Artikel & Tips Biar Enggak Salah, Yuk Kenalan dengan Jenis-Jenis Ramen Jepang Ini
Biar Enggak Salah, Yuk Kenalan dengan Jenis-Jenis Ramen Jepang Ini

Biar Enggak Salah, Yuk Kenalan dengan Jenis-Jenis Ramen Jepang Ini

22 Apr 2026, 08:04

Ramen adalah salah satu hidangan khas Jepang yang populer di seluruh dunia. Mie berkuah ini dikenal dengan rasa gurih yang khas serta topping yang beragam, mulai dari daging, telur, hingga sayuran. 

 

Menariknya, ramen punya banyak variasi, terutama dari jenis kuah dan cara penyajiannya. Perbedaan ini membuat setiap jenis ramen punya karakter dan pengalaman rasa yang unik. Yuk, kenali berbagai jenis ramen Jepang dari kuah dan cara penyajiannya.

 

Jenis Ramen Berdasarkan Kuah

Setiap jenis kuah ramen dibuat dari bahan dasar yang berbeda sehingga menghasilkan rasa, warna, dan tekstur yang khas. Berikut beberapa jenis ramen berdasarkan kuahnya.

 

1. Shoyu Ramen

Shoyu ramen merupakan salah satu jenis ramen yang paling umum dan banyak ditemukan di Jepang, terutama di wilayah Tokyo. Kuahnya berbasis kecap asin (soy sauce) sehingga memiliki warna cokelat bening yang khas.

 

Rasanya gurih, ringan, dan sedikit asin, dengan aroma yang cukup kuat dari kecap. Biasanya, shoyu ramen menggunakan kaldu ayam atau campuran ayam dan sayuran sehingga tidak terlalu berat saat dimakan. 

 

2. Shio Ramen

Shio ramen dikenal sebagai ramen dengan kuah paling ringan di antara jenis lainnya. “Shio” sendiri berarti garam, yang menjadi bumbu utama dalam kuah ini. Kuahnya berwarna bening dan memiliki rasa gurih yang halus. 

 

Shio ramen sering jadi pilihan bagi yang ingin menikmati rasa asli kaldu tanpa terlalu banyak bumbu tambahan. Biasanya berasal dari daerah pesisir Jepang karena penggunaan garam sebagai bahan utama. 

 

3. Miso Ramen

Miso ramen berasal dari daerah Hokkaido, khususnya kota Sapporo. Miso ramen menggunakan pasta miso sebagai dasar kuahnya. Miso adalah hasil fermentasi kedelai yang memberikan rasa gurih khas dengan sedikit sentuhan manis.

 

Kuah miso ramen biasanya lebih kental dan keruh dibanding shoyu atau shio. Rasanya lebih kuat dan mengenyangkan sehingga cocok untuk kamu yang suka makanan dengan rasa kuat. Miso ramen juga sering disajikan dengan topping seperti jagung, mentega, dan sayuran.

 

4. Tonkotsu Ramen

Tonkotsu ramen terkenal dengan kuahnya yang sangat kental dan creamy. Kuah ini dibuat dari rebusan tulang babi yang dimasak dalam waktu lama, bahkan bisa mencapai belasan jam. Proses ini menghasilkan kuah berwarna putih susu dengan tekstur yang pekat dan rasa yang sangat gurih. 

 

Tonkotsu ramen biasanya disajikan dengan mi tipis dan topping seperti chashu (irisan daging), telur, dan daun bawang. Jenis ini populer karena rasanya sangat gurih dan creamy, dengan aroma yang khas.

 

5. Ramen Vegetarian

Ramen vegetarian menjadi alternatif bagi yang tidak mengonsumsi daging. Kuahnya dibuat dari bahan nabati, seperti jamur, rumput laut, kedelai, dan sayuran.

 

Meskipun tanpa kaldu hewani, ramen ini tetap memiliki rasa gurih yang cukup kuat. Teksturnya biasanya lebih ringan dan segar, cocok untuk kamu yang ingin pilihan lebih sehat.

 

6. Tantanmen

Tantanmen merupakan ramen yang terinspirasi dari hidangan Tiongkok, khususnya Sichuan. Kuahnya menggunakan campuran wijen, kacang, dan cabai sehingga menghasilkan rasa gurih, creamy, dan pedas.

 

Biasanya, tantanmen dilengkapi dengan daging cincang dan sayuran. Rasa pedasnya cukup terasa, tapi tetap seimbang dengan creamy dari wijen. Cocok untuk yang suka ramen dengan sensasi pedas.

 

Jenis Ramen Berdasarkan Gaya Penyajian

Selain dari kuah, ramen juga memiliki variasi berdasarkan cara penyajiannya. Ini memberikan pengalaman makan yang berbeda.

 

1. Ramen Berkuah (Shiru-ari)

Ini adalah jenis ramen yang paling umum. Mi disajikan dalam mangkuk berisi kuah panas lengkap dengan topping. Gaya ini paling klasik dan cocok untuk semua orang, terutama saat ingin makanan yang hangat dan mengenyangkan.

 

2. Tsukemen (Ramen Celup)

Pada tsukemen, mi dan kuah disajikan secara terpisah. Mi biasanya lebih tebal dan disajikan dalam keadaan dingin atau hangat. Cara makannya adalah dengan mencelupkan mi ke dalam kuah yang kental sebelum dimakan.

 

3. Mazesoba (Ramen Tanpa Kuah) 

Mazesoba tidak menggunakan kuah, melainkan saus kental yang dicampur langsung dengan mi. Biasanya disajikan dengan topping, seperti daging cincang, telur, dan daun bawang. Rasanya lebih kuat karena tidak diencerkan oleh kuah.

 

4. Ramen Dingin (Hiyashi Chuka)

Ramen ini disajikan dingin dan biasanya dinikmati saat musim panas. Topping-nya segar seperti timun, telur, dan daging. Rasanya ringan, sedikit asam, dan menyegarkan. Cocok untuk kamu yang ingin alternatif ramen yang tidak panas.

 

Beragamnya jenis ramen menunjukkan betapa kaya dan fleksibelnya hidangan ini. Mulai dari perbedaan kuah, cara penyajian, hingga pengaruh budaya di baliknya.

 

Setelah mengenal berbagai jenisnya, sekarang kamu bisa lebih mudah menentukan pilihan sesuai selera. Jadi, nggak ada salahnya mencoba satu per satu dan menemukan ramen favorit versimu sendiri!