapal selam biasanya terasa lebih mengenyangkan dibanding jenis lainnya.

 

2. Pempek Lenjer

Pempek lenjer punya bentuk panjang seperti silinder. Jenis ini termasuk salah satu pempek yang paling sederhana karena tidak memiliki isian. Biasanya pempek lenjer dipotong-potong sebelum disajikan bersama cuko. 

 

Teksturnya kenyal dan cocok untuk yang suka rasa pempek original. Lenjer juga sering digunakan sebagai bahan dasar untuk olahan lain seperti pempek kuah atau tumisan pempek.

 

3. Pempek Adaan

Pempek adaan berbentuk bulat kecil dan dibuat dengan tambahan santan serta bawang dalam adonannya. Aromanya juga lebih harum karena penggunaan bawang dan santan.

 

Berbeda dari jenis pempek lain yang direbus dulu sebelum digoreng, pempek adaan langsung digoreng hingga matang. Karena itu, teksturnya cenderung lebih garing di luar tapi tetap lembut di dalam.

 

4. Pempek Kulit

Sesuai namanya, pempek kulit dibuat menggunakan campuran kulit ikan sehingga rasanya lebih gurih dan aromanya lebih kuat.

 

Warna pempek kulit biasanya lebih gelap dibanding pempek biasa. Teksturnya sedikit lebih padat dengan rasa ikan yang lebih terasa.

 

5. Pempek Pistel

Pempek pistel adalah jenis pempek khas Palembang yang dibuat tanpa ikan. Pempek pistel punya bentuk mirip pastel dengan isian tumisan pepaya muda yang dibumbui.

 

Perpaduan rasa gurih pempek dan isian pepaya yang sedikit manis membuat jenis ini punya rasa yang unik dan berbeda dari pempek lainnya.

 

6. Pempek Keriting

Pempek keriting memiliki bentuk yang cukup unik dibanding jenis pempek lainnya. Adonannya dibentuk menyerupai gulungan mie yang kemudian disatukan. Karena bentuknya yang “keriting”, pempek ini jadi mudah dikenali.

 

Pempek keriting biasanya disajikan dengan kuah cuko dan potongan timun agar rasanya semakin segar. Selain enak, bentuknya yang menarik juga membuat pempek keriting cukup populer sebagai camilan maupun pelengkap sajian pempek campur.

 

7. Pempek Lenggang

Pempek lenggang adalah olahan pempek yang dipadukan dengan telur, lalu dimasak dengan cara dipanggang atau digoreng. Sekilas tampilannya mirip seperti telur dadar atau martabak telur.

 

Biasanya, potongan pempek dicampur dengan telur kocok kemudian dimasak hingga matang. Rasanya jadi perpaduan antara gurihnya pempek dan lembutnya telur.

 

8. Pempek Tahu

Pempek tahu adalah jenis pempek yang menggunakan tahu sebagai isiannya. Tahu dibungkus dengan adonan pempek, lalu direbus atau digoreng hingga matang.

 

Biasanya pempek tahu disajikan bersama kuah cuko, mie, dan potongan timun agar rasanya semakin nikmat. Jenis pempek ini cukup disukai karena kombinasi tekstur tahu yang lembut dan pempek yang kenyal terasa pas saat disantap.

 

9. Pempek Tunu

Pempek tunu adalah jenis pempek yang dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang. Kata “tunu” sendiri dalam bahasa Palembang berarti bakar.

 

Biasanya pempek lenjer dipotong-potong lalu dibakar di atas bara atau teflon hingga permukaannya sedikit kecokelatan dan harum. Setelah itu, pempek disajikan dengan cuko dan pelengkap lainnya.

 

10. Pempek Crispy

Pempek crispy adalah salah satu kreasi modern dari pempek khas Palembang. Berbeda dengan pempek tradisional yang teksturnya dominan kenyal, pempek crispy dibuat lebih kecil lalu digoreng hingga renyah di bagian luar.

 

Biasanya pempek crispy disajikan sebagai camilan dengan tambahan bubuk bumbu atau cuko terpisah. Karena bentuknya praktis dan renyah, jenis pempek ini cukup populer sebagai snack kekinian.

 

Pempek Palembang memang punya banyak jenis yang menarik untuk dicoba, bukan cuma kapal selam saja. Mulai dari pempek lenjer, adaan, kulit, hingga pempek tunu, masing-masing punya bentuk, tekstur, dan cita rasa yang khas.

 

Kalau berkesempatan mencicipi pempek, jangan ragu mencoba jenis-jenis lainnya supaya pengalaman menikmati kuliner khas Palembang jadi semakin lengkap.

 

Baca Juga: Ga Cuma Pempek, Yuk Cobain Makanan Khas Palembang Berikut Ini!