Artikel & Tips Cara Membuat Kue Lidah Kucing yang Renyah
Cara Membuat Kue Lidah Kucing yang Renyah

Cara Membuat Kue Lidah Kucing yang Renyah

06 Mar 2026, 15:03

Penulis: Azzahra Ilka Aulia

 

Selain nastar dan kastengel, kue lidah kucing juga punya tempat spesial di hati banyak orang saat Lebaran. Bentuknya tipis memanjang, teksturnya renyah, dan rasanya manis bikin susah berhenti ngemil. 

 

Meski terlihat mudah, membuat kue lidah kucing yang benar-benar renyah dan tidak melebar ternyata butuh teknik yang tepat. Kalau salah sedikit, kue bisa jadi terlalu tebal, kurang kering, atau malah gosong di bagian pinggir.

 

Supaya persiapan Lebaran tahun ini makin lengkap, yuk kita bahas cara membuat kue lidah kucing yang renyah, cantik, dan siap mengisi stoples di rumahmu. Dengan langkah yang tepat, kamu bisa bikin sendiri versi homemade yang tidak kalah enak dari buatan toko kue favorit.

 

Kenalan dengan Kue Lidah Kucing

Kue lidah kucing adalah salah satu kue kering klasik yang hampir selalu hadir saat Lebaran. Bentuknya tipis dan memanjang, dengan ujung sedikit membulat, mirip lidah kucing, itulah asal-usul namanya. 

 

Teksturnya renyah dan ringan, tapi tidak keras. Saat digigit, kue ini langsung patah dengan kriuk yang halus. Inilah alasan kenapa kue ini sering jadi favorit tamu yang datang bersilaturahmi.

 

Secara umum, bahan dasar kue lidah kucing cukup sederhana, yaitu mentega, gula halus, putih telur, dan tepung terigu protein rendah. Penggunaan putih telur membuat teksturnya lebih ringan dan tipis dibandingkan kue kering lain yang memakai kuning telur.

 

Resep Kue Lidah Kucing

Resep ini cocok untuk persiapan Lebaran karena hasilnya ringan dan tidak terlalu manis. Yuk, siapkan bahan dan ikuti langkahnya satu per satu supaya hasilnya maksimal!

 

Bahan-Bahan:

  • 125 gram mentega atau margarin
  • 100 gram gula halus
  • 2 butir putih telur
  • 125 gram tepung terigu protein rendah
  • 1 sdm tepung maizena
  • ½ sdt vanila bubuk
  • Sejumput garam

 

Cara Membuat:

  1. Kocok mentega dan gula halus menggunakan mixer dengan kecepatan sedang hingga lembut dan tercampur rata. Tidak perlu sampai mengembang, cukup sampai teksturnya creamy.
  2. Masukkan putih telur satu per satu sambil terus dikocok dengan kecepatan rendah. Pastikan setiap bagian sudah tercampur sebelum menambahkan berikutnya agar adonan tidak pecah.
  3. Ayak tepung terigu, susu bubuk, vanili, dan garam. Masukkan ke dalam adonan sedikit demi sedikit. Aduk menggunakan spatula dengan teknik lipat hingga rata. Jangan overmix agar tekstur tetap ringan. Adonan yang jadi harus lembut dan bisa dimasukkan ke piping bag tanpa terlalu cair.
  4. Masukkan adonan ke dalam piping bag. Semprotkan memanjang di atas loyang yang sudah dialasi baking paper atau gunakan loyang khusus lidah kucing. Beri jarak antar adonan karena akan sedikit melebar saat dipanggang.
  5. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 150–160°C selama 15–20 menit
  6. Angkat dari oven dan diamkan beberapa menit. Lepaskan dengan spatula tipis dan biarkan dingin sebelum disimpan.

 

Tips agar Lidah Kucing Renyah dan Tahan Lama di Toples Lebaran

Supaya tidak kecewa saat hari raya tiba, penting untuk tahu trik-trik kecil yang bikin lidah kucing tetap renyah dari pertama dipanggang sampai terakhir diambil dari toples. Yuk, simak tips lengkapnya!

 

1. Gunakan Tepung Protein Rendah

Pemilihan tepung sangat berpengaruh pada tekstur akhir. Tepung protein rendah menghasilkan kue yang lebih ringan dan renyah dibandingkan tepung protein sedang atau tinggi. Kalau salah pilih tepung, hasilnya bisa jadi lebih keras atau terlalu padat.

 

2. Pastikan Mentega Suhu Ruang dan Bukan Cair

Mentega yang terlalu cair bikin adonan terlalu lembek dan melebar saat dipanggang. Sebaliknya, mentega yang masih keras bikin adonan sulit tercampur rata. Tekstur ideal mentega adalah lembut saat ditekan, tidak meleleh, dan mudah dikocok bersama gula.

 

3. Jangan Overmix Adonan

Mengocok adonan terlalu lama bisa membuat tekstur berubah. Khusus setelah tepung dimasukkan, cukup aduk sampai rata saja. Overmix bisa membuat tekstur kurang ringan, kue jadi agak keras, dan hasil tidak serenyah yang diharapkan.

 

4. Cetak Adonan yang Tipis

Semakin tipis adonan saat dicetak, semakin renyah hasilnya. Kalau terlalu tebal, bagian tengah bisa kurang kering meski pinggirnya sudah cokelat. Tips mencetak adalah dengan gunakan spuit kecil atau loyang khusus lidah kucing, tekan dengan konsisten, dan buat ukuran seragam agar matang merata.

 

5. Gunakan Oven yang Sudah Dipanaskan

Jangan masukkan loyang ke oven yang belum panas. Oven yang belum stabil bisa membuat adonan melebar tidak merata dan teksturnya kurang kering. Panaskan oven minimal 10–15 menit sebelum memanggang dengan suhu ideal 150–160°C.

 

6. Panggang Sampai Kering

Banyak yang takut gosong lalu mengeluarkan kue terlalu cepat. Padahal, supaya renyah, lidah kucing harus cukup kering. Tanda sudah matang adalah pinggiran kecokelatan, bagian tengah tidak lembek, terasa kering saat disentuh, dan kalau masih terasa lembap, tambahkan waktu 1–2 menit sambil diawasi.

 

7. Simpan di Stoples Kedap Udara

Kue yang masih hangat mengandung uap air. Kalau langsung dimasukkan ke toples, uap tersebut bisa membuat kue melempem.

 

Maka dari itu, tunggu sampai lidah kucing dingin sebelum dimasukkan ke dalam stoples. Gunakan stoples kaca atau plastik kedap udara, wadah yang benar-benar kering, dan hindari buka-tutup terlalu sering.

 

Selama kamu sabar saat mengocok adonan, rapi saat mencetak, dan teliti mengatur suhu oven, hasil kue lidah kucing pasti memuaskan. Akhirnya, yang paling menyenangkan dari bikin kue sendiri bukan cuma rasanya, tapi juga suasana hangat di dapur dan rasa puas saat melihat toples terisi penuh. 

 

Semoga proses membuat lidah kucing ini jadi bagian seru dari persiapan Lebaranmu tahun ini. Selamat memanggang dan semoga hasilnya renyah sempurna!