Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Download aplikasinya sekarang!
Kalau kamu suka dessert seperti kue sus, éclair, atau choux cream, berarti kamu sudah tidak asing dengan adonan choux. Teksturnya ringan, berongga di dalam, dan bisa diisi dengan berbagai krim manis membuat choux jadi salah satu pastry yang banyak disukai.
Menariknya lagi, bahan yang digunakan sebenarnya cukup sederhana dan bisa dibuat sendiri di rumah. Yuk, kenalan lebih jauh dengan choux, mulai dari asal-usul, jenis-jenisnya, hingga cara membuatnya!
Choux atau pâte à choux adalah adonan pastry asal Prancis yang digunakan untuk membuat berbagai jenis kue seperti choux cream (kue sus), éclair, hingga profiteroles.
Ciri khas dari adonan ini adalah tidak menggunakan bahan pengembang seperti baking powder atau ragi. Sebagai gantinya, adonan mengembang karena uap air yang terbentuk saat dipanggang sehingga menghasilkan bagian dalam yang berongga. Itulah yang membuat choux cocok diisi dengan krim, custard, atau isian lainnya.
Choux berasal dari Prancis dan sudah dikenal sejak abad ke-16. Adonan ini pertama kali dikembangkan oleh seorang koki Italia bernama Pantanelli yang bekerja di istana Prancis.
Seiring waktu, resep ini disempurnakan oleh para koki Prancis hingga menjadi adonan pâte à choux yang kita kenal sekarang. Nama “choux” sendiri berarti “kubis” dalam bahasa Prancis, karena bentuk kue sus yang bulat dianggap mirip seperti kubis kecil.
Dari dapur kerajaan, choux kemudian menyebar ke berbagai negara dan menjadi salah satu dasar pastry yang paling populer di dunia.
Choux punya banyak variasi menarik yang bisa kamu coba. Meski berasal dari adonan yang sama (pâte à choux), bentuk, isian, dan tampilannya bisa sangat beragam. Berikut beberapa jenis choux yang populer.
Choux jenis ini punya ciri khas lapisan renyah di bagian atas yang disebut craquelin. Lapisan ini terbuat dari campuran butter, gula, dan tepung yang memberikan tekstur crunchy saat dipanggang. Biasanya tampilannya lebih “retak-retak” di atas.
Éclair adalah choux berbentuk panjang, bukan bulat seperti kue sus. Bagian dalamnya biasanya diisi dengan krim vanilla atau cokelat, lalu bagian atasnya diberi glaze atau lapisan cokelat. Dessert ini terlihat lebih elegan dan sering dijumpai di bakery atau kafe.
Profiteroles adalah choux kecil berbentuk bulat yang biasanya diisi dengan whipped cream, custard, atau es krim. Sering disajikan dengan siraman saus cokelat di atasnya sehingga rasanya semakin rich dan lezat.
Croquembouche adalah versi “fancy” dari profiteroles. Choux kecil disusun membentuk menara dan direkatkan dengan karamel. Biasanya disajikan di acara spesial seperti pernikahan atau perayaan karena tampilannya yang unik dan mewah.
Ini adalah versi paling familiar di Indonesia. Bentuknya bulat dengan isian krim manis di dalamnya. Kue sus sering jadi camilan atau hidangan di berbagai acara karena rasanya ringan dan disukai banyak orang.
Adonan choux atau pâte à choux adalah dasar dari berbagai pastry seperti kue sus, éclair, hingga profiteroles. Teksturnya unik karena bisa mengembang dan berongga tanpa baking powder. Yuk, coba resep dasar adonan choux berikut ini!
Supaya adonan choux bisa mengembang, berongga di dalam, dan tidak kempes, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Yuk, simak tipsnya!
Saat memasak campuran air, butter, dan tepung, pastikan adonan sudah benar-benar kalis dan tidak lengket di panci. Tahap ini penting agar struktur adonan kuat saat dipanggang. Kalau adonan masih terlalu basah, choux bisa sulit mengembang.
Jangan langsung memasukkan telur saat adonan masih panas. Suhu yang terlalu tinggi bisa membuat telur matang dan merusak tekstur adonan. Pastikan adonan sudah hangat agar hasilnya lebih halus dan konsisten.
Tambahkan telur satu per satu sambil diaduk. Jangan langsung memasukkan semua sekaligus karena bisa membuat adonan terlalu cair. Adonan yang terlalu cair akan membuat choux melebar, bukan mengembang.
Adonan choux yang ideal harus kental, lembut, dan jatuh perlahan dari spatula. Tidak terlalu kaku, tapi juga tidak encer. Konsistensi ini penting untuk membentuk rongga di dalam choux.
Dari adonan sederhana, choux bisa berubah jadi berbagai macam pastry yang menarik dan lezat. Dengan memahami dasar-dasarnya, kamu bisa lebih untuk mencoba berbagai variasi choux sesuai selera. Mulai dari yang klasik sampai kreasi modern, semuanya bisa kamu buat sendiri di rumah.
Yuk, mulai dari resep dasar dan eksplor sendiri variasi choux favoritmu. Siapa tahu, choux buatanmu bisa jadi camilan favorit baru untuk dinikmati bersama keluarga!