Artikel & Tips Ga Cuma Pempek, Yuk Cobain Makanan Khas Palembang Berikut Ini!
Ga Cuma Pempek, Yuk Cobain Makanan Khas Palembang Berikut Ini!

Ga Cuma Pempek, Yuk Cobain Makanan Khas Palembang Berikut Ini!

22 Oct 2025, 10:10

Penulis: Azzahra Ilka Aulia

 

Setiap kota di Indonesia punya cerita rasa yang khas, dan Palembang sebagai ibu kota Sumatera Selatan adalah salah satu yang paling istimewa. 

 

Kota yang dijuluki “Bumi Sriwijaya” ini terkenal sebagai surganya pencinta kuliner berbasis ikan dan santan. Rasanya gurih, sedikit manis, dan penuh rempah, membuat siapa pun yang mencicipi pasti ingin nambah lagi!

 

Kalau kamu mengaku pencinta kuliner Nusantara, daftar makanan khas Palembang berikut wajib banget kamu coba. Yuk, jelajahi satu per satu kelezatan khas dari tepi Sungai Musi ini!

 

8 Makanan Khas Palembang 

Buat kamu pencinta kuliner Nusantara, inilah 8 makanan khas Palembang yang bisa kamu nikmati kelezatannya.

 

1. Pempek

 

2

 

Hidangan pempek sudah jadi simbol kota Palembang. Terbuat dari campuran daging ikan (biasanya ikan tenggiri atau belida) dan tepung sagu, pempek punya tekstur kenyal dan rasa gurih yang khas.

 

Yang bikin pempek makin spesial adalah kuah cuko, yaitu saus hitam kecokelatan dari campuran gula merah, cabai, bawang putih, dan cuka. Rasa pedas, manis, dan asamnya bikin ketagihan.

 

Varian pempek pun banyak, mulai dari pempek kapal selam berisi telur, pempek lenjer yang berbentuk panjang, hingga pempek adaan yang berbentuk bulat dan digoreng garing. Mau dimakan hangat atau disajikan dengan cuko, semua sama-sama enak.

 

2. Tekwan

 

3

 

Tekwan bisa dibilang “bakso ikan khas Palembang” karena dibuat dari adonan ikan dan sagu yang dibentuk kecil-kecil lalu direbus.

 

Disajikan dengan kuah kaldu udang yang bening dan harum, tekwan biasanya dilengkapi jamur kuping, bunga sedap malam, dan bengkuang yang dipotong tipis. Teksturnya lembut, rasa kuahnya segar, dan cocok disantap saat cuaca dingin atau hujan turun.

 

Baca Juga: Lezat dan Kenyal, Ini Resep Tekwan Sagu Khas Palembang

 

3. Model

Sekilas mirip dengan tekwan, tapi model punya ciri khasnya sendiri. Kuahnya sama-sama terbuat dari kaldu ikan atau udang, tetapi isiannya berbeda. Model biasanya berupa pempek besar berisi tahu yang dipotong-potong, lalu disiram dengan kuah bening hangat.

 

Rasa gurihnya berasal dari kombinasi ikan, tahu, dan kaldu yang kaya rempah. Model juga sering disajikan dengan timun dan soun, memberikan sensasi segar dan kenyal dalam satu suapan.

 

4. Mie Celor

 

4

 

ie celor merupakan sajian mi kuning tebal yang disiram dengan kuah santan dan kaldu udang. Kuahnya kental, creamy, dan punya aroma seafood.

 

Biasanya, mie celor disajikan bersama tauge, telur rebus, dan taburan seledri serta bawang goreng. Perpaduan gurih santan dan manis udang bikin rasanya khas, mirip perpaduan antara mi rebus dan laksa.

 

5. Martabak HAR

Namanya Martabak HAR, singkatan dari Haji Abdul Rozak, penemu kuliner legendaris ini pada tahun 1940-an.

 

Martabak HAR terbuat dari adonan tipis yang diisi telur ayam atau telur bebek, lalu digoreng hingga matang. Yang membuatnya beda dari martabak lain adalah kuah kari yang disiramkan di atasnya.

 

Rasanya gurih, hangat, dan sedikit pedas, pas disantap bersama acar timun segar. Sekarang, Martabak HAR sudah jadi salah satu ikon kuliner wajib coba kalau kamu mampir ke Palembang.

 

6. Laksan

 

5

 

Kalau biasanya pempek disajikan dengan cuko yang pedas asam, laksan hadir dengan versi kuah santan yang gurih dan lembut.

 

Bahan dasarnya masih sama, yaitu ikan dan sagu, tapi bentuknya lonjong pipih dan disajikan dengan kuah santan berbumbu cabai dan bawang merah. Kuahnya mirip kari tapi lebih ringan.

 

Laksan sering disantap saat sarapan atau acara keluarga. Sekilas mirip lontong sayur, tapi dengan rasa laut yang khas Palembang.

 

7. Celimpungan

Masih satu keluarga dengan laksan, celimpungan juga dibuat dari adonan ikan dan sagu. Bedanya, bentuk celimpungan bulat kecil seperti bakso, lalu disajikan dalam kuah santan kuning yang dibumbui kunyit, lengkuas, dan bawang putih.

 

Teksturnya lembut tapi kenyal, dan rasa kuahnya gurih pekat. Celimpungan biasanya disajikan dalam mangkuk kecil dan disantap hangat-hangat.

 

8. Kue Maksuba

Palembang juga punya kue tradisional yang mewah dan berlapis-lapis, yaitu kue maksuba. Kue ini dibuat dari campuran telur bebek, gula, dan mentega tanpa tepung sama sekali. Setiap lapisan dipanggang satu per satu hingga menghasilkan tekstur lembut dan rasa manis yang kaya.

 

Kue maksuba biasanya hanya disajikan pada acara penting, seperti pernikahan, Idulfitri, atau tamu kehormatan karena proses pembuatannya yang cukup rumit. Namun, hasilnya sepadan yang legit, wangi, dan meleleh di mulut.

 

Ciri Khas Kuliner Palembang

Setiap daerah di Indonesia punya keunikan rasa sendiri, begitu juga dengan Palembang.

 

1. Bahan Utama Ikan

Sebagian besar hidangan Palembang memanfaatkan ikan air tawar atau laut sebagai bahan dasar. Ikan seperti tenggiri, gabus, atau belida sering digunakan karena dagingnya lembut dan tidak mudah hancur saat dicampur dengan tepung sagu.

 

Campuran ikan dan sagu ini menghasilkan tekstur yang kenyal, padat, dan kaya protein. Tidak heran kalau banyak orang bilang kuliner Palembang itu “lezat sekaligus sehat.”

 

2. Kuah Cuko yang Khas

Satu lagi rahasia kelezatan kuliner Palembang adalah kuah cuko, saus legendaris yang jadi pasangan sejati pempek. Kuah ini dibuat dari campuran cuka, gula merah, cabai, dan bawang putih yang direbus hingga kental dan harum.

 

Setiap keluarga di Palembang pun biasanya punya resep cuko sendiri dengan tingkat kepedasan dan kekentalan yang berbeda-beda.

 

Dari pempek yang legendaris sampai kue maksuba, kuliner Palembang membuktikan bahwa setiap hidangan punya cerita dan karakter tersendiri.

 

Kelezatan makanan khas Palembang bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang warisan budaya dan kreativitas masyarakatnya dalam mengolah bahan lokal, seperti ikan, santan, dan rempah-rempah.

 

Jadi, kalau kamu berkesempatan mengunjungi Palembang, jangan lupa jelajahi kulinernya satu per satu. Dijamin, setelah mencicipi semuanya, kamu bakal paham kenapa Palembang disebut sebagai salah satu kota kuliner terbaik di Indonesia.