Teruji! Ini 5 Cara Memasak Rendang Daging Sapi Agar Cepat Empuk

Sayang banget dong kalau Mama berhasil bikin bumbu rendang yang lezat, tapi tekstur rendangnya malah alot. Pasti nyesek kan, ma? Agar tak kejadian, Mama perlu tahu cara memasak rendang daging sapi agar cepat empuk.

Kalau semua cara yang Dapur Umami bagi ini Mama eksekusi dengan benar, keluarga di rumah pasti kangen Mama bikinin rendang lagi kalau sudah habis

Memilih Bagian yang Tepat

Jika Mama sudah menggunakan bagian yang pada dasarnya sudah empuk maka memang tidak masalah. 

Seperti Chef Gordon Ramsay yang menyarankan penggunaan tenderloin (has dalam). Ini akan membantu proses pengolahan lebih cepat.

Namun kalau Mama mau mengikuti resep otentiknya, rendang yang biasa masyarakat Minang gunakan bukanlah bagian tenderloin. 

Kata Uni Reno Andam Suri, pakar kuliner Minang, rendang umumnya menggunakan bagian paha seperti sengkel atau kelapa. 

Alasannya, rendang asli Minang membutuhkan waktu lebih panjang dalam proses memasaknya agar bumbunya meresap sempurna. Karena bagian ini lebih padat, jadi tidak mudah hancur saat dimasak lama.

Memotong Daging dengan Tepat

Teknik memotong jangan Mama sepelekan. Pastikan Mama membuat potongan-potongan rendang dengan tepat. 

Cara membuat daging empuk, Mama bisa memotongnya dengan melawan arah serat pada daging. Tujuannya, mencegah daging agar tidak alot dan susah dikunyah. FYI, Serat itu berupa garis-garis pada daging yang berwarna putih dengan tekstur lebih keras.

Selain itu, buatlah potongan yang agak tebal agar tidak mudah hancur saat dan membuat bumbu mudah meresap saat dimasak.

Merebus Daging daging Terlebih Dahulu

Merebus adalah teknik mengempukkan tekstur untuk banyak makanan, tak terkecuali daging sapi. Mama juga bisa melakukannya tanpa perlu menaburi bumbu apapun sebelum mengolah daging.

Selain untuk alasan membuat daging empuk, merebus juga akan membunuh bakteri berbahaya dalam daging. Salah satunya adalah E-Coli yang bisa menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. 

Agar hemat gas, Mama bisa gunakan metode 5-30-7, yakni mulai dengan merebus daging 5 menit dalam air mendidih. Selanjutnya, tutup panci dan diamkan selama 30 menit. Terakhir, masak lagi selama 7 menit sebelum Mama olah.

Marinasi dengan Nanas atau Jahe Parut

Ternyata, marinasi juga mama perlukan untuk mengempukan daging. Ada dua bahan populer yang biasa ahli gunakan untuk tujuan ini.

Pertama, nanas parut, dengan cara mengupas dan haluskan nanas, lalu rendam daging selama 30 menit dalam parutan. 

Kedua, jahe parut, dengan cara melumuri daging dengan parutan jahe ke seluruh bagian dalam beberapa menit.

Kedua bahan di atas punya enzim berjenis protease yang mampu mengurai protein dalam daging sapi. Kalau protein ini terurai, daging bisa jadi lebih empuk.

Memasak dengan Api Kecil

Kesalahan umum pemula yang paling sering terjadi pada mereka yang baru pertama kali masak rendang adalah tidak memperhatikan pengaturan api. Jangan sampai Mama juga kaya gini ya!

Api yang terlalu besar membuat rendang jadi cepat kering dan gosong, yang berpengaruh pada tekstur jadi alot. 

Cara masak daging sapi yang benar adalah menggunakan api kecil. Tujuannya, agar rendang dapat Mama masak dalam waktu yang lebih panjang. Bukan hanya membuat tekstur jadi semakin empuk, cara ini akan membuat bumbu benar-benar meresap dengan baik.

Jika Mama mengeksekusi semua proses di atas dengan baik, rendangnya pasti empuk. Sayangnya, empuk saja tak cukup. 

“Di dunia internasional, rendang terkenal bukan hanya karena empuknya, tapi karena kekayaan rasanya. Jadi, pastikan Mama gunakan bumbu-bumbu yang tepat.”

AJI-NO-MOTO® punya produk Masako® Rasa Sapi yang mampu memperkaya rasa berbagai olahan dari daging sapi, termasuk rendang. Mama bisa buktikan kelezatannya dengan mengeksekusi aneka resep rendang sapi sambil mempraktekkan cara memasak rendang agar empuk sekarang juga!