Mau BB Turun? Hindari 5 Makanan Diet Sumber Karbohidrat Ini

Menurunkan berat badan akan lebih mudah dengan menghindari 5 makanan diet sumber karbohidrat yang seringkali terlewatkan. Cek apa dan berapa kandungan karbonya

sumber: https://www.pexels.com/photo/person-preparing-bread-on-tray-4640864/ 


Tubuh membutuhkan asupan karbohidrat sebagai sumber energi utama untuk hidup sehat. Namun, kalau Mama sedang berusaha melakukan penurunan berat badan, ada beberapa sumber karbohidrat yang perlu dihindari sebagai makanan diet.


Apa saja jenis karbohidrat tersebut dan kenapa Mama perlu untuk menghindarinya? Berikut ulasannya.


Nasi Putih

sumber: https://www.pexels.com/photo/food-wood-dinner-lunch-6832033/ 


Sebagai makanan pokok orang Indonesia, memang sangat sulit untuk menghindari nasi putih. Akan tetapi, kalau mau serius menurunkan berat badan, sangat penting untuk menghindarinya.


Ada 3 alasan kenapa nasi putih tidak bagus untuk diet.

Pertama, karbohidratnya tinggi. Tercatat, dalam sepiring nasi putih, terdapat 89% karbohidrat alias 44,08 gram.


Kedua, mudah terserap. Nasi putih memiliki indeks dan beban glikemik yang tinggi. Singkatnya, makan nasi putih dapat menambahkan karbohidrat ke dalam tubuh dengan cepat dan dalam jumlah besar.


Ketiga, miskin nutrisi. Nasi putih terbuat dari beras yang terkelupas sempurna kulit arinya. Karena itu, meski kaya karbohidrat, tapi tidak mengandung vitamin tinggi, mineral, serat, dan nutrisi penting lain.


Solusinya, Mama dapat mengonsumsi nasi dari beras hitam, beras merah, atau beras coklat. Selain kaya nutrisi, kandungan seratnya akan membantu menunda lapar lebih lama sehingga sangat bagus untuk diet.


Roti Tawar

sumber: https://www.pexels.com/photo/loaf-bread-on-brown-tray-2942327/ 


Sebagian orang mengira roti tawar menjadi makanan diet pengganti nasi yang bagus. Kenyataanya, roti tawar tidak jauh beda dengan nasi putih dari sudut pandang diet karbohidrat.


Tergantung ukurannya, 1 iris roti tawar bisa mengandung hingga 15 - 49 gram karbohidrat. Selain memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi (GI=70), kebanyakan roti tawar di pasaran juga miskin serat dan nutrisi lainnya.


Kalau Mama masih menginginkan roti tawar sebagai menu harian, lebih baik memilih yang terbuat dari gandum utuh. Dengan demikian, kandungan vitamin dan nutrisi lainnya masih tersisa di sana. 


Selain itu, seratnya juga bisa membuat kenyang lebih lama, sehingga mengurangi jumlah karbohidrat dan jumlah kalori dalam asupan harian.


Kentang Goreng

sumber: https://www.pexels.com/photo/plate-of-fries-and-burger-3219483/ 


Kentang sering menjadi alternatif pengganti nasi karena memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah. 

Sayangnya, sumber karbohidrat ini sering tersaji dalam bentuk snack atau camilan kentang goreng.


Kentang memang mengandung lebih rendah kalori dalam bentuk rebusan, tapi dalam bentuk kentang goreng, kalorinya justru lebih banyak dari nasi.


Sebagai perbandingan, kalori kentang rebus per 100 gram hanya 90 Kal. Namun, dalam bentuk kentang goreng, meningkat jadi 310 Kal. Besar sekali, bukan?

Oleh karena itu, jika Mama hendak mengonsumsi kentang sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi, sebaiknya dalam bentuk rebusan.


Kue dari Pati

sumber: https://unsplash.com/photos/qZ6uvJHLHFc 


Aneka ragam kue basah biasanya terbuat dari campuran tepung terigu, tepung beras, atau tepung tapioka. Semua tepung tersebut mengandung pati (karbohidrat) dalam jumlah tinggi sehingga termasuk makanan yang harus dihindari saat diet.


Selain itu, kue basah biasa tersaji dalam bentuk cemilan pelengkap. Jika cemilan saja mengandung karbohidrat yang begitu tinggi, maka tentu akan mengacaukan rencana diet.


Sebagai contoh, kalori 4 buah klepon setara dengan seporsi nasi. Bahkan, 1 buah donat dengan toping pun sudah setara dengan seporsi nasi. Mencengangkan, bukan?

Maka dari itu, hindari makanan sumber karbohidrat satu ini. Selain tinggi karbo, jarang sekali orang merasa cukup dengan makan 1 biji saja cemilan ini.


Minuman Kemasan

sumber: https://www.pexels.com/photo/assorted-bottles-and-cans-in-commercial-coolers-3028500/ 


Sering terlupakan, minuman kemasan ternyata mengandung karbohidrat dalam bentuk gula yang sangat tinggi.

Sumber karbohidrat satu ini sering terlewatkan karena tidak begitu memberikan rasa kenyang. Orang sering menganggap seolah minum air biasa, padahal kandungan gulanya sampai 25-60 gram per kemasan botol/kaleng.


Karena itu, sebisa mungkin hindari mengonsumsi minuman kemasan, terutama yang memiliki rasa manis. Lebih baik untuk minum air mineral jika tubuh butuh cairan atau sedang kehausan.


Tentu saja yang paling baik adalah menyiapkan sendiri makanan maupun minuman untuk keluarga. Tujuannya agar Mama bisa mengontrol kecukupan nutrisi harian keluarga.


Jangan lupa untuk menggunakan produk-produk terbaik dari dapur umami dalam menyiapkan makanan diet keluarga. Dengan demikian, tak ada lagi anggota keluarga yang tertarik untuk jajan di luar.