Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Azzahra Ilka Aulia
Kalau bicara soal masakan Indonesia, rasanya nggak bisa lepas dari yang namanya rempah-rempah. Inilah rahasia kenapa makanan khas Nusantara punya aroma dan rasa yang kuat, bikin kangen, dan selalu beda dari masakan negara lain.
Sejak zaman dulu, Indonesia memang terkenal sebagai “surga rempah”. Tidak heran bangsa asing rela berlayar jauh-jauh hanya untuk memburu rempah dari negeri ini.
Nah, biar makin kenal sama kekayaan dapur kita, yuk bahas jenis-jenis rempah-rempah populer di Indonesia, lengkap dengan kegunaannya dalam masakan sehari-hari.
Berikut ini ada beberapa rempah khas indonesia yang sering digunakan di dapur.
Lada atau merica jadi salah satu rempah paling populer. Ada dua jenis yang sering dipakai, yaitu lada putih dan lada hitam. Rasanya pedas hangat dan bisa bikin masakan jadi lebih “nendang”.
Kegunaan lada dalam masakan sering dipakai di sop ayam, bakso, tumisan sayur, hingga ayam goreng tepung biar ada rasa gurih pedas alami.
Lada juga bermanfaat untuk kesehatan dengan bisa bantu menghangatkan tubuh, melancarkan pernapasan, dan kaya antioksidan.
Cengkeh bentuknya kecil, berwarna cokelat kehitaman dengan aroma kuat yang khas. Selain jadi bumbu masak, cengkeh juga sering dipakai dalam minuman herbal.
Kegunaannya banyak untuk masakan semur daging, rendang, gulai kambing, hingga nasi briyani. Untuk minuman, bisa jadi campuran teh, wedang jahe, atau bandrek.
Manfaat dari cengkeh juga dapat meredakan sakit gigi, menghangatkan tubuh, dan bersifat antibakteri.
Aromanya manis hangat dan sering dipakai di masakan manis maupun gurih. Bentuknya berupa gulungan tipis berwarna cokelat.
Kegunaan dari kayu manis cocok untuk masakan daging (seperti kari kambing), semur, kue-kue tradisional, dan minuman hangat seperti wedang uwuh.
Manfaat dari kayu manis bisa membantu menurunkan gula darah, meningkatkan metabolisme, dan bikin tubuh terasa hangat.
Pala biasanya berbentuk biji bulat yang diparut atau digiling sebelum dipakai. Rasa dan aromanya khas, agak manis sekaligus gurih.
Kegunaan dari pala sering dipakai di sup buntut, semur, perkedel, hingga nastar. Banyak juga digunakan di saus bechamel ala Eropa.
Manfaatnya dapat membantu tidur lebih nyenyak, menambah nafsu makan, dan melancarkan pencernaan.
Kapulaga punya aroma segar dengan rasa agak manis. Ada kapulaga hijau dan kapulaga putih yang umum dipakai di Indonesia.
Kegunaan dari kapulaga sering ditemukan di gulai, nasi kebuli, rawon, dan kari. Kalau di minuman, bisa ditambahkan ke kopi rempah atau teh tarik biar lebih harum.
Manfaat dari kapulaga baik untuk pencernaan, mengurangi bau mulut, dan membuat tubuh lebih segar.
Kalau yang satu ini pasti sering kamu lihat di masakan rumah. Daun salam punya aroma lembut, tidak terlalu menyengat, tapi bikin masakan lebih sedap.
Biasanya, daun salam dipakai di nasi uduk, sayur asem, sop ayam, tumisan, sampai pepes. Daun salam sering dimasukkan langsung saat masakan direbus.
Manfaat dari daun salam membantu menurunkan kolesterol, melancarkan pencernaan, dan mengontrol gula darah.
Sekilas mirip jahe, tapi aromanya beda: lebih segar dengan sedikit pedas. Lengkuas biasanya dipotong atau digeprek sebelum dimasukkan ke masakan.
Kegunaan lengkuas wajib ada di bumbu sayur lodeh, opor ayam, soto Betawi, sampai pepes ikan. Manfaatnya bisa melawan radang, memperkuat sistem imun, dan membantu pencernaan.
Sereh punya batang panjang dengan aroma segar mirip lemon. Biasanya dipotong dan digeprek sebelum dimasukkan ke masakan.
Kegunaan dari sereh ini jadi andalan buat sop, gulai, ayam bakar, sate lilit Bali, hingga minuman herbal seperti teh serai. Manfaatnya juga menenangkan pikiran, menurunkan stres, dan membantu tidur lebih nyenyak.
Bentuknya bulat kecil berwarna putih kekuningan. Setelah disangrai atau dibakar, kemiri akan menghasilkan rasa gurih yang bikin masakan makin lezat.
Kegunaan dari kemiri dipakai di bumbu dasar kuning atau putih, contohnya sayur lodeh, opor ayam, sambal pecel, hingga sate. Manfaatnya kaya minyak sehat yang baik untuk kulit dan rambut, juga mengandung antioksidan.
Kunyit adalah rempah berwarna kuning oranye. Bentuknya mirip jahe, tapi aromanya lebih tajam dan warnanya pekat. Salah satu ciri khas kunyit adalah kemampuannya memberikan warna alami pada makanan.
Kegunaan dalam masakan sebagai bumbu dasar kuning pada gulai, opor, soto, hingga nasi kuning. Selain itu, bisa diolah menjadi minuman jamu tradisional, seperti kunyit asam.
Selain di dapur, kunyit juga terkenal sebagai bahan alami untuk kesehatan, karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya.
Jinten punya bentuk biji kecil berwarna cokelat tua dengan aroma yang khas, agak tajam dan sedikit pahit. Walau ukurannya kecil, rasanya kuat sekali, jadi biasanya hanya digunakan sedikit saja dalam masakan.
Umumnya dipakai pada bumbu kari, gulai, atau rendang untuk menambah aroma hangat. Bisa juga ditambahkan ke tumisan sayur atau sop agar lebih wangi.
Menariknya, jinten juga dipercaya dapat membantu pencernaan dan sering dipakai dalam ramuan herbal.
Kalau kamu pernah makan rawon, pasti tahu kluwek. Rempah ini unik karena bentuknya berupa biji dengan isian hitam pekat. Meski terlihat sederhana, kluwek memberikan warna hitam khas sekaligus rasa gurih pada masakan.
Kegunaan dalam masakan adalah sebagai bahan utama dalam kuah rawon khas Jawa Timur. Dipakai juga dalam sup konro khas Makassar.
Namun perlu hati-hati, karena biji kluwek yang masih mentah bisa beracun. Makanya, kluwek harus diproses dan difermentasi terlebih dahulu sebelum digunakan.
Temulawak sering dianggap saudara dekat kunyit dan jahe. Bentuknya memang mirip, tapi ukurannya biasanya lebih besar dan warnanya lebih ke arah kuning kecokelatan.
Biasanya dipakai untuk memberi aroma dan rasa segar pada sayur lodeh atau masakan berkuah. Populer sebagai bahan jamu tradisional untuk menjaga stamina dan kesehatan hati.
Temulawak lebih sering digunakan untuk minuman kesehatan, tapi jangan salah, di beberapa daerah juga dipakai sebagai bumbu tambahan masakan rumahan.
Kencur adalah salah satu rempah yang paling sering kita jumpai di dapur. Aromanya khas dan kuat, bikin masakan jadi wangi sekaligus gurih.
Kegunaan dalam masakan sebagai jadi bahan utama pada sambal kencur atau sambal pecel. Bisa dijadikan bahan utama minuman jamu tradisional seperti beras kencur.
Kencur bukan hanya bikin masakan sedap, tapi juga dipercaya bisa meningkatkan energi tubuh dan meredakan masuk angin.
Kunci atau temu kunci adalah rempah dengan aroma segar dan agak pedas. Ukurannya kecil memanjang, mirip jahe tapi lebih ramping.
Kegunaan dalam masakan adalah biasa dipakai untuk bumbu sayur bening, seperti sayur bayam atau sayur bening labu. Ditambahkan ke pepes atau pindang ikan agar aromanya lebih harum.
Kunci juga dikenal punya manfaat untuk mengatasi masalah pencernaan, jadi cocok ditambahkan dalam makanan berkuah ringan.
Bayangin masakan tanpa rempah-rempah, pasti rasanya hambar. Rempah bukan cuma bikin makanan enak, tapi juga bagian dari identitas kuliner Indonesia. Bahkan tiap daerah punya kombinasi rempah berbeda yang bikin masakannya unik.
Misalnya, masakan Padang terkenal kaya rempah dengan cabai, kunyit, serai, dan daun jeruk. Sementara itu, di Jawa lebih sering pakai ketumbar, kemiri, dan gula jawa untuk rasa manis gurih.
Itulah beberapa jenis rempah-rempah populer di Indonesia yang bikin masakan kita selalu istimewa. Bukan hanya bikin enak, rempah-rempah juga punya manfaat kesehatan yang luar biasa.
Jadi, jangan ragu untuk selalu sedia rempah-rempah ini di rumah. Selain memperkaya rasa masakan, kamu juga ikut melestarikan tradisi kuliner Nusantara yang sudah terkenal di seluruh dunia.
Baca Juga: Bumbu Dapur Kering yang Harus Ada di Dapurmu, Bikin Masak Jadi Mudah!