Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Saat puasa, sering kali kita lapar mata dan ingin makan banyak saat berbuka. Apalagi setelah seharian menahan haus dan lapar, semua makanan terlihat menggoda. Tapi kalau tidak diatur dengan baik, kebiasaan ini justru bisa bikin perut begah, lemas, atau malah berat badan naik. Nah, biar puasa tetap lancar dan tubuh tetap fit, penting banget untuk mengatur porsi makan dengan tepat. Yuk, cari tahu cara atur porsi makan yang pas supaya tetap bertenaga tanpa kebanyakan atau kekurangan!
Setiap orang memiliki kebutuhan zat gizi yang berbeda tergantung usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. Panduan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019 dapat membantu menentukan kebutuhan harian, misalnya pada pria 50 tahun yang memerlukan sekitar 2.150 kkal energi, 65 gram protein, 60 gram lemak, 340 gram karbohidrat, dan 30 gram serat.
Kebutuhan ini bervariasi, misalnya anak-anak membutuhkan lebih banyak zat gizi untuk pertumbuhan, sementara lansia memerlukan lebih banyak protein dan kalsium. Tingkat aktivitas juga berpengaruh, di mana orang yang lebih aktif memerlukan lebih banyak energi. Jadi, pastikan Umamichi mengetahui kebutuhan gizi harian agar asupan tetap terjaga dengan baik.
Mengatur pola makan yang seimbang sangat penting agar tubuh memiliki cadangan energi yang cukup sepanjang hari. Makan bergizi seimbang dapat juga menerapkan sesuai Isi Piringku.
Cara memasak juga mempengaruhi kualitas makanan. Hindari makanan yang digoreng berlebihan karena mengandung lemak trans yang bisa berisiko bagi kesehatan jantung.
Sebagai gantinya, pilih metode memasak yang lebih sehat seperti direbus, dikukus, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak. Selain itu, kurangi makanan yang terlalu manis, seperti sirup atau es campur karena bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun dan membuat tubuh cepat lemas.
Mengontrol porsi makan saat puasa penting agar tidak makan berlebihan yang justru bisa menyebabkan perut terasa tidak nyaman.
Dehidrasi dapat membuat tubuh cepat lemas selama puasa, jadi penting untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi.
a. Minum Air Putih yang Cukup: Targetkan minimal 8 gelas air per hari dengan membaginya seperti ini:
b. Hindari Minuman Manis Berlebihan: Minuman dengan gula tinggi bisa menyebabkan lonjakan energi sesaat, tetapi justru membuat tubuh lebih cepat haus.
c. Kurangi Minuman Berkafein: Kopi dan teh bisa bersifat diuretik, yang artinya dapat membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan dan berisiko dehidrasi.
Dengan menerapkan pola makan yang seimbang, memperhatikan olahan makanan, mengatur porsi, dan menjaga asupan cairan, puasa akan terasa lebih ringan dan tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Dan langkah-langkah ini, puasa akan terasa lebih ringan, tubuh tetap bertenaga sepanjang hari, dan kesehatan tetap terjaga dengan baik.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui Selama Puasa
Kunjungi website Dapur Umami untuk mendapatkan berbagai informasi seputar gizi, kesehatan, serta resep lezat yang bisa menjadi inspirasi menu sahur dan berbuka. Dan manfaatkan fitur Tanya NutriExpert untuk mendapatkan tips dan saran dari ahli, agar puasa tetap sehat, bergizi, dan penuh energi.