Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Tempe Kemul merupakan kudapan gorengan khas Kabupaten Wonosobo yang memiliki identitas visual dan tekstur yang unik. Kata "Kemul" dalam bahasa Jawa berarti "selimut", yang merujuk pada lapisan tepung tebal yang membungkus tempe. Berbeda dengan tempe mendoan atau tempe goreng tepung biasa, tempe kemul memiliki ciri khas pada penggunaan pati basah dan daun kucai yang melimpah.
bahan
| 1 papan tempe |
| 4 siung bawang putih |
| 1 sdm ketumbar |
| 2 ruas jari kunyit |
| 1 ruas jari kencur |
| 1 sdt garam |
| 1/2 sdt AJI-NO-MOTO |
| 1 sachet Masako Ayam |
| 250 gr tepung terigu |
| 100 gr pati basah |
| 1 ikat kucai (potong-potong) |
| 300-400 ml air |
haluskan bawang putih, ketumbar, kunyit dan kencur. iris tempe tipis .
Siapkan Adonan: Campurkan tepung terigu dan pati basah dalam wadah besar. Masukkan bumbu halus dan tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
Masukkan Kucai: Masukkan irisan daun kucai ke dalam adonan tepung, aduk hingga rata.
Panaskan minyak dalam jumlah banyak dengan api sedang cenderung besar.
Celupkan irisan tempe ke dalam adonan.
Tuangkan tempe ke pinggiran wajan (seperti membuat rempeyek) agar adonannya melebar membentuk "selimut" yang tipis dan garing di pinggir.
Siram-siram bagian pinggir adonan dengan minyak hingga terlepas dari pinggiran wajan. Goreng hingga berwarna kuning keemasan dan bagian pinggirnya terasa kaku/renyah.
Angkat dan tiriskan dari minyak.
Bagikan pengalaman saat kamu membuat dan menyantap resep ini, dan dapatkan Umami coins!
Tulis Jurnal UmamiAjak teman untuk memasak resep ini dengan versi dan keunikannya sendiri.
Challenge Recook