Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Azzahra Ilka Aulia
Persiapan Hari Raya Lebaran biasanya sudah dimulai dari jauh-jauh hari. Selain menyiapkan kebutuhan mudik dan hidangan khas Lebaran, banyak orang juga mulai sibuk membuat kue kering sejak awal.
Dari sekian banyak kue Lebaran, nastar hampir selalu jadi primadona. Dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, kamu bisa menyajikan nastar homemade yang rasanya tidak kalah dari buatan toko kue.
Artikel ini akan membahas resep kue nastar bulat yang lembut dan lumer, lengkap dengan tips agar hasilnya cantik dan cocok disajikan saat Hari Raya Lebaran.
Sebelum masuk ke resep, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan agar nastar buatanmu sukses dan anti gagal
Kombinasi butter dan margarin bisa menghasilkan aroma harum sekaligus tekstur yang lembut.
Mengaduk adonan cukup sampai tercampur rata saja. Terlalu lama menguleni bisa membuat nastar keras.
Selai yang terlalu basah bisa membuat nastar melebar dan mudah retak saat dipanggang.
Gunakan suhu sedang agar nastar matang merata dan tidak cepat gosong.
Resep berikut cocok untuk kamu yang ingin membuat nastar dengan hasil lembut dan isian yang terasa di setiap gigitan.
Baca Juga: Kue Kering Tetap Lezat hingga Lebaran? Ini Cara Menyimpannya!
Agar nastar buatan rumah tetap enak, lembut, dan aman dikonsumsi hingga Hari Raya Lebaran, cara penyimpanannya tidak boleh asal. Berikut beberapa langkah penting yang bisa kamu lakukan.
Setelah dipanggang, biarkan nastar berada di suhu ruang hingga benar-benar dingin. Menyimpan nastar dalam kondisi masih hangat dapat menyebabkan uap air terperangkap di dalam stoples dan membuat kue cepat melempem atau berjamur.
Pilih stoples kaca atau plastik tebal yang memiliki penutup rapat. Pastikan stoples sudah dicuci bersih dan dikeringkan sempurna sebelum digunakan agar tidak ada sisa air atau bau yang bisa memengaruhi kualitas nastar.
Menambahkan kertas roti atau baking paper di dasar stoples membantu menyerap kelembapan berlebih dan menjaga bagian bawah nastar tetap kering.
Tata nastar secara bertumpuk secukupnya tanpa menekan terlalu padat. Menyusun terlalu rapat bisa membuat nastar mudah retak atau bentuknya berubah.
Letakkan stoples nastar di suhu ruang yang sejuk, tidak lembap, dan jauh dari sinar matahari langsung. Hindari menyimpan di dekat kompor atau area dapur yang panas.
Terlalu sering membuka stoples dapat membuat udara lembap masuk dan mempercepat perubahan tekstur nastar. Ambil nastar secukupnya lalu segera tutup kembali stoples.
Jika menyimpan beberapa jenis kue kering, sebaiknya gunakan stoples terpisah. Nastar mudah menyerap aroma dari kue lain sehingga bisa memengaruhi rasa aslinya.
Jika nastar disimpan dalam waktu lama, sesekali cek kondisinya. Bila perlu, kamu bisa menghangatkannya sebentar di oven suhu rendah untuk mengembalikan tekstur sebelum disajikan.
Membuat nastar sendiri di rumah memang membutuhkan waktu dan kesabaran, tapi hasilnya sebanding. Selain lebih hemat, nastar homemade juga terasa lebih spesial karena dibuat dengan penuh perhatian.
Tak perlu takut gagal, karena dengan resep dan tips yang tepat, siapa pun bisa membuat kue nastar bulat lembut dan lumer untuk Hari Raya. Yuk, mulai siapkan bahan dari sekarang dan sambut Lebaran dengan aroma nastar yang menggoda dari dapur rumahmu!