Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Masakan tradisional dari Bukittinggi ini biasanya diolah menggukan Itiak/itik sebagai bahan utamanya. tapi kali ini kita pakai ayam saja, bahan yang gampang didapat di tukang sayur.
Daging ayam
| 6 potongan ayam ukuran sedang |
| 1/4 gr cabe hijau kriting |
| 1 buh tomat hijau |
| sepotong jeruk nipis |
| 5 siung bawang merah |
| 4 siung bawang putih |
| 1/2 buah pala bulat |
| 2 cm jahe |
| 2 cm kunyit |
| 5 cm lengkuas, memarkan saja |
| sedikit minyak goreng untuk menumis |
| 3 buah kentang untuk tambahan , potong 3 |
| 200 ml air |
| salam, sereh, daun jeruk |
| kayu manis, cengkeh, bunga lawang |
| 1 sendok teh ketumbar bubuk |
| garam dan gula |
1. Haluskan cabe kriting. Karena saya menggunakan ulekan, sebelum diulek, diberi garam dan sedikit jeruk nipis, supaya cabe tidak menghitam. setelah agak halus, tambahkan tomat hijau. ulek lagi sampai halus
2. haluskan juga bumbu; jahe, kunyit, pala, bawang merah dan bawang putih
3. Panaskan minyak dalam wajan, tumis cabe ijo dan bumbu yang sudah di haluskan tadi. tambahkan salam, sereh, daun jeruk
4. Setelah sedikit harum, masukkan potongan ayam, kentang, gula, masako . Aduk sampai tercampur semuanya.
5. Tambahkan air dan bumbu aromatik: cengkeh, kayu manis, bunga lawang. Tutup dan masak hingga benar-benar matang, lebih kurang 20 menit sampai ayam empuk
6. Koreksi rasa. kalau ayam dan kentang sudah empuk, matikan api.
7. Hidangkan dengan nasi panas, kerupuk dan mentimun sebagai lalap.
Bagikan pengalaman saat kamu membuat dan menyantap resep ini, dan dapatkan Umami coins!
Tulis Jurnal UmamiAjak teman untuk memasak resep ini dengan versi dan keunikannya sendiri.
Challenge Recook