Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien.
Vitamin C merupakan salah satu zat gizi esensial yang berperan penting dalam menjaga fungsi imun, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, serta membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Karena tidak dapat diproduksi sendiri, tubuh membutuhkan asupan vitamin C dari makanan sehari-hari, terutama buah-buahan segar.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah kaya vitamin C secara rutin dapat mendukung kesehatan secara menyeluruh, termasuk menjaga stamina dan kesehatan kulit. Kabar baiknya, banyak pilihan buah yang mudah ditemukan dan bisa menjadi sumber vitamin C alami untuk memenuhi kebutuhan harianmu. Yuk, cari tahu buah apa saja yang tinggi vitamin C dan bisa kamu konsumsi setiap hari.
Vitamin C dapat diperoleh dari berbagai jenis buah yang mudah ditemukan sehari-hari. Setiap buah tidak hanya mengandung vitamin C, tetapi juga memiliki manfaat tambahan dari zat gizi lain yang mendukung kesehatan tubuh. Berikut beberapa pilihan buah yang bisa kamu konsumsi secara rutin:
Jeruk mengandung sekitar 30-40 mg vitamin C per 100 g. Vitamin C berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi sel dari radikal bebas. Kandungan flavonoidnya juga membantu memperkuat efek antioksidan.
Jambu biji mengandung sekitar 80-90 mg vitamin C per 100 g. Vitamin C membantu meningkatkan imun dan mendukung pembentukan kolagen untuk kesehatan kulit. Selain itu, seratnya juga baik untuk pencernaan.
Stroberi mengandung sekitar 55–60 mg vitamin C per 100 g. Selain itu, stroberi kaya antioksidan seperti antosianin yang membantu melindungi sel tubuh. Konsumsinya juga baik untuk menjaga kesehatan kulit.
Kiwi mengandung sekitar 90–100 mg vitamin C per 100 g. Vitamin C membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit. Kandungan seratnya juga mendukung pencernaan.
Pepaya mengandung sekitar 70-80 mg vitamin C per 100 g. Buah ini juga mengandung enzim papain yang membantu pencernaan. Vitamin C berperan sebagai antioksidan dalam tubuh.
Mangga mengandung sekitar 30–40 mg vitamin C per 100 g. Selain itu, mangga kaya vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan kulit. Buah ini juga mengandung antioksidan.
Nanas mengandung sekitar 20-40 mg vitamin C per 100 g. Selain vitamin C, nanas juga memiliki enzim bromelain yang membantu pencernaan. Kombinasi ini baik untuk kesehatan tubuh.
Lemon mengandung sekitar 50–55 mg vitamin C per 100 g. Vitamin C membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan penyerapan zat besi. Lemon juga memiliki efek antioksidan yang baik.
Baca Juga: Manfaat Vitamin C untuk Imunitas dan Kesehatan Tubuh
Vitamin C dari buah memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh dan mendukung kesehatan secara menyeluruh. Berikut beberapa manfaat utamanya:
Vitamin C membantu meningkatkan fungsi sel imun dalam melawan infeksi. Asupan yang cukup dapat membantu tubuh lebih tahan terhadap penyakit.
Vitamin C berperan dalam sintesis kolagen yang penting untuk menjaga elastisitas dan kesehatan kulit. Kekurangan vitamin C dapat membuat kulit lebih mudah rusak.
Vitamin C membantu proses perbaikan jaringan melalui pembentukan kolagen. Hal ini membuat luka dapat sembuh lebih cepat dan optimal.
Sebagai antioksidan, vitamin C membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Ini penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan nabati. Hal ini membantu mencegah risiko anemia.
Agar manfaat vitamin C dari buah tetap optimal, cara penyimpanan dan pengolahannya juga perlu diperhatikan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
Buah segar memiliki kandungan vitamin C yang lebih utuh dibandingkan yang sudah lama disimpan atau diolah. Semakin segar buah dikonsumsi, semakin baik kandungan gizinya.
Vitamin C sensitif terhadap panas sehingga dapat berkurang saat proses pemanasan yang lama. Sebaiknya konsumsi buah secara langsung atau dengan pengolahan minimal.
Penyimpanan di suhu sejuk dapat membantu memperlambat penurunan kadar vitamin C. Hindari menyimpan buah di tempat panas atau terkena sinar matahari langsung.
Buah yang sudah dipotong akan lebih cepat kehilangan vitamin C karena terpapar udara. Oleh karena itu, sebaiknya segera dikonsumsi setelah dipotong agar gizinya tetap terjaga.
Pemanasan berlebih dapat merusak vitamin C karena sifatnya sensitif terhadap panas, sehingga kandungan gizinya menurun.
Paparan udara dan cahaya membuat vitamin C cepat teroksidasi dan berkurang, sehingga kualitas gizinya menurun.
Asupan yang kurang membuat kebutuhan vitamin C harian tidak terpenuhi secara optimal untuk mendukung fungsi tubuh.
Kurangnya variasi dapat membatasi asupan berbagai zat gizi lain yang juga penting bagi kesehatan tubuh.
Buah-buahan yang mengandung vitamin C sangat mudah ditemukan dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan rutin mengonsumsi berbagai jenis buah seperti jeruk, jambu biji, dan kiwi, kebutuhan vitamin C harian dapat terpenuhi secara alami dan menyehatkan.
Jika masih memiliki pertanyaan seputar gizi atau ingin mengetahui kebutuhan yang lebih sesuai dengan kondisi tubuh, yuk konsultasikan langsung bersama NutriExpert Dapur Umami!